Vira R

15 Juli 2022 13:19

Iklan

Vira R

15 Juli 2022 13:19

Pertanyaan

tokoh yang meluncurkan progam lompatan besar ke depan” (great leap forward), yang membagi cina menjadi 26.000 komune, dengan tujuan menghapus hak milik pribadi atas penghasilan-penghasilan besar dalam bidang pertanian dan industri, adalah.... (1) chiang kali shek (2) zhang banniu (3) deg xioping (4) mao zedong

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

48

:

52

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

T. Teaching.Assistant.Shilvii

21 Desember 2022 12:37

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang paling tepat adalah (4) mao zedong</p><p>&nbsp;</p><p>Lompatan Jauh ke Depan adalah dorongan Mao Zedong untuk mengubah China dari masyarakat agraris ke masyarakat industri modern dalam waktu lima tahun.</p><p>&nbsp;</p><p>Antara tahun 1958 dan 1960 jutaan warga Tiongkok dipindahkan ke komune. Beberapa diatnaranya dikirim ke koperasi pertanian, sementara lainnya bekerja di pabrik. Anak-anak diambil dari orangtua mereka dan dimasukkan ke pusat pengasuhan anak untuk dirawat pekerja yang diberi tugas tersebut. Adanya kondis tersebut membuat Mao berharap dapat meningkatkan hasil pertanian China sambil menarik pekerja dari pertanian ke manufaktur. Selain itu, Mao juga ingin membebaskan China dari kebutuhan untuk mengimpor baja dan mesin. Dia mendorong orang untuk mendirikan tungku baha di halaman belakang. Setiap keluarga harus memenuhi kuota produksi baja.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Hasilnya dalam beberapa tahun, Lompataan Jauh ke Depan justru menyebabkan kerusahan besar-besaran. Rencana pembangunan baja justru menyebakan kerusakan lingkungam. Penanaman yang padat justru menghilangkan zat hara tanah.</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjabaran di atas dapat diketahui jika jawaban yang paling tepat adalah (4) mao zedong</p>

Jawaban yang paling tepat adalah (4) mao zedong

 

Lompatan Jauh ke Depan adalah dorongan Mao Zedong untuk mengubah China dari masyarakat agraris ke masyarakat industri modern dalam waktu lima tahun.

 

Antara tahun 1958 dan 1960 jutaan warga Tiongkok dipindahkan ke komune. Beberapa diatnaranya dikirim ke koperasi pertanian, sementara lainnya bekerja di pabrik. Anak-anak diambil dari orangtua mereka dan dimasukkan ke pusat pengasuhan anak untuk dirawat pekerja yang diberi tugas tersebut. Adanya kondis tersebut membuat Mao berharap dapat meningkatkan hasil pertanian China sambil menarik pekerja dari pertanian ke manufaktur. Selain itu, Mao juga ingin membebaskan China dari kebutuhan untuk mengimpor baja dan mesin. Dia mendorong orang untuk mendirikan tungku baha di halaman belakang. Setiap keluarga harus memenuhi kuota produksi baja. 

 

Hasilnya dalam beberapa tahun, Lompataan Jauh ke Depan justru menyebabkan kerusahan besar-besaran. Rencana pembangunan baja justru menyebakan kerusakan lingkungam. Penanaman yang padat justru menghilangkan zat hara tanah.

 

Berdasarkan penjabaran di atas dapat diketahui jika jawaban yang paling tepat adalah (4) mao zedong


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

24

5.0

Jawaban terverifikasi