Luna M

08 April 2023 01:35

Iklan

Luna M

08 April 2023 01:35

Pertanyaan

Tolong jawaban secepatnya...

Tolong jawaban secepatnya... 

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

02

:

03

Klaim

1

2


Iklan

Akbar E

21 April 2023 04:15

Diketahui: - Perbandingan kumparan primer dan sekunder: 800:200 - Efisiensi: 60% - Tegangan primer: 200 V - Daya input: 1400 W Ditanyakan: - Tegangan sekunder - Arus sekunder - Daya output Langkah-langkah penyelesaian: 1. Hitung tegangan sekunder Perbandingan kumparan primer dan sekunder adalah 800:200, sehingga rasio tegangan adalah sama dengan rasio jumlah kumparan, yaitu 800/200 = 4. Oleh karena itu, tegangan sekunder adalah: Tegangan sekunder = Tegangan primer / rasio tegangan Tegangan sekunder = 200 V / 4 Tegangan sekunder = 50 V 2. Hitung arus sekunder Untuk menghitung arus sekunder, kita perlu menggunakan rumus daya: Daya input x Efisiensi = Daya output 1400 W x 0,6 = Daya output 840 W = Daya output Kemudian, kita dapat menggunakan rumus daya untuk menghitung arus sekunder: Daya output = Tegangan sekunder x Arus sekunder 840 W = 50 V x Arus sekunder Arus sekunder = 840 W / 50 V Arus sekunder = 16,8 A 3. Hitung daya output Daya output sudah dihitung sebelumnya, yaitu sebesar 840 W. Dengan demikian, tegangan sekunder adalah 50 V, arus sekunder adalah 16,8 A, dan daya output adalah 840 W.


Iklan

Rezky P

26 Oktober 2023 03:02

<p>Untuk menentukan tegangan sekunder, arus sekunder, dan daya output pada transformator, kita dapat menggunakan rumus-rumus berikut:</p><p>&nbsp;</p><ol><li><strong>Tegangan Sekunder (Vs)</strong>: Tegangan sekunder (Vs) dapat dihitung dengan rumus berikut: &nbsp;Vs = (Perbandingan kumparan sekunder/primary) x Tegangan primer Vs = (200/800) x 200 V Vs = 0.25 x 200 V Vs = 50 V</li></ol><p>Jadi, tegangan sekunder adalah 50 V.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>2.Arus Sekunder (Is)</strong>: Arus sekunder (Is) dapat dihitung dengan menggunakan rumus:&nbsp;</p><p>Daya input (Pin) = Tegangan primer (Vp) x Arus primer (Ip)&nbsp;</p><p>Kita sudah tahu daya input (Pin) = 1400 W dan tegangan primer (Vp) = 200 V. Kita ingin mencari Is.</p><p>1400 W = 200 V x Is</p><p>Is = 1400 W / 200 V Is = 7 A</p><p>Jadi, arus sekunder adalah 7 A.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>3.Daya Output (Pout)</strong>: Daya output (Pout) dapat dihitung dengan rumus: Pout = (Efisiensi) x (Daya input) Pout&nbsp;</p><p>= 0.60 x 1400 W Pout = 840 W</p><p>Jadi, daya output adalah 840 W.</p>

Untuk menentukan tegangan sekunder, arus sekunder, dan daya output pada transformator, kita dapat menggunakan rumus-rumus berikut:

 

  1. Tegangan Sekunder (Vs): Tegangan sekunder (Vs) dapat dihitung dengan rumus berikut:  Vs = (Perbandingan kumparan sekunder/primary) x Tegangan primer Vs = (200/800) x 200 V Vs = 0.25 x 200 V Vs = 50 V

Jadi, tegangan sekunder adalah 50 V.

 

2.Arus Sekunder (Is): Arus sekunder (Is) dapat dihitung dengan menggunakan rumus: 

Daya input (Pin) = Tegangan primer (Vp) x Arus primer (Ip) 

Kita sudah tahu daya input (Pin) = 1400 W dan tegangan primer (Vp) = 200 V. Kita ingin mencari Is.

1400 W = 200 V x Is

Is = 1400 W / 200 V Is = 7 A

Jadi, arus sekunder adalah 7 A.

 

3.Daya Output (Pout): Daya output (Pout) dapat dihitung dengan rumus: Pout = (Efisiensi) x (Daya input) Pout 

= 0.60 x 1400 W Pout = 840 W

Jadi, daya output adalah 840 W.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Berapa kalor yang dilepaskan 40 g besi jika suhunya turun dari 90°C menjadi 60°C? (kalor jenis besi 450 J/kg °C)

8

5.0

Jawaban terverifikasi