Ananya P

27 Mei 2025 11:19

Iklan

Ananya P

27 Mei 2025 11:19

Pertanyaan

tolong dijawab yaa

tolong dijawab yaa

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

44

:

10

Klaim

4

2


Iklan

Bagus A

29 Mei 2025 06:24

Untuk mempengaruhi opini internasional dan menampilkan bahwa tindakan militer tersebut adalah upaya internal (bukan agresi) untuk memulihkan ketertiban di wilayah yang dianggap bagian dari Hindia Belanda, serta untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak memiliki legitimasi sebagai negara merdeka


Iklan

Azza. A

15 Juni 2025 10:46

<p>Tujuan utama Belanda menggunakan istilah "aksi polisional" dalam Agresi Militer I dan menunjuk Abdulkadir Widjojoatmodjo sebagai ketua delegasi dalam Perundingan Renville adalah:</p><p><br>*Menegaskan bahwa itu adalah masalah internal: Dengan menggunakan istilah "aksi polisional" (atau "aksi gendarmerie"), Belanda berusaha mengesankan bahwa tindakan militer yang mereka lakukan bukanlah perang antarnegara, melainkan sekadar tindakan penertiban keamanan internal di wilayahnya sendiri. Ini bertujuan untuk menghindari intervensi internasional dan menunjukkan bahwa Republik Indonesia belum diakui sebagai negara berdaulat penuh.</p><p><br>*Mendelegitimasi Republik Indonesia: Istilah ini secara implisit menyatakan bahwa Republik Indonesia hanyalah "gerombolan" atau "pemberontak" yang perlu ditertibkan, bukan sebuah pemerintahan yang sah. Ini adalah upaya untuk melemahkan posisi politik dan diplomatik Republik Indonesia di mata dunia.</p><p><br>*Memperkuat klaim teritorial: Dengan menganggap tindakan militer sebagai "aksi polisional", Belanda ingin menegaskan kembali klaimnya atas wilayah Indonesia sebagai bagian dari Kerajaan Belanda, dan bukan sebagai wilayah negara merdeka yang berdaulat.</p><p><br>*Membuat Perundingan Renville terkesan sebagai "negosiasi internal": Penunjukan Abdulkadir Widjojoatmodjo (seorang Indonesia yang bekerja untuk Belanda) sebagai ketua delegasi Belanda dalam Perundingan Renville juga merupakan bagian dari strategi ini. Hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa perundingan tersebut adalah antara pemerintah Belanda dengan "perwakilannya" di Indonesia, bukan antara dua negara berdaulat yang setara. Tujuannya adalah untuk menekan Indonesia agar menerima konsesi yang lebih besar dan melemahkan posisi negosiasi Republik Indonesia.<br>&nbsp;</p>

Tujuan utama Belanda menggunakan istilah "aksi polisional" dalam Agresi Militer I dan menunjuk Abdulkadir Widjojoatmodjo sebagai ketua delegasi dalam Perundingan Renville adalah:


*Menegaskan bahwa itu adalah masalah internal: Dengan menggunakan istilah "aksi polisional" (atau "aksi gendarmerie"), Belanda berusaha mengesankan bahwa tindakan militer yang mereka lakukan bukanlah perang antarnegara, melainkan sekadar tindakan penertiban keamanan internal di wilayahnya sendiri. Ini bertujuan untuk menghindari intervensi internasional dan menunjukkan bahwa Republik Indonesia belum diakui sebagai negara berdaulat penuh.


*Mendelegitimasi Republik Indonesia: Istilah ini secara implisit menyatakan bahwa Republik Indonesia hanyalah "gerombolan" atau "pemberontak" yang perlu ditertibkan, bukan sebuah pemerintahan yang sah. Ini adalah upaya untuk melemahkan posisi politik dan diplomatik Republik Indonesia di mata dunia.


*Memperkuat klaim teritorial: Dengan menganggap tindakan militer sebagai "aksi polisional", Belanda ingin menegaskan kembali klaimnya atas wilayah Indonesia sebagai bagian dari Kerajaan Belanda, dan bukan sebagai wilayah negara merdeka yang berdaulat.


*Membuat Perundingan Renville terkesan sebagai "negosiasi internal": Penunjukan Abdulkadir Widjojoatmodjo (seorang Indonesia yang bekerja untuk Belanda) sebagai ketua delegasi Belanda dalam Perundingan Renville juga merupakan bagian dari strategi ini. Hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa perundingan tersebut adalah antara pemerintah Belanda dengan "perwakilannya" di Indonesia, bukan antara dua negara berdaulat yang setara. Tujuannya adalah untuk menekan Indonesia agar menerima konsesi yang lebih besar dan melemahkan posisi negosiasi Republik Indonesia.
 


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

sertakan cara yang simple yaa ka master teacher 🤍

61

4.0

Jawaban terverifikasi