Pertanyaan

a. Tentukan biloks Zn dalam ZnCl 2 ​ ! b. Tentukan biloks P dalam PO 4 3 − ​ !

a. Tentukan biloks dalam !
b. Tentukan biloks  dalam !

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Biloks Zn dalam ZnCl 2 ​ adalah +2 dan biloks P dalam PO 4 3 − ​ adalah +5. Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi dan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi. Untuk menentukan perubahan bilangan oksidasi dapat menggunakan aturan sebagai berikut: Jumlah bilangan oksidasi untuk semua atom dalam senyawa netral adalah nol (0). Jumlah bilangan oksidasi atom-atom pembentuk ion poliatom sama dengan muatan ion poliatom tersebut. Bilangan oksidasi halogen (F, Cl, Br, F) dalam senyawanya adalah -1. Bilangan oksidasi oksigen dalam senyawanya adalah -2, kecuali dalam peroksida (biloks oksigen = -1), superoksida (biloks oksigen = -1/2), dan senyawa biner fluorida (biloks oksigen = +2). Dari aturan tersebut, maka perubahan bilangan oksidasi unsur dalam senyawanya dapat dihitung sebagai berikut: 1. Biloks Zn dalam ZnCl 2 ​ biloks Zn + 2 × biloks Cl biloks Zn + 2 × ( − 1 ) biloks Zn + ( − 2 ) biloks Zn ​ = = = = ​ biloks ZnCl 2 ​ 0 0 + 2 ​ 2. Biloks P dalam PO 4 3 − ​ biloks P + 4 × biloks O biloks P + 4 × ( − 2 ) biloks P + ( − 8 ) biloks P biloks P ​ = = = = = ​ biloks PO 4 3 − ​ − 3 − 3 − 3 − ( − 8 ) + 5 ​ Dari perhitungan di atas, dapat diketahui bahwa biloks Zn dalam ZnCl 2 ​ adalah +2 dan biloks P dalam PO 4 3 − ​ adalah +5.

Biloks  dalam  adalah +2 dan biloks  dalam  adalah +5.

Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi dan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi. Untuk menentukan perubahan bilangan oksidasi dapat menggunakan aturan sebagai berikut:

  1. Jumlah bilangan oksidasi untuk semua atom dalam senyawa netral adalah nol (0).
  2. Jumlah bilangan oksidasi atom-atom pembentuk ion poliatom sama dengan muatan ion poliatom tersebut.
  3. Bilangan oksidasi halogen (F, Cl, Br, F) dalam senyawanya adalah -1.
  4. Bilangan oksidasi oksigen dalam senyawanya adalah -2, kecuali dalam peroksida (biloks oksigen = -1), superoksida (biloks oksigen = -1/2), dan senyawa biner fluorida (biloks oksigen = +2).

Dari aturan tersebut, maka perubahan bilangan oksidasi unsur dalam senyawanya dapat dihitung sebagai berikut:

1. Biloks  dalam 



2. Biloks  dalam 


 

Dari perhitungan di atas, dapat diketahui bahwa biloks  dalam  adalah +2 dan biloks  dalam  adalah +5.

1rb+

Iklan

Pertanyaan serupa

Berapakah bilangan oksidasi masing-masing unsur dalam ion berikut? CrO 4 2 − ​

53

1.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia