Alahsar B

09 Maret 2022 17:04

Iklan

Alahsar B

09 Maret 2022 17:04

Pertanyaan

Tuliskan dua tokoh lain yang berperan dalam kemajuan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

48

:

22

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Feby

14 Maret 2022 12:05

Jawaban terverifikasi

Halo Alahsar. Kakak bantu jawab ya๐Ÿ˜Š Jadi, dua tokoh yang berperan dalam kemajuan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia yaitu Prof. Ir. R.M. Sedyatmo yang merupakan penemu pondasi cakar ayam dan Tjokorda Raka Sukawati sebagai penemu sistem penyangga jalan layang atau sistem sosrobahu. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut: 1. Prof. Ir. R.M. Sedyatmo (penemu pondasi cakar ayam) Prof Sedyatmo merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1934 dan berhasil menemukan sistem arsitektur infrastruktur yang dikenal dengan pondasi cakar ayam. Pada waktu itu Prof. Dr. Ir. Sedyatmo ingin membangun proyek 7 menara listrik tegangan tinggi dari wilayah Tanjung Priok ke Gelanggang Olahraga Senayan. Berhubung kondisi tanah yang lunak dan labil, berakibat pada sulitnya membangun pondasi menara listrik tersebut Pondasi Cakar Ayam ini merupakan sebuah teknik dengan plat beton yang ditopang pipa-pipa beton di bawahnya, pipa dan plat saling melekat dan mencengkram tanah lebih kuat, sehingga disebut seperti cakar ayam. Selain itu, tempat yang menggunakan pondasi cakar ayam Prof. Ir. R.M. Sedyatmo adalah landasan pacu pelabuhan udara Soekarno Hatta. 2. Tjokorda Raka Sukawati (penemu sistem penyangga jalan layang atau sistem sosrobahu) Tjokorda Raka Sukawati adalah insinyur Indonesia asal Bali yang menemukan konstruksi Sosrobahu untuk memudahkan pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas pada saat pembangunannya. Saat pemerintahan Presiden Soeharto, Tjokorda Raka Sukawati mendapat tugas untuk memecahkan masalah dalam urusan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Cawang - Tanjung Priok. Pada saat itu jalan tol terhambat pembangunannya karena keterbatasan biaya dan lahan. Untuk membangun tol tanpa mengganggu lalu lintas di jalan tersebut, maka beliau menggunakan landasan putar bebas hambatan (LBPH). Ya, dengan kata lain, beliau mengadopsi jalan tol dengan konsep jalan layang (Flyover). Teknologi penemuan Tjokorda ini diberi nama Sosrobahu yang merupakan nama tokoh sisipan dalam Mahabharata. Pada tahun 1995 teknik Sosrobahu akhirnya diekspor ke negara tetangga seperi Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina, serta digunakan insinyur Amerika Serikat untuk membangun jembatan di Seattle. Semoga membantu ๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

70

5.0

Jawaban terverifikasi