Rahmat S

16 Januari 2023 07:23

Iklan

Rahmat S

16 Januari 2023 07:23

Pertanyaan

Tokoh yang tidak terkait dengan pemberontakan tentara hizbullah adalah ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

27

:

10

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

W. Ega

31 Januari 2023 09:57

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya adalah tokoh-tokoh yang terlibat dalam pemberontakan Hizbulloh, adalah Kartosuwiryo, Ibnu Hajar, Kahar Muzakar, dan Amir Fatah.</p><p>&nbsp;</p><p>Tentara Hizbullah adalah tentara rakyat yang pada awalnya ikut mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Akan tetapi, mereka tidak mau pindah bersama TNI ke Jawa Tengah sesuai Perjanjian Renville. Mereka menganggap hal tersebut merupakan pengkhianatan atas perjuangan rakyat Jawa Barat dan perjuangan kemerdekaan. Pada akhirnya, mereka tergabung dalam Tentara Islam Indonesia di bawah pimpinan Kartosuwiryo. Selain Jawa Barat, tentara ini tersebar di wilayah lainnya, salah satunya adalah Kalimantan Selatan. Oleh Kartosuwiryo, Ibnu Hadjar diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Tentara Islam (APTI) yang bertugas di wilayah Kalimantan Selatan.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Pemberontakan DI/TII yang ada di Sulawesi Selatan dipimpin oleh Kahar Muzakar. Pemberontakan ini dilatarbelakangi karena ketidakpuasan para bekas tentara Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS) terhadap kebijakan restrukturisasi dan rasionalisasi. Pada tanggal 7 Agustus 1953, Letnan Kolonel Kahar Muzakkar menyatakan diri sebagai bagian dari DI/TII Kartosuwiryo. TNI mengirimkan pasukan dari Divisi Siliwangi dibawah pimpinan Gatot Soebroto dalam operasi militer tersebut. Pemberontakan Kahar Muzakar cukup sulit untuk ditumpas, mengingat pasukan Kahar Muzakar sangat mengenal medan pertempuran.</p><p>&nbsp;</p><p>Amir Fatah merupakan tokoh yang mempelopori lahirnya DI/TII Jawa Tengah. Semula Amir bersikap setia pada pemerintah RI, namun kemudian sikapnya berubah dengan mendukung Gerakan DI/TII. Perubahan sikap tersebut disebabkan oleh beberapa alasan. Pertama, terdapat persamaan ideologi antara Amir Fatah dengan S.M. Kartosuwiryo, yaitu keduanya menjadi pendukung setia Ideologi Islam. Kedua, Amir Fatah dan para pendukungnya menganggap bahwa aparatur Pemerintah RI dan TNI yang bertugas di daerah Tegal-Brebes telah terpengaruh oleh "orang-orang Kiri", dan mengganggu perjuangan umat Islam. Ketiga, adanya pengaruh "orang-orang Kiri" tersebut.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawabannya adalah tokoh-tokoh yang terlibat dalam pemberontakan Hizbulloh, adalah Kartosuwiryo, Ibnu Hajar, Kahar Muzakar, dan Amir Fatah.</p>

Jawabannya adalah tokoh-tokoh yang terlibat dalam pemberontakan Hizbulloh, adalah Kartosuwiryo, Ibnu Hajar, Kahar Muzakar, dan Amir Fatah.

 

Tentara Hizbullah adalah tentara rakyat yang pada awalnya ikut mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Akan tetapi, mereka tidak mau pindah bersama TNI ke Jawa Tengah sesuai Perjanjian Renville. Mereka menganggap hal tersebut merupakan pengkhianatan atas perjuangan rakyat Jawa Barat dan perjuangan kemerdekaan. Pada akhirnya, mereka tergabung dalam Tentara Islam Indonesia di bawah pimpinan Kartosuwiryo. Selain Jawa Barat, tentara ini tersebar di wilayah lainnya, salah satunya adalah Kalimantan Selatan. Oleh Kartosuwiryo, Ibnu Hadjar diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Tentara Islam (APTI) yang bertugas di wilayah Kalimantan Selatan. 

 

Pemberontakan DI/TII yang ada di Sulawesi Selatan dipimpin oleh Kahar Muzakar. Pemberontakan ini dilatarbelakangi karena ketidakpuasan para bekas tentara Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS) terhadap kebijakan restrukturisasi dan rasionalisasi. Pada tanggal 7 Agustus 1953, Letnan Kolonel Kahar Muzakkar menyatakan diri sebagai bagian dari DI/TII Kartosuwiryo. TNI mengirimkan pasukan dari Divisi Siliwangi dibawah pimpinan Gatot Soebroto dalam operasi militer tersebut. Pemberontakan Kahar Muzakar cukup sulit untuk ditumpas, mengingat pasukan Kahar Muzakar sangat mengenal medan pertempuran.

 

Amir Fatah merupakan tokoh yang mempelopori lahirnya DI/TII Jawa Tengah. Semula Amir bersikap setia pada pemerintah RI, namun kemudian sikapnya berubah dengan mendukung Gerakan DI/TII. Perubahan sikap tersebut disebabkan oleh beberapa alasan. Pertama, terdapat persamaan ideologi antara Amir Fatah dengan S.M. Kartosuwiryo, yaitu keduanya menjadi pendukung setia Ideologi Islam. Kedua, Amir Fatah dan para pendukungnya menganggap bahwa aparatur Pemerintah RI dan TNI yang bertugas di daerah Tegal-Brebes telah terpengaruh oleh "orang-orang Kiri", dan mengganggu perjuangan umat Islam. Ketiga, adanya pengaruh "orang-orang Kiri" tersebut.

 

Dengan demikian, jawabannya adalah tokoh-tokoh yang terlibat dalam pemberontakan Hizbulloh, adalah Kartosuwiryo, Ibnu Hajar, Kahar Muzakar, dan Amir Fatah.


Juki I

07 Desember 2023 00:50

Lain yg di tanya lain pula yg dijwb nya

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi