Anonim A

27 November 2022 06:47

Iklan

Anonim A

27 November 2022 06:47

Pertanyaan

Tuliskan Moral dari cerpen dibawah ini!! Judul: Indahnya Arti Persahabatan Di sebuah perdesaan yang cerah, terdapat seorang remaja yang hidup ditengah-tengah masyarakat jawa, seorang itu bernama Alif. Alif terbiasa menyendiri, tidak terlalu suka keramaian, lebih suka duduk diberanda rumah, dan terbiasa meluangkan waktu hari-harinya dengan menulis. Alif sangat suka menulis, apapun itu, suka menulis semua apa yang ada dalam pikirannya. Alif juga pernah membuat karya tulis sendiri seperti kata kata motivasi, pantun, puisi, bahkan hingga cerpen. Alif didatangi oleh seseorang yang tak dikenalinya. Seseorang itu menanyakan ke Alif "Hai, kamu alif ya?” tanya orang itu kepada Alif. “Iya, kamu siapa?” tanya Alif sambil menatap orang itu. “Kenalin, aku Rafiq,” kata Rafiq sambil mengulurkan tangannya. Alif membalas balik uluran tangan Rafiq. "Mengapa dia bisa mengetahui namaku?, mungkin saja dari orang lain yang ada disekitar lingkunganku atau mungkin dia sudah lama mengenalku. Apapun itu aku tidak terlalu peduli" ujar Alif dalam hatinya. Rafiq sering mengganggu dan diam-diam muncul mengagetkan Alif dari belakangnya. Alif resah dan merasa tidak nyaman “Aku gak suka sama orang baru itu, dia usil dan sering menggangguku” kata Alif kepada Rafiq. “Kamu kenapa sih gak suka sama aku?,” tanya Rafiq kepada Alif. “Hemm soalnya kamu sering usil" jawab Alif. “Hem.. kamu itu cowok paling aneh yang pernah aku kenal” kata Rafiq kepada Alif. “Maksud kamu apa?..” kata Alif sambil menatap nya. “Iya, kamu tu gak kaya cowok pada umumnya, kamu seperti bagaikan sebatang kara ditengah lautan mentimun” jawab Rafiq. “Hahh, Aku makin gak ngerti.” kata Alif sambil menggaruk kepalanya. “Iya, kamu tu kenapa sih suka menyendiri, kenapa kamu gak mencoba mencari teman” tanya Rafiq kepada Alif. “Aku lebih suka sendiri” jawab Alif singkatnya. “kenapa?.., padahal aku lihat kamu itu suka menolong, tapi kenapa kamu gak punya teman” tanya Rafiq kepada Alif. Alif hanya terdiam, tidak menjawab, hanya menundukkan kepalanya. Rafiq mengetahui kalau perkataanya telah sedikit menyinggungnya, “Maaf Alif, aku tu gak ingin apa-apa, aku cuma pengen kamu bisa bangkit, dunia ini tak sebesar daun kelor” kata Rafiq lalu pergi meninggalkan Alif sendiri. Alif kemudian hanya duduk termenung, "Mungkin benar kata Rafiq, bagaimana aku bisa mendapatkan teman kalau aku hanya berdiam diri?" tanya Alif dalam hatinya. Pada saat itu rafiq adalah sahabat petama yang Alif punya, dia selalu ada untuk Alif, kini kehidupan Alif menjadi berubah. Alif pun juga selalu ada untuk Rafiq, bagi Alif, Rafiq sangat penting, karena dia telah merubah kehidupanku. Dulu Alif yang hanya seorang yang pendiam, berubah sedikit menjadi agak bawel. “Makasih Rafiq, udah menjadi sahabat ku” ucap Alif kepada Rafiq. “Iya, poko nya kita harus jadi sahabat selamanya” balas Rafiq kepada Alif. “Iyaa, sekali lagi terimakasih ya Rafiq” ucap Alif kepada Rafiq. Mereka tak terasa hampir setahun bersahabat, dan kini mereka berdua sedang berkuliah di universitas yang sama. Pada awal-awal kuliah mereka masih sering bertemu, tapi setelah beberapa hari, mereka jarang bertemu dan jarang berkomunikasi. Alif mencoba mengirim sebuah pesan pada ponselnya kepada Rafiq, tapi tidak mendapat balasan. Alif merasa ada yang berubah darinya. Alif tidak tau apa penyebabnya, semua pesan yang Alif kirim melalui ponselnya, tidak ada satupun yang dibalas. Alif merasa ada yang kurang setelah perubahan Rafiq kepadaku, kini tak ada lagi pesan-pesan dari Rafiq yang kuterima. "Apa benar Rafiq telah melupakanku, karena dia telah mendapat teman baru di kampusnya?, seingatku Rafiq sering menghubungiku, itu juga karena dia meminta tolong untuk dibuatkan tugasnya" tanya Alif dalam hatinya. Pada saat itu Alif merasa lega, Alif mengira Rafiq lupa sama dirinya, akan tetapi ternyata Alif salah sangka. Ternyata pesan yang dilihat Alif merupakan pesan lama terakhir Rafiq, 4 bulan yang lalu. kakak Alif datang dan mengagetkanku "Hai lif, ngelamun aja” sapa kakak kepada Alif. “Eh kak, bikin aku kaget