Struthio C

23 Juni 2022 09:30

Iklan

Struthio C

23 Juni 2022 09:30

Pertanyaan

Umumnya virus penyebab penyakit, melakukan perkembangbiakannya melalui daur lisogenik dan mengakibatkan penderita yang terserang penyakit oleh virus ini, mengalami penyakit yang parah. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

14

:

45

Klaim

5

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

W. Ega

23 September 2022 04:19

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya adalah karena pada siklus lisogenik ini tidak terjadi lisis sel inang. Namun, sel bisa memasuki siklus litik jika ada rangsang dari luar.</p><p>&nbsp;</p><p>Daur lisogenik adalah reproduksi virus dengan tidak menghancurkan sel inangnya. Pada daur ini, virus hanya menyisipkan DNAnya ke dalam sel inangnya seperti yang terjadi pada daur litik. Pada daur lisogenik, hanya terjadi penempelan DNA virus pada DNA bakteri. DNA virus yang menempel pada DNA bakteri disebut profage. Daur lisogenik terjadi apabila bakteri bakteri memiliki daya tahan (imun) sehingga virus menjadi tidak virulen.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Tahapan-tahapan daur lisogenik yaitu:&nbsp;</p><p>1. Adsorpsi, terjadi ketika virus menempel pada dinding sel inang.</p><p>2. Penetrasi, terjadi ketika virus memasukkan materi genetik kedalam tubuh inang.</p><p>3. Penggabungan, terjadi ketika inang yang virus tempati cukup kuat sehingga virus tidak bisa mengambil alih kendali sehingga materi genetik dari virus akan bergabung dengan materi genetik inang dan membentuk profage.</p><p>4. Pembelahan, terjadi ketika sel inang membelah dan profage ikut membelah sehingga setiap materi genetik sel inang mengandung profage.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Fase yang tidak terdapat pada siklus litik adalah proses penggabungan DNA dengan kromosom inang. Selama siklus litik, gen virus dengan cepat mengubah sel inang menjadi pabrik untuk replikasi virus. Setelah melepaskan virus-virus baru, sel akan mengalami lisis. Sedangkan pada siklus lisogenik, DNA virus masuk ke dalam sel inang, kemudian terjadi replikasi bersama-sama dengan kromosom inang. Pada siklus ini tidak terjadi lisis sel inang. Namun, sel bisa memasuki siklus litik jika ada rangsang dari luar.</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, jawabannya adalah karena pada siklus lisogenik ini tidak terjadi lisis sel inang. Namun, sel bisa memasuki siklus litik jika ada rangsang dari luar.</p>

Jawabannya adalah karena pada siklus lisogenik ini tidak terjadi lisis sel inang. Namun, sel bisa memasuki siklus litik jika ada rangsang dari luar.

 

Daur lisogenik adalah reproduksi virus dengan tidak menghancurkan sel inangnya. Pada daur ini, virus hanya menyisipkan DNAnya ke dalam sel inangnya seperti yang terjadi pada daur litik. Pada daur lisogenik, hanya terjadi penempelan DNA virus pada DNA bakteri. DNA virus yang menempel pada DNA bakteri disebut profage. Daur lisogenik terjadi apabila bakteri bakteri memiliki daya tahan (imun) sehingga virus menjadi tidak virulen. 

 

Tahapan-tahapan daur lisogenik yaitu: 

1. Adsorpsi, terjadi ketika virus menempel pada dinding sel inang.

2. Penetrasi, terjadi ketika virus memasukkan materi genetik kedalam tubuh inang.

3. Penggabungan, terjadi ketika inang yang virus tempati cukup kuat sehingga virus tidak bisa mengambil alih kendali sehingga materi genetik dari virus akan bergabung dengan materi genetik inang dan membentuk profage.

4. Pembelahan, terjadi ketika sel inang membelah dan profage ikut membelah sehingga setiap materi genetik sel inang mengandung profage. 

 

Fase yang tidak terdapat pada siklus litik adalah proses penggabungan DNA dengan kromosom inang. Selama siklus litik, gen virus dengan cepat mengubah sel inang menjadi pabrik untuk replikasi virus. Setelah melepaskan virus-virus baru, sel akan mengalami lisis. Sedangkan pada siklus lisogenik, DNA virus masuk ke dalam sel inang, kemudian terjadi replikasi bersama-sama dengan kromosom inang. Pada siklus ini tidak terjadi lisis sel inang. Namun, sel bisa memasuki siklus litik jika ada rangsang dari luar.

 

Jadi, jawabannya adalah karena pada siklus lisogenik ini tidak terjadi lisis sel inang. Namun, sel bisa memasuki siklus litik jika ada rangsang dari luar.


Iklan

Zaki A

24 Agustus 2023 13:51

Umumnya virus penyebab penyakit, melakukan perkembangbiakannya melalui daur lisogenik dan mengakibatkan penderita yang terserang penyakit oleh virus ini, mengalami penyakit yang parah. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

38

4.8

Jawaban terverifikasi