Chika C
06 Januari 2026 05:10
Iklan
Chika C
06 Januari 2026 05:10
Pertanyaan
Tolong bantu jawab soal berikut:
Uraikan perbedaan olahraga aerobik dan anaerobik berdasarkan mekanisme metabolisme energi, karakteristik gerakan, dampak terhadap sistem pernapasan dan kardiovaskular, serta tujuan latihan
3
1
Iklan
Naumira A
01 Februari 2026 17:07
Perbedaan Olahraga Aerobik dan Anaerobik
1. Mekanisme Metabolisme Energi
- Aerobik: Menggunakan oksigen untuk memecah karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi (ATP) melalui proses siklus Krebs dan fosforilasi oksidatif. Metabolisme ini efisien dan menghasilkan energi dalam jumlah besar secara berkelanjutan.
- Anaerobik: Tidak menggunakan oksigen secara langsung. Ada dua jenis utama:
- Alaktat (power): Menggunakan ATP dan fosfokreatin yang tersimpan di otot untuk menghasilkan energi dalam waktu sangat singkat.
- Laktat (lactic acid): Memecah karbohidrat menjadi energi dan asam laktat ketika oksigen tidak mencukupi, menghasilkan energi dalam jumlah terbatas dan menyebabkan kelelahan cepat.
2. Karakteristik Gerakan
- Aerobik: Gerakan berirama, berulang, dan melibatkan banyak kelompok otot besar. Intensitas sedang hingga rendah dengan durasi panjang (minimal 20-30 menit). Contoh: berlari santai, bersepeda, berenang, jalan cepat.
- Anaerobik: Gerakan berintensitas tinggi, durasi pendek (beberapa detik hingga 2 menit), dan seringkali bersifat eksplosif. Melibatkan kontraksi otot yang kuat dan cepat. Contoh: angkat beban, sprint pendek, lompat jauh, tinju.
3. Dampak terhadap Sistem Pernapasan dan Kardiovaskular
Aerobik:
- Meningkatkan kapasitas paru-paru (volume udara yang dapat dihirup dan dikeluarkan) dan efisiensi pertukaran gas oksigen-karbon dioksida.
- Memperkuat jantung, menurunkan detak jantung istirahat dan detak jantung maksimal, serta meningkatkan volume darah yang dipompa per kontraksi jantung (volume ejeksi setiap denyut). Juga meningkatkan kepadatan pembuluh darah di otot.
Anaerobik:
- Meningkatkan frekuensi pernapasan secara sementara saat aktivitas berlangsung, namun tidak memberikan perbaikan jangka panjang pada kapasitas paru-paru secara signifikan.
- Meningkatkan tekanan darah dan detak jantung secara drastis selama aktivitas, namun jangka panjang dapat meningkatkan kekuatan otot jantung dan efisiensi sistem pembuluh darah untuk mendukung aktivitas intens tinggi.
4. Tujuan
Aerobik:
- Meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan daya tahan tubuh.
- Membakar kalori dan mengelola berat badan.
- Menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi.
- Meningkatkan kesehatan mental dengan mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.
Anaerobik:
- Meningkatkan massa otot, kekuatan, dan daya ledak otot.
- Meningkatkan kepadatan tulang dan kekuatan tulang.
- Meningkatkan metabolisme istirahat (karena otot lebih banyak membakar kalori bahkan saat tidak aktif).
- Meningkatkan kinerja dalam aktivitas yang membutuhkan kekuatan dan kecepatan.
Β· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!