JIYYYY J

31 Oktober 2023 10:43

Iklan

JIYYYY J

31 Oktober 2023 10:43

Pertanyaan

TENTUKAN UNSUR-UNSUR INTRISIK DAN EKSTRINSIK DALAM CERPEN YANG BERJUDUL "Tar di Bulan Hujan"

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

23

:

14

:

29

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Rendi R

Community

12 November 2024 09:24

Jawaban terverifikasi

<p>Berikut adalah unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik yang dapat ditemukan dalam cerpen berjudul "Tar di Bulan Hujan."</p><p>Unsur Intrinsik</p><p><strong>Tema:</strong></p><ul><li>Tema cerpen "Tar di Bulan Hujan" biasanya berkaitan dengan kehidupan sosial, perjuangan, atau konflik pribadi di tengah kondisi yang penuh tantangan, seperti kemiskinan, keputusasaan, atau kehidupan keras.</li></ul><p><strong>Tokoh dan Penokohan:</strong></p><ul><li><strong>Tar:</strong> Biasanya digambarkan sebagai tokoh utama yang kuat, tegar, dan penuh semangat dalam menghadapi kehidupan. Tar mungkin juga digambarkan sebagai sosok yang gigih dan berani dalam menghadapi kesulitan.</li><li><strong>Tokoh Lain:</strong> Bisa terdiri dari keluarga, teman, atau orang-orang di sekitar Tar yang memengaruhi perjalanan hidupnya. Setiap tokoh memiliki peran dan karakteristik tertentu yang mendukung perkembangan cerita.</li></ul><p><strong>Alur:</strong></p><ul><li>Alur cerpen ini biasanya bersifat <strong>alur maju</strong>, yang menceritakan kehidupan Tar dan bagaimana ia menghadapi tantangan dan konflik dalam hidupnya. Alur ini dimulai dari pengenalan tokoh dan situasi, perkembangan konflik, hingga penyelesaian.</li></ul><p><strong>Latar (Setting):</strong></p><ul><li><strong>Latar Waktu:</strong> Mungkin terjadi pada bulan-bulan musim hujan atau saat kondisi cuaca yang tidak menentu.</li><li><strong>Latar Tempat:</strong> Biasanya di sebuah daerah yang penuh dengan tantangan, seperti desa kecil, kota, atau tempat yang menjadi tempat Tar berjuang. Latar tempatnya bisa memberikan gambaran lingkungan yang keras atau penuh tantangan.</li><li><strong>Latar Suasana:</strong> Suasana yang disampaikan cenderung melankolis, penuh tantangan, atau menggambarkan ketangguhan menghadapi kesulitan.</li></ul><p><strong>Sudut Pandang:</strong></p><ul><li>Sudut pandang yang digunakan bisa saja <strong>orang ketiga serba tahu</strong>, di mana penulis atau narator mengetahui semua kejadian dan pemikiran para tokoh, khususnya Tar.</li></ul><p><strong>Amanat (Pesan Moral):</strong></p><ul><li>Pesan moral dari cerpen ini bisa berupa dorongan untuk tetap berjuang dalam hidup, pentingnya ketangguhan, dan keikhlasan dalam menerima keadaan. Cerpen ini mengajarkan bahwa kesulitan hidup bukanlah alasan untuk menyerah, melainkan tantangan yang harus dihadapi dengan tegar.</li></ul><p>Unsur Ekstrinsik</p><p><strong>Latar Belakang Pengarang:</strong></p><ul><li>Pengalaman hidup pengarang, kondisi sosial, dan budaya di sekitarnya bisa mempengaruhi penulisan cerpen ini. Pengarang mungkin memiliki pengalaman atau pengamatan terhadap kehidupan masyarakat yang penuh dengan tantangan, khususnya pada masa-masa sulit.</li></ul><p><strong>Latar Belakang Sosial:</strong></p><ul><li>Cerpen ini mungkin ditulis dengan latar belakang sosial masyarakat yang sedang berjuang di tengah kondisi ekonomi yang sulit, atau kondisi alam yang sering dilanda musim hujan, yang memengaruhi mata pencaharian dan kesejahteraan penduduk.</li></ul><p><strong>Nilai-nilai dalam Cerita:</strong></p><ul><li><strong>Nilai Sosial:</strong> Cerpen ini bisa menggambarkan solidaritas, kepedulian, dan kerja sama antara individu atau kelompok masyarakat.</li><li><strong>Nilai Moral:</strong> Mengajarkan pentingnya kesabaran, ketekunan, dan keberanian dalam menghadapi hidup.</li><li><strong>Nilai Religius:</strong> Jika ada, cerpen ini mungkin mengandung pesan tentang keyakinan kepada Tuhan atau sikap ikhlas dalam menjalani cobaan hidup.</li></ul><p>Cerpen "Tar di Bulan Hujan" menggabungkan elemen-elemen ini untuk menciptakan cerita yang kuat, menyentuh, dan mengandung pesan-pesan penting bagi pembaca, terutama dalam menghadapi tantangan hidup.</p>

Berikut adalah unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik yang dapat ditemukan dalam cerpen berjudul "Tar di Bulan Hujan."

Unsur Intrinsik

Tema:

  • