Bhagaskara R

16 Februari 2024 01:31

Iklan

Iklan

Bhagaskara R

16 Februari 2024 01:31

Pertanyaan

Tuliskan jumlah total pada 8 kebudayaan Indonesia yang terdiri dari: 1. Upacara adat 2. Pakaian adat 3. Rumah adat 4. Alat musik tradisional 5. Tarian adat 6. Senjata tradisional 7. Lagu Daerah 8. Makanan Khas Jika memungkinkan berikan sumber juga

Tuliskan jumlah total pada 8 kebudayaan Indonesia yang terdiri dari:

1. Upacara adat

2. Pakaian adat

3. Rumah adat

4. Alat musik tradisional

5. Tarian adat

6. Senjata tradisional

7. Lagu Daerah

8. Makanan Khas

Jika memungkinkan berikan sumber juga


1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Erwin A

Community

17 Februari 2024 06:48

Jawaban terverifikasi

<h2><br><strong>Jumlah Total 8 Kebudayaan Indonesia:</strong></h2><p>Berikut adalah perkiraan jumlah total dari 8 kebudayaan Indonesia:</p><p><strong>1. Upacara Adat:</strong></p><ul><li>Ada <strong>ratusan</strong> upacara adat di Indonesia, dengan variasi yang besar di setiap daerah.</li><li>Contohnya: Upacara Ngaben di Bali, Upacara Ruwatan di Jawa, Upacara Ma'nene di Tana Toraja.</li></ul><p><strong>2. Pakaian Adat:</strong></p><ul><li>Ada <strong>ratusan</strong> pakaian adat di Indonesia, dengan ciri khas dan keunikan masing-masing.</li><li>Contohnya: Batik Jawa, Ulos Batak, Songket Palembang.</li></ul><p><strong>3. Rumah Adat:</strong></p><ul><li>Ada <strong>ratusan</strong> jenis rumah adat di Indonesia, dengan bentuk dan fungsi yang beragam.</li><li>Contohnya: Rumah Gadang di Minangkabau, Honai di Papua, Kebaya di Jawa.</li></ul><p><strong>4. Alat Musik Tradisional:</strong></p><ul><li>Ada <strong>ratusan</strong> alat musik tradisional di Indonesia, dengan bunyi dan cara memainkan yang berbeda-beda.</li><li>Contohnya: Gamelan Jawa, Angklung Sunda, Sasando NTT.</li></ul><p><strong>5. Tarian Adat:</strong></p><ul><li>Ada <strong>ratusan</strong> tarian adat di Indonesia, dengan gerakan dan makna yang beragam.</li><li>Contohnya: Tari Saman Aceh, Tari Kecak Bali, Tari Hudoq Kalimantan Timur.</li></ul><p><strong>6. Senjata Tradisional:</strong></p><ul><li>Ada <strong>ratusan</strong> senjata tradisional di Indonesia, dengan bentuk dan fungsi yang beragam.</li><li>Contohnya: Keris Jawa, Rencong Aceh, Parang Salawaku Maluku.</li></ul><p><strong>7. Lagu Daerah:</strong></p><ul><li>Ada <strong>ratusan</strong> lagu daerah di Indonesia, dengan bahasa dan melodi yang khas.</li><li>Contohnya: Bengawan Solo Jawa, Ampar-Ampar Pisang Kalimantan Selatan, Rasa Sayange Maluku.</li></ul><p><strong>8. Makanan Khas:</strong></p><ul><li>Ada <strong>ratusan</strong> makanan khas di Indonesia, dengan cita rasa dan bahan yang beragam.</li><li>Contohnya: Rendang Padang, Nasi Goreng Jawa, Sate Madura.</li></ul>


Jumlah Total 8 Kebudayaan Indonesia:

Berikut adalah perkiraan jumlah total dari 8 kebudayaan Indonesia:

1. Upacara Adat:

  • Ada ratusan upacara adat di Indonesia, dengan variasi yang besar di setiap daerah.
  • Contohnya: Upacara Ngaben di Bali, Upacara Ruwatan di Jawa, Upacara Ma'nene di Tana Toraja.

2. Pakaian Adat:

  • Ada ratusan pakaian adat di Indonesia, dengan ciri khas dan keunikan masing-masing.
  • Contohnya: Batik Jawa, Ulos Batak, Songket Palembang.

3. Rumah Adat:

  • Ada ratusan jenis rumah adat di Indonesia, dengan bentuk dan fungsi yang beragam.
  • Contohnya: Rumah Gadang di Minangkabau, Honai di Papua, Kebaya di Jawa.

4. Alat Musik Tradisional:

  • Ada ratusan alat musik tradisional di Indonesia, dengan bunyi dan cara memainkan yang berbeda-beda.
  • Contohnya: Gamelan Jawa, Angklung Sunda, Sasando NTT.

5. Tarian Adat:

  • Ada ratusan tarian adat di Indonesia, dengan gerakan dan makna yang beragam.
  • Contohnya: Tari Saman Aceh, Tari Kecak Bali, Tari Hudoq Kalimantan Timur.

6. Senjata Tradisional:

  • Ada ratusan senjata tradisional di Indonesia, dengan bentuk dan fungsi yang beragam.
  • Contohnya: Keris Jawa, Rencong Aceh, Parang Salawaku Maluku.

7. Lagu Daerah:

  • Ada ratusan lagu daerah di Indonesia, dengan bahasa dan melodi yang khas.
  • Contohnya: Bengawan Solo Jawa, Ampar-Ampar Pisang Kalimantan Selatan, Rasa Sayange Maluku.

8. Makanan Khas:

  • Ada ratusan makanan khas di Indonesia, dengan cita rasa dan bahan yang beragam.
  • Contohnya: Rendang Padang, Nasi Goreng Jawa, Sate Madura.

Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Berkunjung ke Negeri di Atas Awan Selamat malam kakak-kakak selamat datang (1)_____ desa denge. desa ini adalah desa terdekat (2)_____ wae rebo. malam ini kalian akan menginap di sini, lalu besok pagi kita akan memulai perjalanan menuju wae rebo. dalam perjalanan esok kita akan menempuh jarak yang cukup jauh dengan berjalan kaki. karena itu silakan kakak-kakak menyiapkan sebuah tas ransel yang berisi keperluan untuk menginap semalam. kenakan juga pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. karena sekarang sedang musim hujan sebaiknya kenakan celana training atau celana panjang untuk menghindari lintah. o ya jangan lupa juga untuk membawa jas hujan dan baju hangat karena malam (3)______ wae rebo pasti dingin. Untuk persiapan perlengkapan ada yang mau ditanyakan dahulu kak? saya lanjutkan ke perjalanan kita esok ya. (4)______ denge kita akan naik mobil melewati jembatan yang melintasi sungai wae lomba. Setelah itu kita akan berjalan kaki kira-kira 3 jam lamanya sebelum tiba (5)______ poco roko atau pos 2. di sini kita akan beristirahat sebentar. lalu kita akan melanjutkan perjalanan melintasi hutan lebat menuju pos terakhir. di sini saya akan *memukul kentungan sebagai tanda bahwa ada tamu yang akan berkunjung. kita akan menunggu sampai terdengar kentungan jawaban (6)______ wae rebo. setibanya (7)_____ gerbang desa kita tidak boleh mengambil gambar atau melakukan apa pun sebelum menghadap kepala adat. maka kita akan langsung menuju (8)_____ rumah gendang untuk mengikuti upacara adat waelu. upacara ini dipimpin oleh kepala adat sebagai ungkapan selamat datang kepada para wisatawan. selain penyambutan kita juga akan diberkati dengan doa-doa agar selamat aman dan tidak ada gangguan selama berkunjung (9)______ wae rebo. cukup jelas ya kak? kakak-kakak akan menginap semalam (10)______ mbaru niang. kalian akan merasakan bagaimana kehidupan (11)_______ wae rebo dengan bersosialisasi langsung dan mengikuti beberapa kegiatan khas wae rebo yaitu menanam dan mengolah **biji kopi juga menenun songket. Lengkapilah teks diatas dengan kata yang tepat sehingga menjadi kalimat yang padu! 6. Bagian (6)

1

5.0

Jawaban terverifikasi

Berkunjung ke Negeri di Atas Awan Selamat malam kakak-kakak selamat datang (1)_____ desa denge. desa ini adalah desa terdekat (2)_____ wae rebo. malam ini kalian akan menginap di sini, lalu besok pagi kita akan memulai perjalanan menuju wae rebo. dalam perjalanan esok kita akan menempuh jarak yang cukup jauh dengan berjalan kaki. karena itu silakan kakak-kakak menyiapkan sebuah tas ransel yang berisi keperluan untuk menginap semalam. kenakan juga pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. karena sekarang sedang musim hujan sebaiknya kenakan celana training atau celana panjang untuk menghindari lintah. o ya jangan lupa juga untuk membawa jas hujan dan baju hangat karena malam (3)______ wae rebo pasti dingin. Untuk persiapan perlengkapan ada yang mau ditanyakan dahulu kak? saya lanjutkan ke perjalanan kita esok ya. (4)______ denge kita akan naik mobil melewati jembatan yang melintasi sungai wae lomba. Setelah itu kita akan berjalan kaki kira-kira 3 jam lamanya sebelum tiba (5)______ poco roko atau pos 2. di sini kita akan beristirahat sebentar. lalu kita akan melanjutkan perjalanan melintasi hutan lebat menuju pos terakhir. di sini saya akan *memukul kentungan sebagai tanda bahwa ada tamu yang akan berkunjung. kita akan menunggu sampai terdengar kentungan jawaban (6)______ wae rebo. setibanya (7)_____ gerbang desa kita tidak boleh mengambil gambar atau melakukan apa pun sebelum menghadap kepala adat. maka kita akan langsung menuju (8)_____ rumah gendang untuk mengikuti upacara adat waelu. upacara ini dipimpin oleh kepala adat sebagai ungkapan selamat datang kepada para wisatawan. selain penyambutan kita juga akan diberkati dengan doa-doa agar selamat aman dan tidak ada gangguan selama berkunjung (9)______ wae rebo. cukup jelas ya kak? kakak-kakak akan menginap semalam (10)______ mbaru niang. kalian akan merasakan bagaimana kehidupan (11)_______ wae rebo dengan bersosialisasi langsung dan mengikuti beberapa kegiatan khas wae rebo yaitu menanam dan mengolah **biji kopi juga menenun songket. Lengkapilah teks diatas dengan kata yang tepat sehingga menjadi kalimat yang padu! 8. Bagian (8)

17

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Berkunjung ke Negeri di Atas Awan Selamat malam kakak-kakak selamat datang (1)_____ desa denge. desa ini adalah desa terdekat (2)_____ wae rebo. malam ini kalian akan menginap di sini, lalu besok pagi kita akan memulai perjalanan menuju wae rebo. dalam perjalanan esok kita akan menempuh jarak yang cukup jauh dengan berjalan kaki. karena itu silakan kakak-kakak menyiapkan sebuah tas ransel yang berisi keperluan untuk menginap semalam. kenakan juga pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. karena sekarang sedang musim hujan sebaiknya kenakan celana training atau celana panjang untuk menghindari lintah. o ya jangan lupa juga untuk membawa jas hujan dan baju hangat karena malam (3)______ wae rebo pasti dingin. Untuk persiapan perlengkapan ada yang mau ditanyakan dahulu kak? saya lanjutkan ke perjalanan kita esok ya. (4)______ denge kita akan naik mobil melewati jembatan yang melintasi sungai wae lomba. Setelah itu kita akan berjalan kaki kira-kira 3 jam lamanya sebelum tiba (5)______ poco roko atau pos 2. di sini kita akan beristirahat sebentar. lalu kita akan melanjutkan perjalanan melintasi hutan lebat menuju pos terakhir. di sini saya akan *memukul kentungan sebagai tanda bahwa ada tamu yang akan berkunjung. kita akan menunggu sampai terdengar kentungan jawaban (6)______ wae rebo. setibanya (7)_____ gerbang desa kita tidak boleh mengambil gambar atau melakukan apa pun sebelum menghadap kepala adat. maka kita akan langsung menuju (8)_____ rumah gendang untuk mengikuti upacara adat waelu. upacara ini dipimpin oleh kepala adat sebagai ungkapan selamat datang kepada para wisatawan. selain penyambutan kita juga akan diberkati dengan doa-doa agar selamat aman dan tidak ada gangguan selama berkunjung (9)______ wae rebo. cukup jelas ya kak? kakak-kakak akan menginap semalam (10)______ mbaru niang. kalian akan merasakan bagaimana kehidupan (11)_______ wae rebo dengan bersosialisasi langsung dan mengikuti beberapa kegiatan khas wae rebo yaitu menanam dan mengolah **biji kopi juga menenun songket. Lengkapilah teks diatas dengan kata yang tepat sehingga menjadi kalimat yang padu! 11. Bagian (11)

3

1.0

Jawaban terverifikasi

Biografi R.A. Kartini R.A. Kartini mempunyai nama lengkap Raden Ajeng Kartini DjojoAdhiningrat, ia lahir pada tanggal 21 April 1879 di Mayong, Jepara, Jawa Tengah. Ayahnya bernama Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yang merupakan seorang bupati Jepara kala itu. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Lahir dari keluarga yang berpengaruh membuat R.A. Kartini memperoleh pendidikan yang baik. Kartini pun diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini Kartini belajar bahasa Belanda. Akan tetapi, setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena harus dipingit. Kebiasaan dan adat kala itu, wanita yang mempunyai umur yang cukup harus tinggal di rumah dan dipingit, R.A. Kartini lalu terpaksa memendam keinginan untuk sekolah tinggi. Untuk mengisi waktu luangnya karena dipingit, R.A. Kartini lantas gemar untuk membaca. Ia banyak membaca buku dan surat kabar berbahasa Belanda. R.A. Kartini pernah tercatat membaca buku karya Louis Couperus yang berjudul De Stille Kraacht karya Van Eeden, Augusta de Witt roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek, dan sebuah roman anti-perang karangan Bertha Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Dengan banyak membaca, pemikiran Kartini pun semakin luas. Kartini mulai membandingkan keadaan wanita barat dan wanita Indonesia. Selain membaca, R.A. Kartini juga gemar menulis. Tulisan R.A. Kartini pernah dimuat di De Hollandsche Lelie, sebuah majalah terbitan Belanda. Bahkan, beliau sempat akan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Belanda karena tulisan-tulisan hebatnya. Sejak itulah R.A. Kartini mulai tertarik untuk memajukan perempuan pribumi. Dalam pikirannya, kedudukan wanita pribumi masih tertinggal jauh atau memiliki status sosial yang cukup rendah kala itu. Beliau ingin memajukan wanita Indonesia. Hal ini dapat dimulai dari faktor pendidikan. Untuk itu, beliau mendirikan sekolah bagi gadis–gadis di Jepara. Muridnya hanya berjumlah sembilan orang yang terdiri dari kerabat atau keluarga. Selain pendidikan, Kartini juga menaruh perhatian pada masalah sosial yang terjadi. Menurutnya, seorang wanita perlu memperoleh persamaan, kebebasan, otonomi serta kesetaraan hukum. Tidak ada sebuah diskriminasi jenis kelamin. Cita-cita mulia R.A. Kartini adalah ia ingin melihat perempuan pribumi dapat menuntut ilmu dan belajar seperti halnya sekarang ini. Selain itu, ia juga mengharapkan persamaan hak dan kewajiban antara pria dan wanita. Hal ini disampaikannya melalui surat untuk teman-temannya di Belanda, salah satunya adalah Rosa Abendanon, sahabat yang banyak mendukungnya. Untuk kehidupan rumah tangganya, R.A. Kartini menikah dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, Bupati Rembang, atas keputusan dan pilihan ayahnya pada saat itu. Untunglah, setelah menikah suaminya mengerti keinginan dan cita-cita Kartini hingga diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini dikenal sebagai Gedung Pramuka. Dari pernikahannya, Kartini dianugerahi satu orang anak laki- laki yang lahir pada tanggal 13 September 1904 dan diberi nama Soesalit Djojoadhiningrat. Namun yang menyedihkan, selang beberapa hari pasca melahirkan, Kartini tutup usia pada tanggal 17 September 1904. Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Beliau dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang. Sepeninggal R.A. Kartini, J.H. Abendanon sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda mulai mengumpulkan surat-surat yang pernah ditulis oleh R.A. Kartini. Dari sana, disusunlah buku yang berjudul ‘Door Duisternis tot Licht’ dan diterjemahkan dengan judul “Dari Kegelapan Menuju Cahaya” yang terbit pada tahun 1911. Buku tersebut dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan kelima disertakan semua surat-surat yang ditulis oleh Kartini. Melalui publikasi pemikirannya tersebut, R.A. Kartini mulai banyak dikenal. Pemikiran-pemikiran Kartini pun mulai mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa. Pemikiran-pemikiran Kartini yang tertuang dalam surat- suratnya juga menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh kebangkitan nasional Indonesia, antara lain W.R. Soepratman yang menciptakan lagu berjudul Ibu Kita Kartini. (Sumber: http://lppks.kemdikbud.go.id/id/kabar/r-a-kartini-sang-pelopor-kebangkitan-perempuan-pribumi dengan pengubahan) 2. Tentukan struktur permasalahan atau peristiwa penting pada teks biografi tersebut.

454

5.0

Jawaban terverifikasi

1. Sebagai dasar negara Pancasila juga berisi cita-cita bangsa Indonesia. Cita-cita bangsa Indonesia tercantum dalam alinea keempat UUD 1945. Cita-cita bangsa Indonesia tersebut adalah …. 2. Para tokoh bangsa Indonesia telah menyusun Pancasila sebagai dasar negara. Dasar negara menjadi pondasi bagi kehidupan rakyat agar dapat kokoh berdiri sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Pancasila sebagai dasar negara berisi aturan-aturan hukum dan merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Maksud dari Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia adalah ……………………… 3. Ada lebih dari 700 suku bangsa dan bahasa beserta adat istiadatnya yang membentuk masyarakat Indonesia. Keragaman inilah yang mendasari kebudayaan nasional kita. Setiap unsur kebudayaan perlu dipertimbangkan untuk dilindungi, dikelola, dan diperkuat. Kebudayaan nasional adalah …. 4. Pramuka merupakan salah satu organisasi yang terdapat di sekolah dan wajib diikuti. Dalam organisasi pramuka terdapat banyak kegiatan yang dapat melatih …. 5. Organisasi adalah sebuah kelompok yang terdiri atas individu-individu yang memiliki tujuan bersama. Salah satu organisasi di masyarakat yaitu organisasi sosial budaya yang memiliki tujuan bersama di bidang sosial budaya. Tujuan organisasi diputuskan seluruh anggota dengan cara …. 6. Membayar pajak adalah kewajiban sebagai warga masyarakat. Manfaat yang dapat dirasakan jika warga masyarakat melaksanakan kewajiban membayar pajak adalah .... 7. Siswa di kelas Banu mendapat tugas dari ibu guru untuk dikumpulkan esok hari. Banu harus meluangkan waktu lebih banyak untuk mengerjakannya. Jika Banu bermain ia tidak bisa menyelesaikan tugasnya tepat waktu. Sebagai anak yang bertanggung jawab seharusnya Banu ....

1

5.0

Jawaban terverifikasi