Khalila H

31 Maret 2022 12:17

Iklan

Khalila H

31 Maret 2022 12:17

Pertanyaan

Tulislah Sejarah sholat tarawih

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

17

:

55

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Emil S

04 April 2022 03:08

Jawaban terverifikasi

Assalamualaikum wr wb khaila H Dalam riwayat diceritakan bahwa Rasulullah saw. hanya melakukan salat Tarawih secara berjemaah dalam tiga kali kesempatan saja. Rasulullah saw. tidak melanjutkan pada malam-malam berikutnya karena khawatir salat Tarawih akan dianggap wajib oleh umat islam, karena hukum mengerjakan salat Tarawih adalah sunah muakafah. waktu pelaksanaan salat Tarawih adalah sesudah salat isya. Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah saw. mengerjakan salat Tarawih sebanyak 8 rakaat kemudian + 3 rakaat salat witir menjadi 11 rakaat. Pada zaman Umar bin Khattab, pelaksanaan salat Tarawih sebanyak 20 rakaat + 3 rakaat salat witir menjadi 23 rakaat. keduanya benar dan tidak perlu dipermasalahkan. SEMOGA MEMBANTU 😊


Iklan

N. ZULVA

08 Mei 2022 12:16

Jawaban terverifikasi

Hai Khalila H, terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak coba bantu jawab pertanyaannya ya :) Jawaban pertanyaan di atas adalah sebagai berikut : Dahulu, Nabi Muhammad pernah mengerjakan shalat ini di masjid, bersama dengan beberapa sahabat. Namun, beliau lantas tidak melaksanakan salat ini di masjid karena khawatir ini dianggap sebagai kewajiban. Pasalnya, saat itu makin banyak sahabat yang bermakmum kepada beliau. Awalnya, Shalat ini dilakukan 3 kali oleh Nabi Muhammad saw pada bulan Ramadhan tahun kedua Hijriah. Shalat tarawih pertama di masjid dilakukan Nabi pada 23 Ramadan tahun 2 H dan sahabat mulai mengikuti beliau. Lalu, Nabi Muhammad kembali mengerjakan shalat tarawih pada 25 Ramadhan. Saat itu, bertambah lagi sahabat yang mengikuti. Tarawih ketiga dilakukan Nabi pada 27 Ramadhan dan makin banyak lagi sahabat yang menjalannya dengan berjamaah bersama Nabi. Namun setelah itu, Nabi Muhammad tidak kelihatan lagi shalat tarawih di masjid, padahal pada 29 Ramadhan para sahabat sudah menanti beliau. Nabi Muhammad menyengaja hal tersebut karena khawatir bahwa nantinya salat tarawih menjadi diwajibkan. Setelah itu para sahabat mengerjakan salat sendiri-sendiri. Rasulullah mengatakan di hadapan para sahabat usai salat fajar, "Amma ba'du, sesungguhnya aku bukannya tidak tahu keberadaan kalian (semalam). Akan tetapi aku takut nanti menjadi diwajibkan atas kalian sehingga kalian menjadi keberatan karenanya" . Semenjak saat itu, sampai Rasulullah meninggal, salat tarawih tetap dilangsungkan. Sampai sekarang pun shalat ini tetap lestari dilakukan usai shalat isya sepanjang Ramadan. Jadi, jawaban pertanyaan sesuai dengan penjelasan di atas ya :)


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

surat Al fajr

8

5.0

Lihat jawaban (3)