Iklan

Pertanyaan

1. Bacalah teks drama di bawah ini! 2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut! a. Bercerita tentang apakah drama ”Menanti”? b. Bagaimana sikap Amran begitu mengetahui Anhar belum pulang? c. Ke manakah perginya Anhar? d. Apa yang dilakukan Anhar ketika ia pergi? e. Bagaimana sikap Amran dan Gunadi ketika Anhar pulang? Menanti (Panggung menggambarkan ruang depan. Di kanan, jendela kaca tertutup. Sebelah belakang, ada pintu menuju ruang dalam. Ada beberapa gambar tua dan jam dinding, sebuah meja dan beberapa kursi. Pukul setengah delapan malam. Di luar angin kencang bertiup dan sekali-kali terlihat cahaya kilat). (Amran gelisah dan mondar-mandir, sekali-kali melihat jam). Amran: (Bicara sendiri) ”Sudah jam setengah delapan lewat. Ke mana perginya, Anhar?” (melihat ke pintu dalam) . Gunadi: (Masih di dalam) ”Ya, Kak...” (keluar menemui Amran) . Amran: (Duduk) ”Ke mana katanya, Anhar tadi?” Gunadi: ”Mau mancing ke tempat kita mendapat ikan besar dulu, Kak.” Amran: ”Kenapa kau bolehkan saja? Kalau ayah dan ibu tahu, tentu akan marah.” (Berdiri dan berjalan pelan) ”Kau tahu, kau tahu itu bahaya?” Gunadi: ”Bahaya apa, Kak?” Amran: (Berdiri di jendela) ”Tempat itu ada penunggunya.” Gunadi: ”Ada yang jaga, Kak? Itu kan kali biasa, masa ada yang memilikinya. Siapa saja boleh mancing di situ, kan?” Amran: (Kesal) ”Ah, kamu. Ada, ada setannya, tahu?” Gunadi: (Ketakutan) ”Aaah, Kak Amran. Jangan begitu ah.... Saya takut.” (Gunadi melihat ke kiri dan kanan). (Di luar kilat memancar terang. Kemudian, petir menggelegar) . Gunadi: (Terkejut dan melompat) ”Au, tolong, Kak!” Amran: (Ke dekat adiknya) ”Ada apa, Gun?” Gunadi: ”Tidak apa-apa kak, saya hanya kaget saja. Tapi.... (ragu-ragu) apakah Anhar tidak apa-apa, Kak?” Amran: ”Itulah. Kakak takut ia kehujanan. Akan kususul ia ke sana.” Gunadi: ”Jangan, kak. Saya takut tinggal sendiri di rumah.” Amran: ”Ayolah ikut, kita kunci saja rumah.” Gunadi: ”Tapi kak....tapi jalan ke sana gelap, saya tidak berani ikut.” Amran: (Kesal dan bingung) ”Habis bagaimana? Ditinggal tidak berani, diajak juga takut. Anhar kan harus dicari!” (Diam dan mendengar sesuatu) . ”Hah...suara apa itu?” Gunadi: (Mendekap Amran) ”Kak, Kak...! Ada apa, Kak?” (Pintu depan terbuka. Anhar berdiri memegang kail dan ikan kecil-kecil) . Anhar: (mengangkat ikannya) ”Lihat, Kak. Lihat banyak, ya....” Amran: (Tersenyum tapi agak kesal) ”Kamu anak nakal. Ayo ke belakang sana. Membuat orang bingung.” (Sumber: Depdikbud)

1. Bacalah teks drama di bawah ini!


2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
 

a. Bercerita tentang apakah drama ”Menanti”?
b. Bagaimana sikap Amran begitu mengetahui Anhar belum pulang?
c. Ke manakah perginya Anhar?
d. Apa yang dilakukan Anhar ketika ia pergi?
e. Bagaimana sikap Amran dan Gunadi ketika Anhar pulang?


Menanti


(Panggung menggambarkan ruang depan. Di kanan, jendela kaca tertutup. Sebelah belakang, ada pintu menuju ruang dalam. Ada beberapa gambar tua dan jam dinding, sebuah meja dan beberapa kursi. Pukul setengah delapan malam. Di luar angin kencang bertiup dan sekali-kali terlihat cahaya kilat). (Amran gelisah dan mondar-mandir, sekali-kali melihat jam).

Amran: (Bicara sendiri)
”Sudah jam setengah delapan lewat. Ke mana perginya, Anhar?”(melihat ke pintu dalam).

Gunadi: (Masih di dalam)
”Ya, Kak...” (keluar menemui Amran).

Amran: (Duduk)
”Ke mana katanya, Anhar tadi?”

Gunadi: ”Mau mancing ke tempat kita mendapat ikan besar dulu, Kak.”

Amran: ”Kenapa kau bolehkan saja? Kalau ayah dan ibu tahu, tentu akan marah.”
(Berdiri dan berjalan pelan) ”Kau tahu, kau tahu itu bahaya?”

Gunadi: ”Bahaya apa, Kak?”

Amran: (Berdiri di jendela)
”Tempat itu ada penunggunya.”

Gunadi: ”Ada yang jaga, Kak? Itu kan kali biasa, masa ada yang memilikinya. Siapa saja boleh mancing di situ, kan?”

Amran: (Kesal)
”Ah, kamu. Ada, ada setannya, tahu?”

Gunadi: (Ketakutan)
”Aaah, Kak Amran. Jangan begitu ah.... Saya takut.”
(Gunadi melihat ke kiri dan kanan).
(Di luar kilat memancar terang. Kemudian, petir menggelegar).

Gunadi: (Terkejut dan melompat)
”Au, tolong, Kak!”

Amran: (Ke dekat adiknya)
”Ada apa, Gun?”

Gunadi: ”Tidak apa-apa kak, saya hanya kaget saja. Tapi....(ragu-ragu)
apakah Anhar tidak apa-apa, Kak?”

Amran: ”Itulah. Kakak takut ia kehujanan. Akan kususul ia ke sana.”

Gunadi: ”Jangan, kak. Saya takut tinggal sendiri di rumah.”

Amran: ”Ayolah ikut, kita kunci saja rumah.”

Gunadi: ”Tapi kak....tapi jalan ke sana gelap, saya tidak berani ikut.”

Amran: (Kesal dan bingung)
”Habis bagaimana? Ditinggal tidak berani, diajak juga takut. Anhar kan harus dicari!”
(Diam dan mendengar sesuatu). ”Hah...suara apa itu?”

Gunadi: (Mendekap Amran)
”Kak, Kak...! Ada apa, Kak?”
(Pintu depan terbuka. Anhar berdiri memegang kail dan ikan kecil-kecil).

Anhar: (mengangkat ikannya)
”Lihat, Kak. Lihat banyak, ya....”

Amran: (Tersenyum tapi agak kesal)
”Kamu anak nakal. Ayo ke belakang sana. Membuat orang bingung.”


(Sumber: Depdikbud)

  1. ...

  2. ...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

09

:

29

Klaim

Iklan

R. Trihandayani

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pembahasan
lock

a. Drama “Menanti” bercerita tentang tokoh bernama Anhar yang tidak berada di rumah padahal hari sudah malam. Hal tersebut membuat kakaknya, Amran, menjadi sangat cemas. b.Amran sangat khawatir ketika mengetahui bahwa Anhar belum ada di rumah. Ia takut hal-hal buruk terjadi pada Anhar. Amran sempat ingin menyusul Anhar ke tempat pemancingan untuk memastikan bahwa Anhar ada dan baik-baik saja. c. Anhar berencana memancing ikan di kolam ikan tempat Amran dan Gunadi mendapat ikan besar. d. Memancing ikan. e. Amran dan Gunadi sangat lega ketika mengetahui Anhar pulang. Walau begitu Amran masih merasa kesal sebab Anhar baru pulang saat hari sudah malam.

a. Drama “Menanti” bercerita tentang tokoh bernama Anhar yang tidak berada di rumah padahal hari sudah malam. Hal tersebut membuat kakaknya, Amran, menjadi sangat cemas.undefined

b. Amran sangat khawatir ketika mengetahui bahwa Anhar belum ada di rumah. Ia takut hal-hal buruk terjadi pada Anhar. Amran sempat ingin menyusul Anhar ke tempat pemancingan untuk memastikan bahwa Anhar ada dan baik-baik saja.undefined

c. Anhar berencana memancing ikan di kolam ikan tempat Amran dan Gunadi mendapat ikan besar.undefined

d. Memancing ikan.undefined

e. Amran dan Gunadi sangat lega ketika mengetahui Anhar pulang. Walau begitu Amran masih merasa kesal sebab Anhar baru pulang saat hari sudah malam.undefined

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Berlin Raysa Zahra

Bantu banget Makasih ❤️ Ini yang aku cari!

Chi Call

Ini yang aku cari! Makasih ❤️ Bantu banget Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti

Uni

Jawaban tidak sesuai

Humaira Kayana

Jawaban tidak sesuai Saya mencari jawaban pertanyaan lain tapi dari drama yang sama

Iklan

Pertanyaan serupa

Buatlah suatu teks drama satu episode dengan tema pendidikan!

2

3.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia