Roboguru

Amati persamaan reaksi berikut: MnO2​(s)+KClO3​(aq)+KOH(aq)→KCl(aq)+K2​MnO4​(aq)+H2​O(l)  Tentukanlah: a.  Bilangan oksidasi masing-masing unsur yang terlibat.

Pertanyaan

Amati persamaan reaksi berikut:

begin mathsize 12px style Mn O subscript 2 open parentheses italic s close parentheses and K Cl O subscript 3 left parenthesis italic a italic q right parenthesis plus K O H left parenthesis italic a italic q right parenthesis yields K Cl left parenthesis italic a italic q right parenthesis plus K subscript 2 Mn O subscript 4 left parenthesis italic a italic q right parenthesis plus H subscript 2 O open parentheses italic l close parentheses end style 

Tentukanlah:

a.  Bilangan oksidasi masing-masing unsur yang terlibat.

Pembahasan Soal:

Diketahui ketentuan umum bilangan oksidasi

  • Biloks unsur bebas (Contoh : Ne, H2) adalah 0
  • Biloks ion monoatom sama dengan muatannya
  • Biloks unsur golongan IA, IIA, adalah +1, dan +2 berturut-turut
  • Biloks H adalah +1, kecuali pada senyawa hidrida contoh NaH adalah -1
  • Biloks O adalah -2 kecuali pada peroksida -1
  • Biloks Cl umumnya -1 kecuali pada senyawa Cl dengan O
  • Biloks unsur golongan transisi lebih dari satu dan ditentukan tergantung senyawanya
  • Jumlah biloks senyawa netral = 0

Menghitung biloks Mn pada senyawa MnO2
table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space Mn plus left parenthesis 2 cross times biloks space O right parenthesis end cell equals 0 row cell Biloks space Mn plus left parenthesis 2 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis end cell equals 0 row cell Biloks space Mn minus sign 4 end cell equals 0 row cell Biloks space Mn end cell equals cell plus 4 end cell end table 

Menghitung biloks Mn pada senyawa K2MnO4
table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times biloks space K right parenthesis plus biloks space Mn plus left parenthesis 4 cross times biloks space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times left parenthesis plus 1 right parenthesis right parenthesis plus biloks space Mn plus left parenthesis 4 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis plus 2 right parenthesis plus Biloks space Mn minus sign 8 end cell equals 0 row cell Biloks space Mn minus sign 6 end cell equals 0 row cell Biloks space Mn end cell equals cell plus 6 end cell end table 

Menghitung biloks Cl pada senyawa KClO3
table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space K and biloks space Cl plus left parenthesis 3 cross times biloks space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis plus 1 right parenthesis plus Biloks space Cl plus left parenthesis 3 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis plus 1 right parenthesis plus Biloks space Cl minus sign 6 end cell equals 0 row cell Biloks space Cl minus sign 5 end cell equals 0 row cell Biloks space Cl end cell equals cell plus 5 end cell row blank blank blank end table 

  

Jadi,

begin mathsize 14px style Biloks space Mn equals plus 4 space dan space plus 6 Biloks space Cl equals plus 5 space dan space minus sign 1 Biloks space K equals plus 1 Biloks space O equals minus sign 2 Biloks space H equals plus 1 end style  undefined

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Solichah

Terakhir diupdate 07 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tentukan apakah reaksi berikut merupakan reaksi redoks atau bukan. Jika reaksi redoks, tentukan reduktor, oksidator, hasil reduksi, dan hasil oksidasinya. b.Ca(HCO3​)2​+Na2​CO3​→CaCO3​+NaHCO3​

Pembahasan Soal:

Reaksi redoksi adalah persamaan reaksi kimia yang mengandung reaksi oksidasi dan reaksi reduksi sekaligus. Untuk mengetahui apakah suatu reaksi merupakan reaksi redoks, salah satu caranya adalah dengan menentukan bilangan oksidasi (biloks) masing-masing atom dan mengamati apakah ada perubahan.

Kita hitung biloks masing-masing unsur dalam reaksi tersebut:

  • Biloks unsur golongan IIA = +2
  • Biloks unsur O secara umum = -2 kecuali pada senyawa peroksida, superoksida dan OF2
  • Biloks unsur H secara umum = +1 kecuali pada senyawa hidrida
  • Biloks unsur C pada ion CO32  yaitu: 

BiloksC+(3×biloksO)BiloksC+(3×(2))BiloksC6BiloksC====222+4 

 

  
 

Berdasarkan reaksi tersebut, tidak ada perubahan biloks unsur-unsur dalam reaksi.

Jadi, reaksi Ca(HCO3)2+Na2CO3CaCO3+NaHCO3 bukan merupakan reaksi redoks.

0

Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi atom yang digarisbawahi dalam senyawa-senyawa berikut! NaBi​O3​

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi dalam suatu unsur menunjukkan jumlah elektron yang telah dilepas atau diterima (muatan positif dan negatif yang dapat terbentuk). Aturan dalam menentukan bilangan oksidasi dijabarkan pada poin-poin di bawah ini:

  1. Bilangan oksidasi unsur bebas adalah nol.
  2. Atom unsur golongan IA memiliki biloks +1.
  3. Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali pada senyawa hidrida.
  4. Bilangan oksidasi atom O umumnya yaitu -2, kecuali pada senyawa peroksida dan superoksida.
  5. Jumlah seluruh bilangan oksidasi atom-atom penyusun satu ion sama dengan muatan ion tersebut.
  6. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur senyawa netral adalah nol.
     

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka biloks begin mathsize 14px style Na equals plus 1 end style dan biloks undefined sehingga biloks begin mathsize 14px style Bi end style dalam begin mathsize 14px style Na bottom enclose Bi O subscript 3 end style adalah:


TotaljumlahbiloksNaBiO3BiloksNa+biloksBi+(3×biloksO)+1+biloksBi+(3×(2))BiloksBi5BiloksBi=====0000+5  
 

Jadi, jawaban yang benar adalah +5.undefined

0

Roboguru

Tentukan reaksi berikut termasuk reaksi redoks atau bukan! 2KMnO4​+5H2​C2​O4​+3H2​SO4​→K2​SO4​+2MnSO4​+10CO2​+8H2​O

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks merupakan reaksi yang melibatkan reaktan-reaktan yang mengalami penurunan bilangan oksidasi (reduksi) dan kenaikan bilangan oksidasi (oksidasi) menjadi produk. Suatu persamaan reaksi dikatakan reaksi redoks apabila harus terdapat keduanya baik reduksi maupun oksidasi. Jika hanya salah satu saja berarti bukan termasuk redoks. 

Untuk melihat reaksi tersebut adalah reaksi redoks maka perlu ditentukan apakah ada atom yang mengalami perubahan biloks.

Beberapa aturan dalam menentukan biloks:

  1. Total biloks senyawa netral = 0
  2. Biloks unsur golongan IA = +1
  3. Biloks O pada umumnya = -2, kecuali pada senyawa peroksida, superoksida, OF2
  4. Biloks ion = muatannya
  5. Biloks unsur golongan transisi lebih dari satu macam, tergantung senyawanya.

Penentuan biloks unsur pada persamaan reaksi:

Biloks K dan H = +1 (unsur golongan IA)
Biloks O = -2

Menentukan Biloks Mn dalam K Mn O subscript 4 
table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space K and Biloks space Mn plus left parenthesis 4 cross times biloks space O right parenthesis end cell equals 0 row cell plus 1 plus Biloks space Mn plus left parenthesis 4 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell plus 1 plus Biloks space Mn minus sign 8 end cell equals 0 row cell Biloks space Mn minus sign 7 end cell equals 0 row cell Biloks space Mn end cell equals cell plus 7 end cell end table 

Menentukan biloks C pada H subscript 2 C subscript 2 O subscript 4 
table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times Biloks space H right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times Biloks space C right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times Biloks space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times left parenthesis plus 1 right parenthesis right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times Biloks space C right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times Biloks space C right parenthesis minus sign 6 end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times Biloks space C right parenthesis end cell equals cell plus 6 end cell row cell Biloks space C end cell equals cell plus 3 end cell end table 

Menghitung biloks Mn pada Mn S O subscript 4 
Ion S O subscript 4 to the power of 2 minus sign memiliki biloks -2 (sesuai muatan)
table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space Mn and Biloks space S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end cell equals 0 row cell Biloks space Mn plus left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell Biloks space Mn end cell equals cell plus 2 end cell end table 

Menghitung biloks C pada C O subscript 2 
table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space C plus left parenthesis 2 cross times biloks space O right parenthesis end cell equals 0 row cell Biloks space C plus left parenthesis 2 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis end cell equals 0 row cell Biloks space C minus sign 4 end cell equals 0 row cell Biloks space C end cell equals cell plus 4 end cell end table 



Berdasarkan penentuan biloks tersebut dapat kita ketahui bahwa :

  • Atom Mn dalam K Mn O subscript 4 mengalami penurunan biloks dari +7 menjadi +2 sehingga K Mn O subscript 4mengalami reduksi.
  • Atom C dalam H subscript 2 C subscript 2 O subscript 4 mengalami kenaikan biloks dari +3 menjadi +4 sehingga H subscript 2 C subscript 2 O subscript 4mengalami oksidasi.

Dengan demikian, reaksi berikut termasuk redoks karena terdapat spesi yang mengalami reduksi dan oksidasi.

begin mathsize 14px style 2 K Mn O subscript 4 and 5 H subscript 2 C subscript 2 O subscript 4 and 3 H subscript 2 S O subscript 4 yields K subscript 2 S O subscript 4 and 2 Mn S O subscript 4 and 10 C O subscript 2 and 8 H subscript 2 O end style

Jadi, reaksi tersebut merupakan reaksi redoks.undefined 

0

Roboguru

Bilangan oksidasi Cl tertinggi terdapat dalam senyawa ...

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi (Biloks) adalah angka yang diberikan kepada atom dalam molekul atau ion yng mencerminkan keadaan oksidasinya. Bilangan oksidasi menunjukkan jumlah elektron yang dilepas atau ditangkap oleh suatu atom.

Aturan dasar penentuan bilangan oksidasi yaitu :

  • Atom O dalam senyawa memiliki biloks -2.
  • Atom logam dalam senyawa memiliki biloks positif. Logam golongan IA memiliki biloks +1. Logam golongan IIA memiliki biloks +2.
  • Jumlah biloks seluruh atom dalam senyawa = nol.

Dari aturan di atas, kita dapat mencari biloks Cl pada masing-masing senyawa:

  1. Ca Cl subscript 2 

    Biloks space Ca plus left parenthesis 2 cross times biloks space Cl right parenthesis equals 0 left parenthesis plus 2 right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times biloks space Cl right parenthesis equals 0 2 cross times biloks space Cl equals minus sign 2 biloks space Cl equals minus sign 1  

     
  2. Na Cl O subscript 3 

    Biloks space Na and biloks space Cl plus left parenthesis 3 cross times biloks space O right parenthesis equals 0 left parenthesis plus 1 right parenthesis plus biloks space Cl plus left parenthesis 3 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis equals 0 biloks space Cl equals plus 5  

     
  3. K Cl O subscript 4 

    Biloks space K and biloks space Cl plus left parenthesis 4 cross times biloks space O right parenthesis equals 0 left parenthesis plus 1 right parenthesis plus biloks space Cl plus left parenthesis 4 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis equals 0 biloks space Cl equals plus 7  

     
  4. Cl subscript 2 O subscript 3 

    left parenthesis 2 cross times biloks space Cl right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times biloks space O right parenthesis equals 0 left parenthesis 2 cross times biloks space Cl right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis equals 0 left parenthesis 2 cross times biloks space Cl right parenthesis equals plus 6 biloks space Cl equals plus 3  

     
  5. Ba open parentheses Cl O close parentheses subscript 2 

    Biloks space Ba plus left parenthesis 2 cross times biloks space Cl right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times biloks space O right parenthesis equals 0 left parenthesis plus 2 right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times biloks space Cl right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times minus sign 2 right parenthesis equals 0 2 cross times biloks space Cl equals plus 2 biloks space Cl equals plus 1 
      

Berdasarkan perhitungan biloks Cl pada masing-masing senyawa, biloks Cl tertinggi ada di senyawa K Cl O subscript 4 yaitu plus 7.

Jadi, jawabannya adalah C.

0

Roboguru

Pada reaksi berikut: 3MnO42−​+4H+→2MnO4−​+MnO2​+2H2​O  Bilangan oksidasi Mn berubah dari ...

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi (Biloks) adalah angka yang diberikan kepada atom dalam molekul atau ion yang mencerminkan keadaan oksidasinya. Bilangan oksidasi menunjukkan jumlah elektron yang ditangkap atau diterima oleh suatu atom.

Aturan dasar penentuan bilangan oksidasi adalah :

  • Atom O dalam senyawa memiliki biloks -2.
  • Atom logam golongan IA memiliki biloks +1.
  • Jumlah biloks seluruh atom dalam senyawa = nol.
  • Jumlah biloks seluruh atom dalam ion = muatan ion.

Dari aturan di atas, dapat dihitung biloks dari atom Mn.

Biloks Mn pada MnO42 


BiloksMn+(4×biloksO)BiloksMn+(4×2)BiloksMnBiloksMn====22+82+6 


Biloks Mn pada MnO4 


BiloksMn+(4×biloksO)BiloksMn+(4×2)BiloksMnBiloksMn====11+81+7 


Biloks Mn pada MnO2 


BiloksMn+(2×biloksO)BiloksMn+(2×2)BiloksMn===00+4 

 

Perubahan biloks Mn dapat kita lihat pada skema di bawah ini.

 


Berdasarkan reaksi di atas, biloks unsur Mn mengalami perubahan dari +6 menjadi +7 dan +4. Reaksi ini merupakan reaksi redoks spesial/autoredoks, yaitu reaksi disproporsionasi dimana reduktor dan oksidatornya adalah senyawa yang sama.

Jadi, jawaban yang tepat adalah D.space space space

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved