Ahmad W

12 Agustus 2022 15:36

Iklan

Ahmad W

12 Agustus 2022 15:36

Pertanyaan

Uraikan dengan singkat mengenai teori yang umum dikenal terkait dengan masuknya Islam ke Indonesia!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

19

:

26

:

00

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

29 Agustus 2022 03:10

Jawaban terverifikasi

Teori mengenai masuknya Islam ke Indonesia adalah teori gujarat/ teori yang menyebutkan bahwa Islam di Indonesia dibawa oleh pedagangan muslim dari Gujarat, lalu ada teori Mekkah/ teori yang menyebutkan bahwa Islam di Indonesia dibawa oleh pedagangan muslim dari Mekkah dan teori Perisa yaitu teori yang menyebutkan bahwa Islam di Indonesia dibawa oleh pedagangan muslim dari Persia. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Para sejarawan banyak berbeda pendapat tentang kapan proses masuknya agama dan budaya Islam ke Nusantara, namun jika kita telaah lebih jauh dibalik perbedaan-perbedaan yang ada kesamaan pendapat bahwa islam masuk ke Nusantara terjadi melalui proses perdagangan. Jadi ketika abad ke-7 M, pada masa Bani Ummayah Islam disebarkan melalui kegiatan perdagangan, maka dari itu wilayah kekuasaan Bani Umayyah di Timur Tengah memerintah para pedagangnya sekaligus membawa pendakwah untuk ikut menyebarkan Islam di wilayah baru. Salah satunya Indonesia, yang pada saat itu memiliki hubungan dagang dengan para pedagang Islam seperti pedagang Arab, Persia mesir, pedagang Islam India dll. 1. Teori Gujarat Teori ini dikemukakan oleh sejumlah sarjana Belanda, antara lain Pijnappel, Snouck Hurgronje dan Moquette. Teori ini mengatakan bahwa Islam yang berkembang di Nusantara bukan berasal dari Persia atau Arabia, melainkan dari orang-orang Arab yang telah bermigrasi dan menetap di wilayah India dan kemudian membawanya ke Nusantara. Teori Gujarat ini mendasarkan pendapatnya melalui teori mazhab dan teori nisan. Menurut teori ini, ditemukan adanya persamaan mazhab yang dianut oleh umat Islam Nusantara dengan umat Islam di Gujarat. Mazhab yang dianut oleh kedua komunitas Muslim ini adalah mazhab Syafi’i. Pada saat yang bersamaan teori mazhab ini dikuatkan oleh teori nisan, yakni ditemukannya model dan bentuk nisan pada makam-makam baik di Pasai, Semenanjung Malaya dan di Gresik, yang bentuk dan modelnya sama dengan yang ada di Gujarat. Karena bukti-bukti itu, mereka memastikan Islam yang berkembang di Nusantara pastilah berasal dari sana. 2. Teori Mekkah Teori ini berpendapat bahwa Islam di Indonesia berasal langsung dari Makkah. Teori ini dikemukakan oleh T.W. Arnold dan Crawford. Teori ini lebih didasarkan pada beberapa fakta tertulis dari beberapa pengembara Cina sekitar abad ke-7 M, dimana kala itu kekuatan Islam telah menjadi dominan dalam perdagangan Barat-Timur, bahwa ternyata di pesisir pantai Sumatera telah ada komunitas muslim yang terdiri dari pedagang asal Arab yang di antaranya melakukan pernikahan dengan perempuan-perempuan lokal. Terdapat juga sebuah kitab 'Aja'ib al-Hind yang ditulis al-Ramhurmuzi sekitar tahun 1000 M, dikatakan bahwa para pedagang muslim telah banyak berkunjung kala itu ke kerajaan Sriwijaya dan di wilayah itupun telah tumbuh komunitas muslim lokal. 3. Teori Mesir Adapun pendapat yang dikemukakan oleh Keijzer bahwa Islam nusantara berasal dari Mesir berdasar kesamaan madzhab (Shafi'i). Sedangkan Niemann dan de Hollander mengemukakan teori Islam nusantara berasal dari Hadramaut (wilayah Yaman). 3. Teori Persia Teori ini dikemukakan oleh Hoesein Djajadiningrat yang mengatakan bahwa Islam yang masuk ke Indonesia berasal dari Persia (Iran sekarang). Pendapatnya didasarkan pada kesamaan budaya dan tradisi yang berkembang antara masyarakat Parsi dan Indonesia. Tradisi tersebut adalah tradisi merayakan 10 Muharram atau Asyuro sebagai hari suci kaum Syiah atas kematian Husein bin Ali, seperti yang berkembang dalam tradisi tabot di Pariaman di Sumatra Barat dan Bengkulu. Dengan demikian, teori mengenai masuknya Islam ke Indonesia adalah teori gujarat/ teori yang menyebutkan bahwa Islam di Indonesia dibawa oleh pedagangan muslim dari Gujarat, lalu ada teori Mekkah/ teori yang menyebutkan bahwa Islam di Indonesia dibawa oleh pedagangan muslim dari Mekkah dan teori Perisa yaitu teori yang menyebutkan bahwa Islam di Indonesia dibawa oleh pedagangan muslim dari Persia. Semoga membantu yaa ;)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

24

5.0

Jawaban terverifikasi