Lily S

01 April 2022 13:47

Iklan

Lily S

01 April 2022 13:47

Pertanyaan

Tetes gerimis masih jatuh datam rombongan-rombongan kecil, seperti tertib peziarah di petilasan, ketika seorang tua yang sudah pensiun cukup lama menyeberang dengan tangan kanan membawa bungkusan. Tiga karyawan sebuah perusahaan bercakap di sisi kiriku seperti tiga radio. Yang seorang menatap tekun LCD *smartphone*, lainnya mengamati iklan di dinding halte, dan seorang lainnya seporti tukang obral yang rajin mengelilingkan matanya. Beberapa klakson tertiengar, kakek pensiunan sudah menyeberangi sepertiga jalan, saat sebuah motor yang masih baru cicilannya meliuk dengan gerengan mesin yang telah diubah. Satu suara memekik dari dalam sebuah angkot. Lalu suara keras mengejutkan, benturan menyakitkan benda-benda keras dan lunak. Sejenak semua suara hilang, kepala-kepala berpaling, mata terdiam, hati tercekat: motor cicilan baru itu terseruduk angkot yang sedang keras menyalip. Tubuh pengendara motor terbang seperti potongan kertas koran, bodi motor meluncur deras berderit di aspal dengan laju 30 km/jam, dan menghantam satu tubuh yang rapuh. Kakek pensiunan memejam matanya pasrah ketika pengendara motor berdebam di aspal basah yang ia warnai dengan darah kental dari kepalanya. Siang mulai rubuh, ketika waktu yang pucat terpaku di pecah teriakan, seruan, jentan dan gerak cepat beberapa orang menuju titik-titik kejadian. Dengan refleks wajar, aku melaju ke arah tubuh tua pensiunan. Dia jatuh lemas, tapi tanpa luka. Kubopong ia ke tepi, memberinya air putih yang dibawa dalam bungkusannya dan kembali pada seorang ibu dengan tubuh rapuhnya menampung luncuran bodi motor tadi. Aku coba mengangkatnya, tapi membuat tasnya terjatuh dengan isi berserak yang memperlihatkan plastik obat. Aku memandang wajah wanita yang bertele di lengan kananku. Matanya rapat terpejam bagai kuburan. Tetes gerimis terakhir jatuh sendiri di ujung mataku yang sepi. Dikutip dari: Radhar Panca Dahana. "Jalan Sunyi Kota Mati" dalam Di Tubuh Tama, dalam Rahim Pohon, Jakarta, Kompas, 2015. 2. Tentukan latar beserta bukti yang terdapat dalam kutspan teks corpen tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

08

:

10

Klaim

12

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Naufalia,

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

01 April 2022 17:19

Jawaban terverifikasi

Hallo Lily. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Latar pada cerita tersebut adalah di persimpangan jalan dekat halte (latar tempat), pada sore hari (waktu), dan suasananya mengejutkan dan menegangkan. Mari cermati pembahasan berikut ini! Unsur intrinsik adalah unsur yang wajib dan harus ada di dalam karya sastra, khususnya novel, cerita pendek, cerita bersambung, dan lain sebagainya. Unsur intrinsik dalam sebuah teks cerita di antaranya: 1. Tema, yaitu inti cerita atau ide yang paling mendasar untuk mengembangkan suatu cerita. 2. Alur, yaitu jalan cerita yang berisi serangkaian peristiwa yang saling berkaitan satu sama lain. 3. Tokoh dan penokohan, yaitu pemeran atau pelaku di dalam suatu cerita dan sifatnya. 4. Latar, yaitu tempat, waktu, serta suasana yang menjadi latar belakang suatu cerita. 5. Sudut pandang, yaitu posisi pengarang dalam membawakan suatu cerita. 6. Amanat, yaitu pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang di dalam cerita kepada pembaca. Berdasarkan soal di atas, teks tersebut berlatarkan di persimpangan jalan tempat akan menyebrang atau di halte. Buktinya adalah "kakek pensiunan sudah menyeberangi sepertiga jalan,", "...lainnya mengamati iklan di dinding halte," Latar waktunya adalah pada sore hari, karena cerita tersebut menceritakan suasana hujan, biasanya hujan terjadi pada sore hari, "Tetes gerimis masih jatuh dalam rombongan-rombongan kecil". Lalu, ada banyak karyawan di halte yang menandakan bahwa itu adalah waktu pulang kerja, yakni sore hari. Pada saat itu, terjadi sebuah kecelakaan yang sangat menegangkan. Buktinya pada kutipan "Sejenak semua suara hilang, kepala-kepala berpaling, mata terdiam, hati terhenti." Jadi, latar pada cerita tersebut adalah di persimpangan jalan dekat halte (latar tempat), pada sore hari (waktu), dan suasananya mengejutkan dan menegangkan. Semoga membantu ya:)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

41

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

20

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan