Dwi A

01 Desember 2021 04:26

Iklan

Dwi A

01 Desember 2021 04:26

Pertanyaan

Uraikan cara-cara penyelesaian masalah pembebasan Irian barat

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

06

:

51

:

29

Klaim

7

8

Jawaban terverifikasi

Iklan

Ruth A

01 Desember 2021 04:30

Jawaban terverifikasi

1.Diplomasi Dalam upaya mengembalikan Irian Barat ke pangkuan RI, pemerintah mengambil langkah penyelesaian melalui jalur diplomasi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya konflik bersenjata yang banyak memakan korban. Jalur diplomasi yang dilakukan pemerintah RI adalah melalui forum internasional dan mengadakan perundingan langsung dengan belanda.


Iklan

Ruth A

01 Desember 2021 04:31

a.Forum Internasional Langkah-langkah RI dalam Upaya pengembalian Irian Barat melalui forum internasional adalah : 1) Tiap tahun masalah Irian Barat dimasukan dalam agenda Sidang Umum PBB, namun indonesia belum mendapat dukungan 2/3 jumlah suara karena Belanda mendapat dukungan negara Blok Barat. 2) Melalui Konferensi Asia Afrika Indonesia mendapat dukungan dari negara-negara Asia Afrika, namun belum memenuhi 2/3 jumlah suara karena negara-negara Asia Afrika belum banyak yang menjadi anggota PBB.


Ruth A

01 Desember 2021 04:31

b. Perundingan dengan Belanda Pada akhir tahun 1950 indonesia mengajak Belanda untuk berunding, namun sampai tahun 1953 Belanda tidak mau diajak berunding. Belanda bersikukuh mempertahankan Irian Barat sebagai daerah kekuasaannya dan tidak mau diajak berunding. Indonesia kemudian mengumumkan pembubaran Uni Indonesia-Belanda secara sepihak tanggal 10 Agustus 1954. Pada tanggal 3 Mei 1956, indonesia membatalkan persetujuan KMB. Perusahaan-perusahaan belanda yang ada di indonesia diambil alih pemerintah dengan PP No. 23 tahun 1958. Indonesia kemudian mendirikan Provinsi Irian Barat dengan Ibukota sementara di Soasiu, Maluku Utara tamggal 17 Agustus 1956. Dipihak lain, belanda mendirikan negara Papua di Irian Barat dan memperkuat angkatan lautnya.


Ruth A

01 Desember 2021 04:31

2. Konfrontasi Politik dan Ekonomi Setelah rapat umum digelar, rakyat dan pemerintah indonesia mulai melaksanakan aksi sepihak, diantaranya : a. Para buruh yang bekerja pada perusahaan-perusahaan Belanda melakukan aksi mogok, b. Pelarangan terhadap beredarnya semua terbitan dan film yang menggunakan bahasa Belanda, c. Melarang KLM (maskapai penerbangan Belanda) melintas di semua wilayah indonesia, d. Penghentian kegiatan perwakilan konsuler Belanda di indonesia.


Ruth A

01 Desember 2021 04:32

Konfrontasi Bersenjata Kegagalan perundingan penyelesaian sengketa Irian Barat di forum PBB serta sikap pemerintah yang dianggap terlalu lemah terhadap belanda, menimbulkan beberapa reaksi di masyarakat. Rakyat sudah tidak sabar dan secepatnya ingin mengembalikan Irian Barat ke dalam wilayah Negara Kesatuan RI. Sampai tahun 1957, berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah indonesia untuk menyelesaikan sengketa Irian Barat secara damai. Namun langkah ini tidak membuahkan hasil, belanda tetap bersikap tidak mau menyerahkan Irian Barat. Pemerintah indonesia mengambil keputusan untuk merubah strategi diplomasi dari defensif menjadi ofensif. Pada tanggal 19 Desember 1961, lahirlah Tri Komando Rakyat (Trikora) yang diucapkan oleh Presiden Soekarno dalam suatu rapat raksasa di alun-alun Yogyakarta


Ruth A

01 Desember 2021 04:32

Adapun isi Trikora sebagai berikut : a. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda, b. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat tanah air indonesia c. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa


Pemula P

01 Desember 2021 04:33

Halo Dwi. Aku Coba Bantu jawab yah Pada masa Demokrasi Terpimpin, fokus utama dari Soekarno adalah mengembalikan Irian Barat kedalam kedaulatan Indonesia. Permasalahan Irian Barat yang tidak selesai pasca Konferensi Meja Bundar membuat Presiden Soekarno melakukan hal tegas terhadap Belanda. Soekarno membentuk sebuah operasi militer yang bernama Trikora atau Tri Komando Rakyat yang berfungsi untuk menyerang pertahanan Belanda di Irian Barat dan merebut kembali Irian Barat dari Belanda. Pemerintah juga membentuk sebuah komando yang bernama Komando Mandala untuk melaksanakan operasi militer dan melakukan gencatan senjata kepada Belanda. Hal ini dilakukan oleh Soekarno karena beliau melihat bahwa sudah tidak ada jalur diplomasi yang dapat ditempuh oleh Indonesia untuk merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda. Selain melakukan operasi militer, Presiden Soekarno juga melakukan konfrontasi yang berguna untuk membebaskan Irian Barat dari tangan Belanda. Konfrontasi yang dilakukan adalah pelarangan maskapai penerbangan Belanda seperti KLM untuk mendarati di wilayah Indonesia, mogok besar yang dilakukan oleh para buruh di perusahaan-perusahaan Belanda, memindahkan pusat komoditi dari Rotterdam ke Bremen, melakukan nasionalisasi terhadap perusahaan Belanda yang ada di Indonesia, dan melarang penggunaan bahasa Belanda di seluruh tanah air Indonesia. Hasil yang dicapai adalah Irian Barat berhasil direbut oleh Indonesia dan menjadikan Irian Barat kembali bergabung ke dalam kedaulatan Indonesia. Semoga membantu yah


Dwi A

01 Desember 2021 05:10

makasih semua.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi