Syifameisa S

30 Agustus 2023 12:23

Iklan

Syifameisa S

30 Agustus 2023 12:23

Pertanyaan

Tolong bantu jawb

Tolong bantu jawb

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

14

:

09

:

08

Klaim

7

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Sahel S

03 September 2023 02:44

Jawaban terverifikasi

<p>Perbedaan Seni Rupa Interior dan Eksterior Bangunan di Indonesia pada Jaman Dahulu dan Sekarang:</p><p>Jaman Dahulu:<br>1. Interior: Pada zaman dahulu, seni rupa interior bangunan di Indonesia cenderung didominasi oleh dekorasi tradisional dengan sentuhan etnis dan budaya lokal. Contohnya adalah penggunaan ukiran kayu, sulaman, dan anyaman yang digunakan untuk menghias dinding, langit-langit, dan furnitur.<br>2. Eksterior: Desain eksterior pada bangunan zaman dahulu biasanya memiliki arsitektur yang mencerminkan budaya dan adat istiadat setempat. Contohnya adalah atap bertingkat dengan ornamen ukiran khas daerah, relung-relung, dan giri-giri pada bentuk bangunan.</p><p>Sekarang:<br>1. Interior: Seni rupa interior bangunan di Indonesia saat ini telah mengalami perubahan signifikan dengan adanya pengaruh modernisasi dan globalisasi. Desain interior kini lebih terbuka terhadap gaya dan tren internasional. Contohnya, penggunaan materi dan perabot modern, seperti kaca, logam, dan penerapan konsep minimalis.<br>2. Eksterior: Desain eksterior bangunan saat ini menggabungkan elemen tradisional dan modern. Terdapat penggunaan material yang lebih variatif, seperti kaca, beton, dan logam dengan sentuhan ornamen kontemporer. Selain itu, ada juga penggunaan elemen arsitektur yang lebih fungsional, seperti desain bangunan yang ramah lingkungan.</p><p>Contoh Seni Rupa Interior dan Eksterior di Indonesia:<br>1. Interior: Salah satu contoh seni rupa interior yang terkenal di Indonesia adalah ukiran kayu pada dinding dan furnitur dalam arsitektur tradisional Jawa. Selain itu, seni batik digunakan dalam elemen dekoratif, seperti gorden dan taplak meja.<br>2. Eksterior: Contoh seni rupa eksterior di Indonesia adalah ornamen batik pada dinding luar bangunan, seperti pintu gerbang atau tembok. Selain itu, seni ukir dan relief juga sering digunakan sebagai elemen dekoratif pada bagian luar bangunan.</p><p>Perkembangan seni rupa interior dan eksterior di Indonesia mencerminkan perubahan budaya, teknologi, dan tren desain arsitektur yang terjadi dari masa ke masa.</p>

Perbedaan Seni Rupa Interior dan Eksterior Bangunan di Indonesia pada Jaman Dahulu dan Sekarang:

Jaman Dahulu:
1. Interior: Pada zaman dahulu, seni rupa interior bangunan di Indonesia cenderung didominasi oleh dekorasi tradisional dengan sentuhan etnis dan budaya lokal. Contohnya adalah penggunaan ukiran kayu, sulaman, dan anyaman yang digunakan untuk menghias dinding, langit-langit, dan furnitur.
2. Eksterior: Desain eksterior pada bangunan zaman dahulu biasanya memiliki arsitektur yang mencerminkan budaya dan adat istiadat setempat. Contohnya adalah atap bertingkat dengan ornamen ukiran khas daerah, relung-relung, dan giri-giri pada bentuk bangunan.

Sekarang:
1. Interior: Seni rupa interior bangunan di Indonesia saat ini telah mengalami perubahan signifikan dengan adanya pengaruh modernisasi dan globalisasi. Desain interior kini lebih terbuka terhadap gaya dan tren internasional. Contohnya, penggunaan materi dan perabot modern, seperti kaca, logam, dan penerapan konsep minimalis.
2. Eksterior: Desain eksterior bangunan saat ini menggabungkan elemen tradisional dan modern. Terdapat penggunaan material yang lebih variatif, seperti kaca, beton, dan logam dengan sentuhan ornamen kontemporer. Selain itu, ada juga penggunaan elemen arsitektur yang lebih fungsional, seperti desain bangunan yang ramah lingkungan.

Contoh Seni Rupa Interior dan Eksterior di Indonesia:
1. Interior: Salah satu contoh seni rupa interior yang terkenal di Indonesia adalah ukiran kayu pada dinding dan furnitur dalam arsitektur tradisional Jawa. Selain itu, seni batik digunakan dalam elemen dekoratif, seperti gorden dan taplak meja.
2. Eksterior: Contoh seni rupa eksterior di Indonesia adalah ornamen batik pada dinding luar bangunan, seperti pintu gerbang atau tembok. Selain itu, seni ukir dan relief juga sering digunakan sebagai elemen dekoratif pada bagian luar bangunan.

Perkembangan seni rupa interior dan eksterior di Indonesia mencerminkan perubahan budaya, teknologi, dan tren desain arsitektur yang terjadi dari masa ke masa.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

sebagaian siswa diharuskan untuk melihat, mengamati, menilai suatu pentas seni. Kegiatan tersebut disebut….

4

0.0

Jawaban terverifikasi