Fariz R

08 April 2024 03:59

Iklan

Fariz R

08 April 2024 03:59

Pertanyaan

Wilayah dan strategi yang dilakukan Bani Umayyah ketika menjalankan dakwah yang terkait pembebasan dan perluasan wilayah bani umayyah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

12

:

11

Klaim

5

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Salsabila M

Community

08 April 2024 09:51

Jawaban terverifikasi

<p>Bani Umayyah, yang merupakan dinasti Islam pada masa kekuasaan awal Islam, mengadopsi berbagai strategi untuk melakukan dakwah serta memperluas wilayah dan kekuasaannya. Berikut adalah beberapa wilayah dan strategi yang mereka terapkan:</p><p><strong>Ekspansi Militer</strong>: Bani Umayyah menggunakan kekuatan militer untuk memperluas wilayah kekhalifahan Islam. Mereka melakukan penaklukan besar-besaran di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol (Al-Andalus), yang membawa banyak wilayah baru di bawah kekuasaan Islam.</p><p><strong>Pemberian Insentif</strong>: Untuk mendapatkan dukungan dari suku dan kelompok yang belum menjadi bagian dari kekhalifahan, Bani Umayyah menggunakan pemberian insentif dalam bentuk tanah, kekayaan, dan posisi kekuasaan kepada mereka yang bersedia bergabung atau bersekutu dengan mereka.</p><p><strong>Dakwah Politis</strong>: Selain menggunakan kekuatan militer, Bani Umayyah juga menggunakan dakwah politis untuk memperluas pengaruh mereka. Mereka menggunakan agama Islam sebagai alat untuk melegitimasi kekuasaan mereka dan membujuk orang-orang untuk mengikuti mereka.</p><p><strong>Pembangunan Infrastruktur</strong>: Untuk memperkuat kekhalifahan dan meningkatkan pengaruhnya, Bani Umayyah membangun infrastruktur yang meliputi jaringan jalan, sistem irigasi, dan bangunan-bangunan penting seperti masjid dan istana. Ini membantu dalam pemantapan kekuasaan mereka di wilayah yang baru ditaklukkan.</p><p><strong>Kerjasama dengan Elit Lokal</strong>: Di wilayah yang baru ditaklukkan, Bani Umayyah sering kali menjalin hubungan dengan elit lokal, baik suku atau bangsawan, untuk memperkuat kekuasaan mereka dan mempertahankan stabilitas di wilayah tersebut.</p><p><strong>Pembentukan Kekuasaan Sentral</strong>: Bani Umayyah memusatkan kekuasaan di tangan khalifah dan birokrasi sentral, yang memungkinkan mereka untuk mengendalikan wilayah yang luas secara efektif.</p><p><strong>Propaganda</strong>: Bani Umayyah menggunakan propaganda untuk memperkuat legitimasi kekuasaan mereka. Mereka menyebarkan narasi yang mendukung klaim mereka sebagai penerus yang sah dari kepemimpinan Islam dan mendorong orang untuk tunduk kepada otoritas mereka.</p>

Bani Umayyah, yang merupakan dinasti Islam pada masa kekuasaan awal Islam, mengadopsi berbagai strategi untuk melakukan dakwah serta memperluas wilayah dan kekuasaannya. Berikut adalah beberapa wilayah dan strategi yang mereka terapkan:

Ekspansi Militer: Bani Umayyah menggunakan kekuatan militer untuk memperluas wilayah kekhalifahan Islam. Mereka melakukan penaklukan besar-besaran di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol (Al-Andalus), yang membawa banyak wilayah baru di bawah kekuasaan Islam.

Pemberian Insentif: Untuk mendapatkan dukungan dari suku dan kelompok yang belum menjadi bagian dari kekhalifahan, Bani Umayyah menggunakan pemberian insentif dalam bentuk tanah, kekayaan, dan posisi kekuasaan kepada mereka yang bersedia bergabung atau bersekutu dengan mereka.

Dakwah Politis: Selain menggunakan kekuatan militer, Bani Umayyah juga menggunakan dakwah politis untuk memperluas pengaruh mereka. Mereka menggunakan agama Islam sebagai alat untuk melegitimasi kekuasaan mereka dan membujuk orang-orang untuk mengikuti mereka.

Pembangunan Infrastruktur: Untuk memperkuat kekhalifahan dan meningkatkan pengaruhnya, Bani Umayyah membangun infrastruktur yang meliputi jaringan jalan, sistem irigasi, dan bangunan-bangunan penting seperti masjid dan istana. Ini membantu dalam pemantapan kekuasaan mereka di wilayah yang baru ditaklukkan.

Kerjasama dengan Elit Lokal: Di wilayah yang baru ditaklukkan, Bani Umayyah sering kali menjalin hubungan dengan elit lokal, baik suku atau bangsawan, untuk memperkuat kekuasaan mereka dan mempertahankan stabilitas di wilayah tersebut.

Pembentukan Kekuasaan Sentral: Bani Umayyah memusatkan kekuasaan di tangan khalifah dan birokrasi sentral, yang memungkinkan mereka untuk mengendalikan wilayah yang luas secara efektif.

Propaganda: Bani Umayyah menggunakan propaganda untuk memperkuat legitimasi kekuasaan mereka. Mereka menyebarkan narasi yang mendukung klaim mereka sebagai penerus yang sah dari kepemimpinan Islam dan mendorong orang untuk tunduk kepada otoritas mereka.


Fariz R

08 April 2024 10:34

Maaf kak untuk wilayah nya sepertinya belum terjawab, tapi untuk stretegi nya udh cukup

Iklan

Nanda R

Community

25 Mei 2024 12:26

Jawaban terverifikasi

<p>Bani Umayyah, yang memerintah dari 661 hingga 750 M, dikenal dengan ekspansi wilayah Islam yang luas dan strategis. Berikut adalah wilayah yang mereka taklukkan dan strategi yang mereka gunakan dalam dakwah serta pembebasan wilayah:</p><p><strong>Wilayah yang Ditaklukkan</strong></p><p><strong>Afrika Utara</strong>:</p><ul><li><strong>Mesir</strong>: Penaklukan dimulai sebelum Bani Umayyah, tetapi di bawah pemerintahan mereka, Mesir menjadi pusat administrasi penting.</li><li><strong>Maghrib (Afrika Barat Laut)</strong>: Wilayah ini, termasuk Maroko, Aljazair, dan Tunisia, ditaklukkan di bawah Jenderal Musa bin Nushair dan Tariq bin Ziyad.</li><li><strong>Spanyol (Andalusia)</strong>: Setelah menyeberangi Selat Gibraltar, Tariq bin Ziyad menaklukkan wilayah ini pada tahun 711 M, mengawali periode panjang pemerintahan Islam di Spanyol.</li></ul><p><strong>Asia Tengah</strong>:</p><ul><li><strong>Transoxiana (sekarang Uzbekistan, Tajikistan, dan Kazakhstan selatan)</strong>: Wilayah ini ditaklukkan oleh Qutaybah bin Muslim pada awal abad ke-8.</li><li><strong>India</strong>: Muhammad bin Qasim menaklukkan wilayah Sindh (sekarang bagian dari Pakistan) pada tahun 711-712 M.</li></ul><p><strong>Eropa Tenggara</strong>:</p><ul><li><strong>Byzantium (Bagian dari Turki modern)</strong>: Upaya untuk menaklukkan Konstantinopel gagal, tetapi banyak wilayah sekitarnya berhasil diambil.</li></ul><p><strong>Strategi Dakwah dan Pembebasan</strong></p><p><strong>Militer dan Penaklukan</strong>:</p><ul><li><strong>Kekuatan Militer</strong>: Bani Umayyah mengembangkan angkatan bersenjata yang kuat dan terorganisir. Mereka menggunakan kavaleri, infanteri, dan armada laut untuk ekspansi.</li><li><strong>Panglima yang Handal</strong>: Mengandalkan panglima militer yang cakap seperti Tariq bin Ziyad, Musa bin Nushair, dan Muhammad bin Qasim yang melakukan penaklukan strategis di wilayah baru.</li></ul><p><strong>Administrasi dan Integrasi</strong>:</p><ul><li><strong>Gubernur dan Administrasi</strong>: Penunjukan gubernur-gubernur yang loyal untuk mengelola wilayah-wilayah yang baru ditaklukkan.</li><li><strong>Bahasa dan Budaya</strong>: Bahasa Arab dijadikan bahasa administrasi dan budaya Islam diperkenalkan melalui pembangunan masjid, pusat-pusat pembelajaran, dan perpustakaan.</li></ul><p><strong>Dakwah dan Penyebaran Agama</strong>:</p><ul><li><strong>Perlindungan terhadap Non-Muslim</strong>: Memberikan status "dhimmi" kepada orang-orang non-Muslim yang ditaklukkan, dengan syarat mereka membayar jizyah (pajak perlindungan).</li><li><strong>Pendidikan dan Beasiswa</strong>: Mendirikan lembaga pendidikan yang mengajarkan ajaran Islam dan mengundang ulama untuk berdakwah di wilayah yang baru ditaklukkan.</li></ul><p><strong>Ekonomi dan Infrastruktur</strong>:</p><ul><li><strong>Pembinaan Ekonomi</strong>: Mengembangkan sistem keuangan dan perpajakan yang efisien untuk mendukung administrasi dan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan saluran irigasi.</li><li><strong>Perdagangan</strong>: Mendorong perdagangan antara wilayah-wilayah baru dengan pusat-pusat ekonomi di dunia Islam, memperkenalkan sistem moneter yang stabil.</li></ul>

Bani Umayyah, yang memerintah dari 661 hingga 750 M, dikenal dengan ekspansi wilayah Islam yang luas dan strategis. Berikut adalah wilayah yang mereka taklukkan dan strategi yang mereka gunakan dalam dakwah serta pembebasan wilayah:

Wilayah yang Ditaklukkan

Afrika Utara:

  • Mesir: Penaklukan dimulai sebelum Bani Umayyah, tetapi di bawah pemerintahan mereka, Mesir menjadi pusat administrasi penting.
  • Maghrib (Afrika Barat Laut): Wilayah ini, termasuk Maroko, Aljazair, dan Tunisia, ditaklukkan di bawah Jenderal Musa bin Nushair dan Tariq bin Ziyad.
  • Spanyol (Andalusia): Setelah menyeberangi Selat Gibraltar, Tariq bin Ziyad menaklukkan wilayah ini pada tahun 711 M, mengawali periode panjang pemerintahan Islam di Spanyol.

Asia Tengah:

  • Transoxiana (sekarang Uzbekistan, Tajikistan, dan Kazakhstan selatan): Wilayah ini ditaklukkan oleh Qutaybah bin Muslim pada awal abad ke-8.
  • India: Muhammad bin Qasim menaklukkan wilayah Sindh (sekarang bagian dari Pakistan) pada tahun 711-712 M.

Eropa Tenggara:

  • Byzantium (Bagian dari Turki modern): Upaya untuk menaklukkan Konstantinopel gagal, tetapi banyak wilayah sekitarnya berhasil diambil.

Strategi Dakwah dan Pembebasan

Militer dan Penaklukan:

  • Kekuatan Militer: Bani Umayyah mengembangkan angkatan bersenjata yang kuat dan terorganisir. Mereka menggunakan kavaleri, infanteri, dan armada laut untuk ekspansi.
  • Panglima yang Handal: Mengandalkan panglima militer yang cakap seperti Tariq bin Ziyad, Musa bin Nushair, dan Muhammad bin Qasim yang melakukan penaklukan strategis di wilayah baru.

Administrasi dan Integrasi:

  • Gubernur dan Administrasi: Penunjukan gubernur-gubernur yang loyal untuk mengelola wilayah-wilayah yang baru ditaklukkan.
  • Bahasa dan Budaya: Bahasa Arab dijadikan bahasa administrasi dan budaya Islam diperkenalkan melalui pembangunan masjid, pusat-pusat pembelajaran, dan perpustakaan.

Dakwah dan Penyebaran Agama:

  • Perlindungan terhadap Non-Muslim: Memberikan status "dhimmi" kepada orang-orang non-Muslim yang ditaklukkan, dengan syarat mereka membayar jizyah (pajak perlindungan).
  • Pendidikan dan Beasiswa: Mendirikan lembaga pendidikan yang mengajarkan ajaran Islam dan mengundang ulama untuk berdakwah di wilayah yang baru ditaklukkan.

Ekonomi dan Infrastruktur:

  • Pembinaan Ekonomi: Mengembangkan sistem keuangan dan perpajakan yang efisien untuk mendukung administrasi dan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan saluran irigasi.
  • Perdagangan: Mendorong perdagangan antara wilayah-wilayah baru dengan pusat-pusat ekonomi di dunia Islam, memperkenalkan sistem moneter yang stabil.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

setelah berhasil melakukan penculikan, PKI menyiarkan secara langsung melalui RRI (Radio Republik Indonesia) yang telah dikuasai dan menyatakan bahwa partai kami telah berhasil menyelamatkan Presiden dari usaha kudeta yang dilakukan oleh dewan jendral. Selanjutnya untuk sementara pemerintahan dipegang oleh?

3

0.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

44

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan