Nailah A
01 November 2024 00:49
Iklan
Nailah A
01 November 2024 00:49
Pertanyaan
tolong bantu kerjakan 🙏

1
2
Iklan
Ahmad F
06 Desember 2024 12:29
1. Karena saat terjadi persilangan rasio tidak sepenuhnya mengikuti hukum pewarisan Mendel yang klasik ( mendel ke dua 9:3:3:1). Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor biologis yang memengaruhi pola pewarisan sifat
2. a) ABC, AbC
b) KLMN, KLMn, KLmN, KLmn, kLMN, kLMn, kLmN, kLmn
3. P1 : M1M1M2m2 x M1M1m2m2
G : M1M2 M1m2
M1m2
F1 : M1M1M2m2
M1M1m2m2
Genotip : M1M1M2m2 dan M1M1m2m2
Fenotip : Merah (Merah muda)
4. P1: AABb x Aabb
G : AB Ab
Ab ab
F1 : AABb (ungu)
AaBb (ungu)
AAbb (merah)
Aabb (merah)
Presentase bunga putih adalah 0%
5. P1: XcbY >< XCBXCB (hereditas buta warna)
G : Xcb XCB
Y
F1 : XcbXCB ( wanita pembawa) 50%
XCBY ( laki-laki normal) 50%
P1 : iAiB x iAiO (hereditas golongan darah)
G : iA iA
iB iO
F1: iAiA (A) 25%
iAiO (A) 25%
iAiB (AB) 25%
IBiO (B) 25%
Rasio Fenotip:
1. Penglihatan warna
Normal (100%): 50% perempuan carrier, 50% laki-laki normal.
2. Golongan darah:
A : AB : B = 2 : 1 : 1.
Rasio Genotip:
1.Penglihatan warna:
XcbXCB : XCBY = 1 : 1.
2. Golongan darah:
IAIA : IAIO : IAIB : IBIO = 1 : 1 : 1 : 1.
6. P1: ccPp x CCPP
G: cP CP
cp
F1: CcPP (ungu)
CcPp (ungu)
Rasio genotip
1. C_P_ = 1
Rasio fenotip
1. Ungu = 2
· 5.0 (1)
Iklan
Rihizz R
20 Januari 2025 15:30
1. Penyimpangan semu hukum Mendel terjadi karena interaksi genetik (seperti dominansi tidak lengkap atau epistasis), pengaruh faktor lingkungan, lokus multigenik, dan linkage genetik.
2. a. Genotipe AA Bb CC menghasilkan gamet:
ABC dan AbC
b. Genotipe Kk LL Mm Nn menghasilkan gamet:
KLMN, KLmN, KLmn, KLMn, kLMN, kLmN, kLmn, kLMn
3. Untuk persilangan antara gandum warna merah (M, M, M, m) dan gandum merah sedang (M, M, m, m):
Genotipe:
Fenotipe:
4. Untuk menyelesaikan masalah ini, kita dapat menggunakan hukum pewarisan Mendel.
Langkah-langkah:
Gamete yang dihasilkan:
Persilangan: Menyilangkan gamet dari AABb dengan gamet dari Aabb menghasilkan kemungkinan keturunan berikut:
Genotipe keturunan:
Fenotipe:
Hasil: Tidak ada bunga linaria yang berwarna putih dalam persilangan ini.
5. Genotipe dan Fenotipe F1:
a. Anak laki-laki (XY):
Normal: 50% kemungkinan (XᴬYIᴬ, XᴬYIᴮ)
Buta warna: 50% kemungkinan (XᵇYIᴬ, XᵇYIᴮ)
b. Anak perempuan (XX):
Normal: 50% kemungkinan (XᴬXᵇIᴬ, XᴬXᵇIᴮ)
Buta warna: 50% kemungkinan (XᵇXᵇIᴬ, XᵇXᵇIᴮ)
6. Untuk persilangan antara bunga Atyrus odoratus putih (ccPp) dan Atyrus odoratus ungu (CCpp), kita akan menganalisisnya berdasarkan genotipe dan kemungkinan keturunannya.
Genotipe:
Fenotipe:
F7 Komplementer adalah generasi yang lebih lanjut dari persilangan ini dan memerlukan analisis lebih lanjut tentang kemungkinan penyilangan pada generasi tersebut. Namun, berdasarkan hasil F1, kita bisa mengatakan bahwa bunga ungu dan putih akan tetap muncul pada keturunan F7.
· 5.0 (1)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!