Leni L
17 Januari 2023 09:08
Iklan
Leni L
17 Januari 2023 09:08
Pertanyaan
1
2
Iklan
D. Susyanti
Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang
24 Januari 2023 15:33
Jawaban: selama masa kedaulatan RI De Javasche Bank masih beroperasi dan mengeluarkan mata uangnya. Namun, sejak 15 Desember 1951 berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 1951 Pemerintah berhasil menerapkan nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Sentral dan Sirkulasi Indonesia yang kini dikenal sebagai Bank Indonesia.
Untuk lebih jelasnya, yukk pahami penjelasan berikut ini
De Javasche Bank merupakan Bank Sentral masa kolonial Hindia Belanda bersifat partikelir dan berada di bawah kekuasaan modal asing. Selama masa kedaulatan RI bank ini masih beroperasi dan mengeluarkan mata uangnya sehingga ada 3 mata uang yang beredar di Indonesia masa pengakuan kedaulatan yakni ORI, mata uang Jepang, dan De Javasche Bank.
Awal demokrasi Liberal, pemerintah mulai memikirkan strategi untuk mengambil alih bank sentral ini. Cukup rancu jika negara berdaulat namun sirkulasi keuangan dikelola oleh pihak asing. Pemerintah kemudian menerapkan nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Sentral dan Sirkulasi Indonesia pada 15 Desember 1951 berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 1951 dengan membeli sebagian besar saham De Javasche Bank serta mengubah namanya menjadi Bank Indonesia
Dengan demikian, selama masa kedaulatan RI De Javasche Bank masih beroperasi dan mengeluarkan mata uangnya. Namun, sejak 15 Desember 1951 berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 1951 Pemerintah berhasil menerapkan nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Sentral dan Sirkulasi Indonesia yang kini dikenal sebagai Bank Indonesia.
· 5.0 (4)
Iklan
Amitarawan L
23 Januari 2024 12:14
· 0.0 (0)
Alya T
06 Februari 2024 13:25
Gatauu
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!