Aisyah A

30 Agustus 2021 05:20

Iklan

Aisyah A

30 Agustus 2021 05:20

Pertanyaan

Tuliskan isi perjanjian Saragosa dan penyebabnya bagi bangsa spanyol!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

02

:

54

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

31 Agustus 2021 14:44

Jawaban terverifikasi

Halo Aisyah Sebelumnya pada Perjanjian Tordesillas (tahun 1494) Spanyol dan Portugal menyepakati membagi dunia menjadi dua wilayah penjelajahan dan penjajahan, dengan batas garis tengah di Samudra Atlantik, dengan wilayah barat garis ini menjadi wilayah yang dapat dikuasai Spanyol, dan wilayah timur garis ini menjadi hak Portugal. Portugal kemudian menjadi bangsa Eropa pertama yang berhasil mencapai Maluku (tahun 1512). Karena tidak dapat melakukan pelayaran dan kolonisasi ke arah timur dari Eropa (mengitari benua Afrika), maka Spanyol mengirim ekspedisi ke barat, melintasi Samudera Pasifik. Penjelajahan Spanyol akhirnya menyebabkan ditemuaknnya Benua Amerika oleh Christopher Colombus (tahun 1492), dan penemuan rute ke Maluku melintasi Samudera Pasifik oleh Ferdinand Magellan (tahun 1519–1522). Penemuan rute ke Maluku dari dua arah ini menyebabkan konflik antara Portugal dan Spanyol, di mana keduanya berupaya menguasai Maluku dari arah berbeda. DI Maluku terjadi peperangan antara Spanyol dan Portugal, dengan memperebutkan pengaruh kepada kerajaan Tidore dan Ternate. Pada tanggal 10 Februari 1525, adik perempuan Raja Charles V dari Spanyol, Puteri Catherine dari Austria, menikahi Raja Joao III dari Portugal, dan pada tanggal 11 Maret 1526, Charles V menikahi saudara perempuan Raja Joao, Puteri Isabella dari Portugal. Perkawinan ini memperkuat ikatan antara kedua kerajaan dan mendorong kesepakatan tentang Maluku. Kesepakatan ini akhirnya 22 April 1529, di kota Zaragosa (atau Saragosa) di Spanyol. Kesepakatan ini memutuskan batas wilayah kedua negara di 17° sebelah timur Kepulauan Maluku. Akibatnya, Spanyol harus meningalkan Maluku. Spanyol akhirnya memfokuskan upaya kolonisasi ke Filipina, di utara Maluku. Portugal tidak menghalangi upaya Spanyol di Filipina, karena Filipina tidak kaya rempah-rempah seperti Maluku. Akobat perjanjian ini, Maluku menjadi wilayah kekuasaan Portugis, hingga mereka dikalahkan oleh Belanda. Sementara Filipina akhirnya menjadi wilayah jajahan Spanyol , hingga akhirnya dikuasai Amerika Serikat pada tahun 1898. Dengan demikian, Perjanjian Saragosa memutuskan batas kekuasaan Portugal dan Spanyol di 17° sebelah timur Kepulauan Maluku, Pengaruhnya bagi bangsa Spanyol adalah mereka meninggalkan Maluku dan memfokuskan penjajahannya ke Filipina, sementara Maluku menjadi kekuasaan Portugal. Mapel: Sejarah kelas: 11 SMA Topik: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa Semoga Membantu Ya : )


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi