Widya W

10 Maret 2022 02:54

Iklan

Widya W

10 Maret 2022 02:54

Pertanyaan

tuliskan dua bentuk strategi pergerakan yang ditempuh organisasi-organisasi pergerakan nasional Indonesia?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

31

:

52

Klaim

9

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

T. Teaching.Assistant.Shilvii

05 Juni 2023 03:57

Jawaban terverifikasi

<p>Masa pergerakan nasional terjadi dalam kurun waktu 1908-1945. Munculnya pergerakan nasional tidak dapat dilepaskan dari kebijakan politik etis. Masa ini muncul ditandai dengan berdirinya berbagai organisasi nasional yang memiliki tujuan kemerdekaan Indonesia.</p><p>&nbsp;</p><p>Setiap organisasi pergerakan memiliki taktik atau strategi masing-masing. Strategi tersebut dibagi menjadi dua yakni:</p><ol><li>radikal non koorperatif merupakan perjuangan dengan menggunakan penentangangan atau cara keras dalam menentang kebijakan yang diterapkan pemerintah kolonial. Organisasi ini cenderung menolak bekerjasama dengan pemerintah kolonial karena mereka berpendirian jika kemerddekaan harus diusahakan sendiri. Contoh organisasi radikal non koorperatif diantaranya adalah Sarekat Islam, Partai Komunis Indonesia, dan Partai Nasional Indonesia</li><li>moderat koorperatif merupakan perjuangan yang mengusahakan kesejahteraan rakyat pada bidang sosial dan ekonomi. Organisasi ini cenderung mau dan menerima kerjasama dengan pemerintah kolonial. Contoh organisasi yang moderat koorperatif adalah Parindra, PNI Baru, dan GAPI.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjabaran di atas, dapat diketahui jika dua strategi yang digunakan masa pergerakan nasional adalah radikal non koorperatif dan moderat koorperatif.</p>

Masa pergerakan nasional terjadi dalam kurun waktu 1908-1945. Munculnya pergerakan nasional tidak dapat dilepaskan dari kebijakan politik etis. Masa ini muncul ditandai dengan berdirinya berbagai organisasi nasional yang memiliki tujuan kemerdekaan Indonesia.

 

Setiap organisasi pergerakan memiliki taktik atau strategi masing-masing. Strategi tersebut dibagi menjadi dua yakni:

  1. radikal non koorperatif merupakan perjuangan dengan menggunakan penentangangan atau cara keras dalam menentang kebijakan yang diterapkan pemerintah kolonial. Organisasi ini cenderung menolak bekerjasama dengan pemerintah kolonial karena mereka berpendirian jika kemerddekaan harus diusahakan sendiri. Contoh organisasi radikal non koorperatif diantaranya adalah Sarekat Islam, Partai Komunis Indonesia, dan Partai Nasional Indonesia
  2. moderat koorperatif merupakan perjuangan yang mengusahakan kesejahteraan rakyat pada bidang sosial dan ekonomi. Organisasi ini cenderung mau dan menerima kerjasama dengan pemerintah kolonial. Contoh organisasi yang moderat koorperatif adalah Parindra, PNI Baru, dan GAPI.

 

 

Berdasarkan penjabaran di atas, dapat diketahui jika dua strategi yang digunakan masa pergerakan nasional adalah radikal non koorperatif dan moderat koorperatif.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi