I I
11 September 2024 15:05
Iklan
I I
11 September 2024 15:05
Pertanyaan
tulislah biografi tokoh Indonesia
4
2
Iklan
Hanna H
12 September 2024 05:38
Berikut adalah biografi salah satu tokoh Indonesia yang terkenal, yaitu Soekarno.
Biografi Soekarno
**Nama Lengkap:** Soekarno
**Tempat dan Tanggal Lahir:** Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901
**Tanggal Wafat:** Jakarta, 21 Juni 1970
**Jabatan:** Presiden Pertama Republik Indonesia (1945-1967)
Latar Belakang Keluarga
Soekarno lahir dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. Ayahnya merupakan seorang guru di sekolah desa, sedangkan ibunya berasal dari keluarga Bali. Soekarno menempuh pendidikan di sekolah dasar Belanda dan kemudian melanjutkan ke Technische Hoogeschool (Sekolah Tinggi Teknik) di Bandung, yang kini dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung (ITB).
Karier Politik
Setelah menyelesaikan pendidikan, Soekarno mulai aktif dalam dunia politik. Ia mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tahun 1927, yang bertujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda. Soekarno dikenal sebagai orator ulung dan berani, yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat untuk memperjuangkan kemerdekaan.
Karier politiknya tidak lepas dari penangkapan dan pemenjaraan oleh pemerintah kolonial Belanda. Ia sempat dipenjara selama beberapa tahun dan dibuang ke Ende, Flores, sebelum kembali ke Jakarta pada tahun 1942.
Proklamasi Kemerdekaan
Pada tanggal 17 Agustus 1945, setelah Jepang menyerah kepada Sekutu, Soekarno bersama Muhammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Soekarno menjadi Presiden pertama Republik Indonesia dan Hatta sebagai Wakil Presiden.
Kepemimpinan
Selama masa kepresidenannya, Soekarno mengembangkan ideologi "Nasakom" (nasionalisme, agama, dan komunisme) sebagai dasar politik Indonesia. Ia juga aktif dalam pergerakan internasional dan berperan dalam Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada tahun 1955, yang memperkuat solidaritas negara-negara berkembang.
Namun, kepemimpinannya juga diwarnai dengan berbagai tantangan, seperti konflik politik dan ekonomi, serta ketegangan sosial. Pada tahun 1965, terjadi kudeta militer yang menyebabkan jatuhnya pemerintahan Soekarno dan beralihnya kekuasaan kepada Jenderal Suharto.
Warisan
Soekarno meninggal pada tanggal 21 Juni 1970 dan dikenang sebagai Bapak Proklamator dan salah satu pendiri bangsa Indonesia. Ia meninggalkan warisan ideologi dan semangat nasionalisme yang terus diingat oleh generasi-generasi berikutnya. Berbagai monumen, jalan, dan institusi pendidikan dinamakan untuk menghormati jasa-jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Kesimpulan
Soekarno adalah sosok yang memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia. Dengan kemampuan orasi dan kepemimpinannya, ia berhasil menginspirasi banyak orang untuk berjuang demi kemerdekaan. Meskipun masa kepemimpinannya diwarnai dengan berbagai kontroversi, kontribusinya terhadap bangsa Indonesia tetap dikenang hingga kini.
· 0.0 (0)
Iklan
Salsa S
13 September 2024 11:33
Nama lengkap : Ki Hajar Dewantara (1889-1959)
Tanggal Lahir : 2 Mei 1889
Tanggal Wafat : 26 April 1959
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, yang kemudian dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara, adalah tokoh pendidikan nasional Indonesia dan pendiri Taman Siswa, sebuah lembaga pendidikan yang menentang kolonialisme Belanda. Ia lahir pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta dan dikenal dengan semboyannya: "Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani" yang berarti "di depan memberi teladan, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan." Ki Hajar Dewantara berjuang untuk pendidikan yang inklusif dan hak belajar bagi semua golongan masyarakat, terutama di kalangan pribumi.
Ki Hajar Dewantara adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah pendidikan Indonesia, dikenal sebagai "Bapak Pendidikan Nasional." Berikut beberapa aspek yang lebih mendalam tentang kehidupannya:
Pendidikan di Belanda
Selama di pengasingan di Belanda, Ki Hajar memanfaatkan waktunya untuk mendalami ilmu pendidikan dan kebudayaan. Ia belajar tentang konsep pendidikan yang progresif dan inklusif, yang kemudian menginspirasinya untuk membangun sistem pendidikan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Pendiri Taman Siswa
Sekembalinya ke Indonesia pada tahun 1922, Ki Hajar mendirikan Perguruan Taman Siswa di Yogyakarta pada 3 Juli 1922. Taman Siswa merupakan sekolah yang berbeda dari sistem pendidikan kolonial yang ada saat itu. Sekolah ini memberikan pendidikan kepada rakyat pribumi, yang selama ini terpinggirkan oleh sistem pendidikan Belanda. Taman Siswa menekankan pentingnya kebebasan dalam belajar dan pendidikan yang berakar pada kebudayaan Indonesia, dan lain lain.
Pada 1959, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasa-jasanya di bidang pendidikan. Setiap tanggal kelahirannya, 2 Mei, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional di Indonesia.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!
LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian
Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!