Sanjaya S

17 Mei 2022 18:08

Iklan

Sanjaya S

17 Mei 2022 18:08

Pertanyaan

Upaya-upaya apa yang dilakukan oleh pihak Belanda untuk menghadapi perlawanan Aceh?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

40

:

30

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Nadhira

05 Juni 2022 13:21

Jawaban terverifikasi

Jawaban: strategi yang digunakan pemerintah Belanda dalam menghadapi perlawanan rakyat Aceh ialah dengan melakukan strategi Devide Et Impera atau "politik pecah belah" sehingga membuat perlawanan menjadi lemah dan pemerintah Belanda dapat dengan mudah menaklukan perlawanan rakyat Aceh. PEMBAHASAN Perang Aceh dengan Belanda dimulai pada tahun 1873, perang terjadi setelah Aceh menolak permintaan Belanda untuk mengakui kedaulatan Belanda di wilayahnya. Menyadari kuatnya perlawanan rakyat Aceh, Belanda harus menggunakan strategi liciknya yaitu menyusupkan cendekiawan Belanda untuk mengetahui kelemahan rakyat Aceh. Gubernur MIliter Belanda, Joannes Benedictus Van Heutz, mengirimkan utusan yang bernama Dr. Cristian Snouck Hurgronje untuk mengamati kehidupan masyarakat muslim Aceh guna mengetahui kelemahanya dan melakukan tindakan apa saja yang harus dilakukan Belanda untuk menaklukan masyarkat Aceh. Snouck melakukan pengamatan selama dua tahun. Setelah berhasil melakukan penelitian dan mendapatkan banyak informasi, Snouck menuliskan hasil peneletianya tersebut ke dalam buku yang berjudul " De Atjehers" yang berisi tentang kehidupan rakyat muslim Aceh dan nasihat kepada pemerintah Belanda untuk dapat menaklukan rakyat Aceh. saran tersebut diantaranya ialah : 1. Mendirikan pangkalan tetap di Aceh 2. Tidak berunding dengan para pimpinan gerilya 3. Menerapkan strategi gerilya 4. Senantiasa menghantam golongan ulama 5. Menjalin hubungan baik dengan para bagsawan menunjukan niat baik dengan: a) Tidak membatasi peribadatan masyarakat muslim Aceh b) Memfasilitasi kegiatan keagamaan dengan mendirikan masjid, memfasilitasi kegiatan haji dan umrah. c) Membantu pekerjaan sosial d) Membangun irigasi Strategi ini mengakibatkan masyarakat Aceh menjadi terpecah belah menjadi beberapa golongan, yaitu golongan yang pro-Belanda dan golongan yang masih menentang Belanda. Strategi ini dekenal dengan sebutan "politik pecah belah" atau pemerintah Belanda menyebutnya sebagai strategi De vide Et Impera. Dengan kondisi terpecah belah menjadi beberapa golongan tersebut, dapat melemahkan perlawanan rakyat sehingga dapat dengan mudah ditaklukan oleh Belanda. Jadi, strategi yang digunakan pemerintah Belanda dalam menghadapi perlawanan rakyat Aceh ialah dengan melakukan strategi Devide Et Impera atau "politik pecah belah" sehingga membuat perlawanan menjadi lemah dan pemerintah Belanda dapat dengan mudah menaklukan perlawanan rakyat Aceh.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

42

5.0

Jawaban terverifikasi