Iklan

Pertanyaan

Akulturasi kebudayaan lokal, Hindu-Buddha dan Islam dalam segi arsitektur adalah....

Akulturasi kebudayaan lokal, Hindu-Buddha dan Islam dalam segi arsitektur adalah....

  1. relief dan masjid

  2. makam dan masjid

  3. makam dan kaligrafi

  4. kaligrafi dan masjid

  5. relief dan kaligrafi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

05

:

22

:

28

Klaim

Iklan

A. Acfreelance

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Akulturasi kebudayaan lokal, Hindu-Buddha dan Islam dalam segi arsitektur adalah makam dan masjid. Pada masa Hindu-Buddha makam berwujud candi, kemudian pada masa Islam makam berwujud cungkup yang tidak jauh berbeda. Pada masa Hindu-Buddha dan Islam makam dianggap sebagai tempat tinggal terakhir yang abadi sehingga tak jarang dibangun sesusai dengan kedudukannya dalam masyarakat. Makam raja pada umumnya dibangun menyerupai istana dan dibuat berundak-undak sesuai tingginya kedudukan seseorang. Pada masa Islam, makam para sultan dan wali memiliki cungkup yang bervariasi ada yang berbentuk rumah biasa, joglo tanpa dinding, dan rumah adat daerah. Masjid adalah tempat ibadah untuk umat Islam. Bangunan serupa yang berukuran lebih kecil biasanya disebut langgar atau surau. Bangunan masjid ini juga mengalami proses akulturasi dengan kebudayaan lokal dan Hindu-Buddha. Masjid ini memiliki menara yang berfungsi untuk mengumandangkan adzan. Menara ini memiliki atap bertingkat mengingatkan kita pada bangunan pura atau tempat suci masyarakat Hindu. Atap menara masjid seperti ini disebut sebagai tumpang, bentuknya seperti bangunan limas yang atasnya sangat lancip.

Akulturasi kebudayaan lokal, Hindu-Buddha dan Islam dalam segi arsitektur adalah  makam dan masjid.

  • Pada masa Hindu-Buddha makam berwujud candi, kemudian pada masa Islam makam berwujud cungkup yang tidak jauh berbeda. Pada masa Hindu-Buddha dan Islam makam dianggap sebagai tempat tinggal terakhir yang abadi sehingga tak jarang dibangun sesusai dengan kedudukannya dalam masyarakat. Makam raja pada umumnya dibangun menyerupai istana dan dibuat berundak-undak sesuai tingginya kedudukan seseorang. Pada masa Islam, makam para sultan dan wali memiliki cungkup yang bervariasi ada yang berbentuk rumah biasa, joglo tanpa dinding, dan rumah adat daerah.
  • Masjid adalah tempat ibadah untuk umat Islam. Bangunan serupa yang berukuran lebih kecil biasanya disebut langgar atau surau. Bangunan masjid ini juga mengalami proses akulturasi dengan kebudayaan lokal dan Hindu-Buddha. Masjid ini memiliki menara yang berfungsi untuk mengumandangkan adzan. Menara ini  memiliki atap bertingkat mengingatkan kita pada bangunan pura atau tempat suci masyarakat Hindu. Atap menara masjid seperti ini disebut sebagai tumpang, bentuknya seperti bangunan limas yang atasnya sangat lancip.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Aisyah Putriani

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Bentuk akulturasi kebudayaan yang terlihat dalam bangunan masjid adalah....

2

4.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia