Iklan
Pertanyaan
Ah, sebenarnya dia kagum pada laki-laki itu. Agaknya, mesti beginilah makna dari setiap jiwa yang besar. Manusia besar yang bakal tak pernah dicetak namanya dalam buku-buku pelajaran dan dikuliahkan oleh mahaguru-mahaguru. Sebab, dia tak pernah menulis artikel dalam majalah, apalagi dalam surat kabar. Manusia besar ini, filsuf ini, akan berlalu dari dunia tanpa apa-apa. Dia tak meninggalkan apa-apa selain sejumput kesan-kesan tak beraturan pada sejumput orang lain tentang dia. Hanya itu.
(Ziarah, Iwan Simatupang)
Kalimat tanggapan (esai) yang sesuai dengan kutipan novel tersebut adalah ...
Sebenarnya, orang akan menilai kebesaran jiwa seseorang melalui nama dan karya-karya yang dihasilkan.
Laki-laki berjiwa besar itu telah meninggal dan namanya dicetak dalam buku-buku pelajaran.
Orang berjiwa besar telah menulis ide, gagasan, dan segala yang dipikirkan dalam buku-buku pelajaran.
Orang besar yang banyak dikagumi dalam cerita ini tidak banyak meninggalkan warisan kepada anak cucunya.
Sesungguhnya, kebesaran jiwa seseoranglah yang menumbuhkan kekaguman orang lain meski orang tersebut tidak meninggalkan sesuatu.
Iklan
N. Juliana
Master Teacher
482
4.4 (35 rating)
Fajarr Ilham S
Bantu banget
Fillipo Ardius Krisanto
Ini yang aku cari! Bantu banget Makasih ❤️
muhamad ibnu hidayatilah
Pembahasan lengkap banget
FADLI RAHMAN RAMADHANI
Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti Ini yang aku cari! Makasih ❤️
Novalisa adila fitri
Makasih ❤️
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2025 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia