Emran E

20 Januari 2022 19:37

Iklan

Emran E

20 Januari 2022 19:37

Pertanyaan

Tuliskan sejarah kerajaan Sriwijaya pada masa pemerintahan raja terkahir!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

27

:

34

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nur S

06 Februari 2022 07:58

Jawaban terverifikasi

Halo Emran, kaka bantu jawab ya. Raja terakhir Kerajaan Sriwijaya adalah Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa yang memerintah tahun 1178 M. Saat Raja Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa memerintah, kondisi Sriwijaya sudah mengalami keruntuhan, dan Ia tidak berhasil membawa Sriwijaya kembali pada masa kejayaan. Ada faktor alam dan masuknya Islam yang membuat Sriwijaya tidak bisa kembali menaikan pamornya. Yuk simak pembahasannya! Kerajaan Sriwijaya mengalami masa kejayaan saat raja kesepuluh, yakni Balaputradewa memimpin Sriwijaya. Namun, rajanya berganti Sriwijaya mulai kehilangan banyak wilayahnya di Jawa karena ada Kerajaan Medang yang mulai melakukan ekspansinya. Bahkan Kerajaan Medang sempat menyerang Sriwijaya ketika Sriwijaya di bawah kekuasaan Sri Cudamani Warmadewa. Beruntungnya Sriwijaya dapat memukul pasukan Medang. Ketika Sangrama Vijayottunggawarman menjabat sebagai raja, Kerajaan Sriwijaya kembali mendapat serangan, kali ini dari Kerajaan Chola, India. Pada 1017 dan 1025, Raja Rajendra Chola I mengirim pasukan dan berhasil menduduki beberapa daerah kekuasaan Sriwijaya. Beberapa kerajaan bawahan Sriwijaya yang telah ditaklukan boleh memerintah, namun tetap harus tunduk pada pihak Chola. Akibatnya, kekuatan Sriwijaya berkurang. Kondisi ini terus berlangsung, hingga Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa memerintah. Ia berusaha menaikan kejayaan Sriwijaya kembali, namun tidak berhasil. Faktor pertama, yang menghambat kejayaan Sriwijaya kembali, adalah faktor alam. Sumatera adalah daerah dengan curah hujan tinggi melebihi kemampuan penguapan. Air meresap terlalu dalam hingga kesuburan tanah berkurang. Bahkan, terdapat juga air yang tidak terserap hingga membawa material daratan ke Sungai Musi, Palembang. Akibatnya, sungai menjadi dangkal dan daratan kurang produktif. Selain tidak bisa menghasilkan produk untuk konsumsi, Sriwijaya perlahan kehilangan akses perdagangannya di Sungai Musi. Jalan yang sebelumnya menjadi ladang emas terhambat hingga akhirnya berhenti. Faktor kedua, adalah masuknya Islam ke Sumatra. Saat itu Islam mulai berkembang, hingga berdirilah Kerajaan Samudra Pasai yang berhasil memperluas wilayah dan pengaruhnya. Sampai Kerajaan Sriwijaya hanya menyisakan Kerajaan Palembang, yang pada akhirnya Kerajaan Palembang pun diserang oleh Kerajaan Majapahit. Semoga membantu ya ๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

29

5.0

Jawaban terverifikasi