Farras H

22 Juli 2024 11:00

Iklan

Farras H

22 Juli 2024 11:00

Pertanyaan

Tolong jelaskan apa itu Pendapatan Nasional & Kesenjangan Ekonomi

Tolong jelaskan apa itu Pendapatan Nasional & Kesenjangan Ekonomi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

23

:

48

:

06

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

22 Juli 2024 12:59

Jawaban terverifikasi

Pendapatan Nasional Pengertian: Pendapatan Nasional (PN) adalah nilai total dari semua barang dan jasa akhir yang diproduksi dalam suatu negara selama periode tertentu, biasanya setahun. PN merupakan indikator penting untuk mengukur tingkat kesejahteraan dan kemajuan ekonomi suatu negara. Cara Menghitung: Ada beberapa metode untuk menghitung PN, yaitu: * Metode Produk Domestik Bruto (PDB): menghitung nilai total barang dan jasa akhir yang diproduksi di dalam wilayah negara tersebut, tanpa memperhatikan siapa pemilik faktor produksinya. * Metode Produk Domestik Neto (PDN): menghitung PDB dikurangi penyusutan modal. * Metode Pendapatan Nasional (PN): menghitung total pendapatan yang diterima oleh semua faktor produksi di dalam negara tersebut. * Metode Pengeluaran Nasional (PN): menghitung total pengeluaran yang dilakukan oleh semua sektor ekonomi di dalam negara tersebut. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi: * Jumlah Penduduk: Semakin banyak penduduk, semakin besar potensi produksi barang dan jasa. * Sumber Daya Alam: Ketersediaan sumber daya alam yang melimpah dapat meningkatkan produksi barang dan jasa. * Teknologi: Penggunaan teknologi yang canggih dapat meningkatkan efisiensi produksi dan meningkatkan PN. * Modal: Modal yang memadai diperlukan untuk menjalankan kegiatan produksi barang dan jasa. * Kualitas Tenaga Kerja: Tenaga kerja yang terampil dan berpendidikan dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan PN. Kesenjangan Ekonomi Pengertian: Kesenjangan ekonomi adalah kondisi di mana terdapat perbedaan yang signifikan dalam pendapatan dan kekayaan antara kelompok masyarakat yang berbeda dalam suatu negara. Penyebab: * Perbedaan Akses terhadap Sumber Daya: Kelompok masyarakat yang memiliki akses yang lebih besar terhadap sumber daya seperti pendidikan, kesehatan, dan modal, umumnya memiliki pendapatan dan kekayaan yang lebih tinggi. * Diskriminasi: Diskriminasi berdasarkan ras, gender, agama, etnis, dan faktor lainnya dapat menghambat akses terhadap peluang ekonomi dan memperparah kesenjangan ekonomi. * Kebijakan Pemerintah: Kebijakan pemerintah yang tidak adil dan tidak berpihak kepada rakyat miskin dapat memperlebar kesenjangan ekonomi. * Globalisasi: Globalisasi dapat memberikan manfaat bagi negara-negara maju, tetapi juga dapat memperparah kesenjangan ekonomi di negara-negara berkembang. Dampak: * Kemiskinan: Kesenjangan ekonomi dapat meningkatkan tingkat kemiskinan, karena kelompok masyarakat miskin semakin sulit untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. * Ketidakstabilan Sosial: Kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat memicu ketidakstabilan sosial dan konflik antar kelompok masyarakat. * Penurunan Pertumbuhan Ekonomi: Kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, karena kelompok masyarakat miskin tidak memiliki daya beli yang cukup. Solusi: * Meningkatkan Akses terhadap Sumber Daya: Pemerintah dapat meningkatkan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan modal bagi kelompok masyarakat miskin. * Menerapkan Kebijakan yang Adil: Pemerintah dapat menerapkan kebijakan yang adil dan berpihak kepada rakyat miskin, seperti program jaring pengaman sosial dan reformasi agraria. * Memperkuat Peran Pemerintah dalam Perekonomian: Pemerintah dapat memperkuat peran pemerintah dalam perekonomian untuk mengatur pasar dan melindungi kelompok masyarakat miskin. * Meningkatkan Kesadaran Masyarakat: Masyarakat perlu meningkatkan kesadaran tentang bahaya kesenjangan ekonomi dan pentingnya keadilan sosial. Hubungan antara Pendapatan Nasional dan Kesenjangan Ekonomi: * Pendapatan Nasional yang Tinggi Tidak Selalu Berarti Kesenjangan Ekonomi yang Rendah: Ada negara-negara dengan pendapatan nasional yang tinggi tetapi memiliki kesenjangan ekonomi yang tinggi. * Kebijakan Pemerintah untuk Meningkatkan Pendapatan Nasional Perlu Mempertimbangkan Dampaknya terhadap Kesenjangan Ekonomi: Kebijakan yang hanya fokus pada peningkatan pendapatan nasional tanpa memperhatikan kesenjangan ekonomi dapat memperparah kesenjangan tersebut. Kesimpulan: Pendapatan nasional dan kesenjangan ekonomi adalah dua konsep yang saling terkait dan penting untuk dipelajari. Pemerintah perlu merumuskan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan pendapatan nasional dan mengurangi kesenjangan ekonomi, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.


Iklan

Nanda R

Community

27 Juli 2024 09:10

Jawaban terverifikasi

<p>Pendapatan Nasional</p><p><strong>Pendapatan Nasional</strong> adalah total nilai dari semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara dalam periode waktu tertentu, biasanya satu tahun. Ini mencerminkan kapasitas ekonomi dan kekayaan suatu negara. Pendapatan Nasional digunakan untuk mengukur kinerja ekonomi dan standar hidup masyarakat. Ada beberapa istilah penting yang berkaitan dengan Pendapatan Nasional:</p><p><strong>Produk Domestik Bruto (PDB)</strong>:</p><ul><li><strong>Definisi</strong>: Nilai total dari semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam batas-batas negara dalam periode tertentu, tanpa memperhitungkan apakah faktor produksi dimiliki oleh warga negara atau asing.</li><li><strong>Rumus</strong>: PDB = Konsumsi + Investasi + Pengeluaran Pemerintah + Ekspor - Impor</li></ul><p><strong>Produk Nasional Bruto (PNB)</strong>:</p><ul><li><strong>Definisi</strong>: Nilai total barang dan jasa yang diproduksi oleh warga negara suatu negara, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. PNB memperhitungkan pendapatan yang diperoleh dari luar negeri dan mengurangi pendapatan yang dikirimkan ke luar negeri.</li><li><strong>Rumus</strong>: PNB = PDB + Pendapatan Neto dari Luar Negeri</li></ul><p><strong>Pendapatan Nasional Neto (PNN)</strong>:</p><ul><li><strong>Definisi</strong>: Pendapatan yang diperoleh setelah mengurangi penyusutan dari PNB. Penyusutan adalah penurunan nilai kapital yang digunakan dalam produksi.</li><li><strong>Rumus</strong>: PNN = PNB - Penyusutan</li></ul><p><strong>Pendapatan Per Kapita</strong>:</p><ul><li><strong>Definisi</strong>: Pendapatan nasional dibagi dengan jumlah penduduk. Ini memberikan gambaran tentang rata-rata pendapatan per orang.</li><li><strong>Rumus</strong>: Pendapatan Per Kapita = Pendapatan Nasional / Jumlah Penduduk</li></ul><p>Kesenjangan Ekonomi</p><p><strong>Kesenjangan Ekonomi</strong> merujuk pada perbedaan dalam distribusi pendapatan dan kekayaan antara individu atau kelompok dalam suatu negara. Kesenjangan ini dapat terlihat dalam berbagai bentuk dan mempengaruhi kesejahteraan sosial serta stabilitas ekonomi. Faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap kesenjangan ekonomi meliputi:</p><p><strong>Distribusi Pendapatan</strong>:</p><ul><li><strong>Definisi</strong>: Perbedaan dalam pendapatan yang diterima oleh individu atau rumah tangga. Kesenjangan ini dapat diukur menggunakan indeks seperti Indeks Gini atau Lorenz Curve.</li><li><strong>Contoh</strong>: Ada kelompok kecil dengan pendapatan sangat tinggi dan kelompok besar dengan pendapatan rendah.</li></ul><p><strong>Kesenjangan Kekayaan</strong>:</p><ul><li><strong>Definisi</strong>: Perbedaan dalam kepemilikan aset dan kekayaan, termasuk tanah, properti, dan investasi. Kesenjangan kekayaan sering kali lebih besar daripada kesenjangan pendapatan.</li><li><strong>Contoh</strong>: Beberapa individu atau keluarga memiliki banyak aset dan investasi, sementara yang lain tidak memiliki aset sama sekali.</li></ul><p><strong>Faktor Penyebab Kesenjangan Ekonomi</strong>:</p><ul><li><strong>Pendidikan dan Keterampilan</strong>: Perbedaan dalam akses ke pendidikan dan pelatihan dapat menyebabkan perbedaan pendapatan.</li><li><strong>Pasar Tenaga Kerja</strong>: Perbedaan dalam jenis pekerjaan, upah, dan peluang kerja dapat menyebabkan kesenjangan.</li><li><strong>Kebijakan Ekonomi</strong>: Kebijakan perpajakan, subsidi, dan jaminan sosial dapat mempengaruhi distribusi pendapatan dan kekayaan.</li><li><strong>Globalisasi</strong>: Perubahan dalam perdagangan internasional dan investasi asing dapat mempengaruhi kesenjangan ekonomi, baik positif maupun negatif.</li></ul><p><strong>Dampak Kesenjangan Ekonomi</strong>:</p><ul><li><strong>Sosial</strong>: Kesenjangan ekonomi dapat menyebabkan ketidakstabilan sosial, konflik, dan ketidakpuasan masyarakat.</li><li><strong>Ekonomi</strong>: Kesenjangan yang ekstrem dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dengan mengurangi daya beli dan konsumsi serta mengganggu stabilitas pasar.</li><li><strong>Politik</strong>: Kesenjangan ekonomi dapat mempengaruhi kebijakan politik dan menciptakan ketidaksetaraan dalam akses ke layanan publik dan hak-hak politik.</li></ul>

Pendapatan Nasional

Pendapatan Nasional adalah total nilai dari semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara dalam periode waktu tertentu, biasanya satu tahun. Ini mencerminkan kapasitas ekonomi dan kekayaan suatu negara. Pendapatan Nasional digunakan untuk mengukur kinerja ekonomi dan standar hidup masyarakat. Ada beberapa istilah penting yang berkaitan dengan Pendapatan Nasional:

Produk Domestik Bruto (PDB):

  • Definisi: Nilai total dari semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam batas-batas negara dalam periode tertentu, tanpa memperhitungkan apakah faktor produksi dimiliki oleh warga negara atau asing.
  • Rumus: PDB = Konsumsi + Investasi + Pengeluaran Pemerintah + Ekspor - Impor

Produk Nasional Bruto (PNB):

  • Definisi: Nilai total barang dan jasa yang diproduksi oleh warga negara suatu negara, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. PNB memperhitungkan pendapatan yang diperoleh dari luar negeri dan mengurangi pendapatan yang dikirimkan ke luar negeri.
  • Rumus: PNB = PDB + Pendapatan Neto dari Luar Negeri

Pendapatan Nasional Neto (PNN):

  • Definisi: Pendapatan yang diperoleh setelah mengurangi penyusutan dari PNB. Penyusutan adalah penurunan nilai kapital yang digunakan dalam produksi.
  • Rumus: PNN = PNB - Penyusutan

Pendapatan Per Kapita:

  • Definisi: Pendapatan nasional dibagi dengan jumlah penduduk. Ini memberikan gambaran tentang rata-rata pendapatan per orang.
  • Rumus: Pendapatan Per Kapita = Pendapatan Nasional / Jumlah Penduduk

Kesenjangan Ekonomi

Kesenjangan Ekonomi merujuk pada perbedaan dalam distribusi pendapatan dan kekayaan antara individu atau kelompok dalam suatu negara. Kesenjangan ini dapat terlihat dalam berbagai bentuk dan mempengaruhi kesejahteraan sosial serta stabilitas ekonomi. Faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap kesenjangan ekonomi meliputi:

Distribusi Pendapatan:

  • Definisi: Perbedaan dalam pendapatan yang diterima oleh individu atau rumah tangga. Kesenjangan ini dapat diukur menggunakan indeks seperti Indeks Gini atau Lorenz Curve.
  • Contoh: Ada kelompok kecil dengan pendapatan sangat tinggi dan kelompok besar dengan pendapatan rendah.

Kesenjangan Kekayaan:

  • Definisi: Perbedaan dalam kepemilikan aset dan kekayaan, termasuk tanah, properti, dan investasi. Kesenjangan kekayaan sering kali lebih besar daripada kesenjangan pendapatan.
  • Contoh: Beberapa individu atau keluarga memiliki banyak aset dan investasi, sementara yang lain tidak memiliki aset sama sekali.

Faktor Penyebab Kesenjangan Ekonomi:

  • Pendidikan dan Keterampilan: Perbedaan dalam akses ke pendidikan dan pelatihan dapat menyebabkan perbedaan pendapatan.
  • Pasar Tenaga Kerja: Perbedaan dalam jenis pekerjaan, upah, dan peluang kerja dapat menyebabkan kesenjangan.
  • Kebijakan Ekonomi: Kebijakan perpajakan, subsidi, dan jaminan sosial dapat mempengaruhi distribusi pendapatan dan kekayaan.
  • Globalisasi: Perubahan dalam perdagangan internasional dan investasi asing dapat mempengaruhi kesenjangan ekonomi, baik positif maupun negatif.

Dampak Kesenjangan Ekonomi:

  • Sosial: Kesenjangan ekonomi dapat menyebabkan ketidakstabilan sosial, konflik, dan ketidakpuasan masyarakat.
  • Ekonomi: Kesenjangan yang ekstrem dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dengan mengurangi daya beli dan konsumsi serta mengganggu stabilitas pasar.
  • Politik: Kesenjangan ekonomi dapat mempengaruhi kebijakan politik dan menciptakan ketidaksetaraan dalam akses ke layanan publik dan hak-hak politik.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermatilah puisi " Aku " Karya CHAIRIL ANWAR benkut ini! Aku Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak pertu sedu sedan itu Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Tema puisi di atas adalah.... A. ketekunan dan kemauan seseorang dalam memperjuangan hak dirinya B. kemauan untuk hidup tenang tanpa beban C. kegigihan sesorang dalam mendapatkan cinta sejati D. seseorang yang tidak mau diganggu oleh siapapun E. kepasrahan kepada keadaan yang sedang terjadi

24

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

14

0.0

Jawaban terverifikasi