aja” balas Alif kepada kakak. “Iya abisnya kamu ngelamun aja, lagi mikirin apa sih?” tanya kakak kepada Alif. “Aku bingung nih kak, kakak tau kan kalau selama ini aku berteman baik dengan Rafiq, tapi udah 4 bulanan ini dia berubah kak” keluh Alif kepada kakaknya. “Maksudnya berubah gimana?” tanya kakak kepada Alif. “Iya kak, sms ku gak pernah dibales, kalau aku telepon juga gak pernah diangkat” jawab Alif kepada kakaknya. “Yaa mungkin saja dia sibuk lif!” ujar kakak Alif. “Iyaa tapi masa sibuk sampe 4 bulan sih kak” Jawab Alif. “Hemm.. Kakak juga gak tau, ya udah nanti biar kakak bantu cari tau deh lif” kata kakak kepada Alif. Pada kesokkan harinya Alif memutuskan untuk pergi kedanau, biasa Alif dan Rafiq sering bermain disana. Pada saat kesitu aku melihat Rafiq, tapi tak sendiri, dia bersama dengan seorang temannya, Alif mencoba mendekati mereka, tapi langkahku kemudian terhenti oleh seseorang, “Gimanaa Rafiq ?, apa kamu udah berhasil menjauhi Alif ?” tanya orang itu kepada Rafiq. “Iya, aku udah buat Alif benci sama aku, sekarang kamu udah puaskan?” kata Rafiq kepada orang itu. “Bagus fiq, kerja bagus, ini uang buatmu” kata orang tu sambil memberikan se-amplop uang kepada Rafiq. Rafiq kebingungan, tak mengerti apa maksud dari semua itu lalu orang itu berkata “Itu uang buatmu, dari kerja kerasmu, sesuai dengan perjanjian, kamu itu emang luar biasa” ujar orang itu kepada Rafiq. Alif yang tak tahan melihat mereka lalu menghampiri mereka berdua. “Rafiq!!, apa maksudnya semua ini, jadi kamu selama ini baik sama aku, dan berpura-pura menjadi sahabat aku karena uang” tegas Alif berkata sambil menahan air mata. Rafiq hanya terdiam, lalu orang itu menjelaskan kepada Alif. “Iya, betul sekali, Rafiq udah berhasil melakukannya, 4 bulan yang lalu, saya dan Rafiq membuat perjanjian dan taruhan, jika Rafiq berhasil membuat kamu mau bersahabat dengan Alif, maka Rafiq akan mendapat se-amplop uang” “Aku gak nyangka, ternyata kamu begini, dulu kamu bilang bahwa sahabat itu lebih berharga dari apapun, tapi kenapa kamu justru melakukan ini sama aku ?” gertak Alif sambil menahan air mata. "Aku benar-benar kecewa dan sedih, orang yang kuanggap sahabatku ternyata gak lebih dari seorang yang tak punya perasaan, dia menukar sebuah persahabatan ini dengan uang" kata Alif kepada mereka. “Maafin aku lif, sebenarnya aku juga gak mau ngelakuin ini, aku melakukannya karena terpaksa” kata Rafiq kepada Alif. “Sebenarnya aku punya salah apa sih sama kamu ?, sampe kamu melakukan ini segala” tanya Alif kepada Rafiq. “Aku bener-bener minta maaf, aku pada saat itu emang lagi butuh uang” jawab Rafiq kepada Alif. “Lalu kenapa harus aku yang menjadi bahan taruhanya?" tanya Alif kepada Rafiq. “Karena kamu orangnya pendiam, dan susah buat diajak ngomong, makanya kamu dijadiin bahan taruhan” jawab orang itu. “Aku sebenarnya juga menganggapmu sahabat terbaik ku lif, aku 4 bulan ini menjauhi kamu, karena aku gak mau kamu tahu soal taruhan ini, aku gak mau mengkhianati persahabatan kita, mohon maafin aku lif!” kata Rafiq sambil mengulurkan tangannya. “Udah lah ya, aku maafin aja” ucap Alif sambil membalas balik uluran tangan Alif. Setelah itu, Rafiq pergi bersama orang itu dan meninggalkan Alif sendirian, dalam hati Alif "sebenarnya aku tak rela, tapi aku juga sangat benci diperlakukan seperti ini" ujar Alif dalam hatinya. Seminggu setelah kejadian itu, Alif mendengar kabar dari kakaknya, bahwa Rafiq telah meninggal karena kecelakaan motor, Alif pun terkejut mendengar kabar itu. Alif bersama kakaknya mendatangi kediaman keluarganya. Biar bagaimanapun, Rafiq pernah menjadi sahabatnya. Alif menghadiri pemakamannya, Alif tak kuasa menahan air matanya, melihat jenazah sahabatnya itu dikuburkan dan telah tiada dihadapannya. Ibu Rafiq mengasih sebuah amplop putih kepada Alif yang dititipkan oleh Rafiq sehari sebelum kecelakaan terjadi. Sesampainya dirumah, Alif membuka amplop itu yang ternyata sebuah surat dari Rafiq. Alif membaca surat itu yang berisi nasehat dan permohonan maaf dari Rafiq. Alif tak kuasa menahan air matanya dan menyadari arti persahabatannya yang sungguh indah.

Tuliskan Moral dari cerpen dibawah ini!!

Judul: Indahnya Arti Persahabatan

Di sebuah perdesaan yang cerah, terdapat seorang remaja yang hidup ditengah-tengah masyarakat jawa, seorang itu bernama Alif. Alif terbiasa menyendiri, tidak terlalu suka keramaian, lebih suka duduk diberanda rumah, dan terbiasa meluangkan waktu hari-harinya dengan menulis. Alif sangat suka menulis, apapun itu, suka menulis semua apa yang ada dalam pikirannya. Alif juga pernah membuat karya tulis sendiri seperti kata kata motivasi, pantun, puisi, bahkan hingga cerpen. Alif didatangi oleh seseorang yang tak dikenalinya. Seseorang itu menanyakan ke Alif "Hai, kamu alif ya?” tanya orang itu kepada Alif.
“Iya, kamu siapa?” tanya Alif sambil menatap orang itu.
“Kenalin, aku Rafiq,” kata Rafiq sambil mengulurkan tangannya. Alif membalas balik uluran tangan Rafiq. "Mengapa dia bisa mengetahui namaku?, mungkin saja dari orang lain yang ada disekitar lingkunganku atau mungkin dia sudah lama mengenalku. Apapun itu aku tidak terlalu peduli" ujar Alif dalam hatinya.
Rafiq sering mengganggu dan diam-diam muncul mengagetkan Alif dari belakangnya. Alif resah dan merasa tidak nyaman “Aku gak suka sama orang baru itu, dia usil dan sering menggangguku” kata Alif kepada Rafiq.
“Kamu kenapa sih gak suka sama aku?,” tanya Rafiq kepada Alif.
“Hemm soalnya kamu sering usil" jawab Alif.
“Hem.. kamu itu cowok paling aneh yang pernah aku kenal” kata Rafiq kepada Alif.
“Maksud kamu apa?..” kata Alif sambil menatap nya.
“Iya, kamu tu gak kaya cowok pada umumnya, kamu seperti bagaikan sebatang kara ditengah lautan mentimun” jawab Rafiq.
“Hahh, Aku makin gak ngerti.” kata Alif sambil menggaruk kepalanya. 
“Iya, kamu tu kenapa sih suka menyendiri, kenapa kamu gak mencoba mencari teman” tanya Rafiq kepada Alif.
“Aku lebih suka sendiri” jawab Alif singkatnya.
“kenapa?.., padahal aku lihat kamu itu suka menolong, tapi kenapa kamu gak punya teman” tanya Rafiq kepada Alif.
Alif hanya terdiam, tidak menjawab, hanya menundukkan kepalanya. Rafiq mengetahui kalau perkataanya telah sedikit menyinggungnya, “Maaf Alif, aku tu gak ingin apa-apa, aku cuma pengen kamu bisa bangkit, dunia ini tak sebesar daun kelor” kata Rafiq lalu pergi meninggalkan Alif sendiri.
Alif kemudian hanya duduk termenung, "Mungkin benar kata Rafiq, bagaimana aku bisa mendapatkan teman kalau aku hanya berdiam diri?" tanya Alif dalam hatinya.
Pada saat itu rafiq adalah sahabat petama yang Alif punya, dia selalu ada untuk Alif, kini kehidupan Alif menjadi berubah. Alif pun juga selalu ada untuk Rafiq, bagi Alif, Rafiq sangat penting, karena dia telah merubah kehidupanku. Dulu Alif yang hanya seorang yang pendiam, berubah sedikit menjadi agak bawel.
“Makasih Rafiq, udah menjadi sahabat ku” ucap Alif kepada Rafiq.
“Iya, poko nya kita harus jadi sahabat selamanya” balas Rafiq kepada Alif.
“Iyaa, sekali lagi terimakasih ya Rafiq” ucap Alif kepada Rafiq.
Mereka tak terasa hampir setahun bersahabat, dan kini mereka berdua sedang berkuliah di universitas yang sama. Pada awal-awal kuliah mereka masih sering bertemu, tapi setelah beberapa hari, mereka jarang bertemu dan jarang berkomunikasi. Alif mencoba mengirim sebuah pesan pada ponselnya kepada Rafiq, tapi tidak mendapat balasan. Alif merasa ada yang berubah darinya. Alif tidak tau apa penyebabnya, semua pesan yang Alif kirim melalui ponselnya, tidak ada satupun yang dibalas. Alif merasa ada yang kurang setelah perubahan Rafiq kepadaku, kini tak ada lagi pesan-pesan dari Rafiq yang kuterima. "Apa benar Rafiq telah melupakanku, karena dia telah mendapat teman baru di kampusnya?, seingatku Rafiq sering menghubungiku, itu juga karena dia meminta tolong untuk dibuatkan tugasnya" tanya Alif dalam hatinya.
Pada saat itu Alif merasa lega, Alif mengira Rafiq lupa sama dirinya, akan tetapi ternyata Alif salah sangka. Ternyata pesan yang dilihat Alif merupakan pesan lama terakhir Rafiq, 4 bulan yang lalu. kakak Alif datang dan mengagetkanku
"Hai lif, ngelamun aja” sapa kakak kepada Alif.
“Eh kak, bikin aku kaget aja” balas Alif kepada kakak.
“Iya abisnya kamu ngelamun aja, lagi  mikirin apa sih?” tanya kakak kepada Alif.
“Aku bingung nih kak, kakak tau kan kalau selama ini aku berteman baik dengan Rafiq, tapi udah 4 bulanan ini dia berubah kak” keluh Alif kepada kakaknya.
“Maksudnya berubah gimana?” tanya kakak kepada Alif.
“Iya kak, sms ku gak pernah dibales, kalau aku telepon juga gak pernah diangkat” jawab Alif kepada kakaknya.
“Yaa mungkin saja dia sibuk lif!” ujar kakak Alif.
“Iyaa tapi masa sibuk sampe 4 bulan sih kak” Jawab Alif.
“Hemm.. Kakak juga gak tau, ya udah nanti biar kakak bantu cari tau deh lif” kata kakak kepada Alif.
Pada kesokkan harinya Alif memutuskan untuk pergi kedanau, biasa Alif dan Rafiq sering bermain disana. Pada saat kesitu aku melihat Rafiq, tapi tak sendiri, dia bersama dengan seorang temannya, Alif mencoba mendekati mereka, tapi langkahku kemudian terhenti oleh seseorang, “Gimanaa Rafiq ?, apa kamu udah berhasil menjauhi Alif ?” tanya orang itu kepada Rafiq.
“Iya, aku udah buat Alif benci sama aku, sekarang kamu udah puaskan?” kata Rafiq kepada orang itu.
“Bagus fiq, kerja bagus, ini uang buatmu” kata orang tu sambil memberikan se-amplop uang kepada Rafiq.
Rafiq kebingungan, tak mengerti apa maksud dari semua itu lalu orang itu berkata “Itu uang buatmu, dari kerja kerasmu, sesuai dengan perjanjian, kamu itu emang luar biasa” ujar orang itu kepada Rafiq.
Alif yang tak tahan melihat mereka lalu menghampiri mereka berdua.
“Rafiq!!, apa maksudnya semua ini, jadi kamu selama ini baik sama aku, dan berpura-pura menjadi sahabat aku karena uang” tegas Alif berkata sambil menahan air mata.
Rafiq hanya terdiam, lalu orang itu menjelaskan kepada Alif. “Iya, betul sekali, Rafiq udah berhasil melakukannya, 4 bulan yang lalu, saya dan Rafiq membuat perjanjian dan taruhan, jika Rafiq berhasil membuat kamu mau bersahabat dengan Alif, maka Rafiq akan mendapat se-amplop uang”
“Aku gak nyangka, ternyata kamu begini, dulu kamu bilang bahwa sahabat itu lebih berharga dari apapun, tapi kenapa kamu justru melakukan ini sama aku ?” gertak Alif sambil menahan air mata.
"Aku benar-benar kecewa dan sedih, orang yang kuanggap sahabatku ternyata gak lebih dari seorang yang tak punya perasaan, dia menukar sebuah persahabatan ini dengan uang" kata Alif kepada mereka.
“Maafin aku lif, sebenarnya aku juga gak mau ngelakuin ini, aku melakukannya karena terpaksa” kata Rafiq kepada Alif.
“Sebenarnya aku punya salah apa sih sama kamu ?, sampe kamu melakukan ini segala” tanya Alif kepada Rafiq.
“Aku bener-bener minta maaf, aku pada saat itu emang lagi butuh uang” jawab Rafiq kepada Alif.
“Lalu kenapa harus aku yang menjadi bahan taruhanya?" tanya Alif kepada Rafiq.
“Karena kamu orangnya pendiam, dan susah buat diajak ngomong, makanya kamu dijadiin bahan taruhan” jawab orang itu.
“Aku sebenarnya juga menganggapmu sahabat terbaik ku lif, aku 4 bulan ini menjauhi kamu, karena aku gak mau kamu tahu soal taruhan ini, aku gak mau mengkhianati persahabatan kita, mohon maafin aku lif!” kata Rafiq sambil mengulurkan tangannya.
“Udah lah ya, aku maafin aja” ucap Alif sambil membalas balik uluran tangan Alif.
Setelah itu, Rafiq pergi bersama orang itu dan meninggalkan Alif sendirian, dalam hati Alif "sebenarnya aku tak rela, tapi aku juga sangat benci diperlakukan seperti ini" ujar Alif dalam hatinya. Seminggu setelah kejadian itu, Alif mendengar kabar dari kakaknya, bahwa Rafiq telah meninggal karena kecelakaan motor, Alif pun terkejut mendengar kabar itu. Alif bersama kakaknya mendatangi kediaman keluarganya. Biar bagaimanapun, Rafiq pernah menjadi sahabatnya. Alif menghadiri pemakamannya, Alif tak kuasa menahan air matanya, melihat jenazah sahabatnya itu dikuburkan dan telah tiada dihadapannya. Ibu Rafiq mengasih sebuah amplop putih kepada Alif yang dititipkan oleh Rafiq sehari sebelum kecelakaan terjadi. Sesampainya dirumah, Alif membuka amplop itu yang ternyata sebuah surat dari Rafiq. Alif membaca surat itu yang berisi nasehat dan permohonan maaf dari Rafiq. Alif tak kuasa menahan air matanya dan menyadari arti persahabatannya yang sungguh indah.
 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

14

:

18

:

19

Klaim

10

2


Iklan

Arefi F

27 November 2022 06:53

Nilai moral nya adalah Teman yang baik adalah teman yang menghormatimu Saling menghormati adalah salah satu sifat paling kuat dari persahabatan yang baik. Ada banyak aspek yang harus dihormati. Misalnya, temanmu harus menjaga rahasiamu, tidak membicarakanmu di belakang, dan menghargai waktumu.


Arefi F

27 November 2022 06:54

Nilai-nilai persahabatan yaitu adalah saling pengertian antara individu, memahami segala sesuatu yang disukai, dibenci, dibutuhkan (pengertian), elemen yang membentuk rasa persahabatan yang menuntut setiap individu untuk saling mempercayai dan mempercayakan apa pun antara teman (keyakinan), rasa masing-masing individu

— Tampilkan 1 balasan lainnya

Iklan

Itz V

27 November 2022 10:51

Gk tau


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

53

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

32

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan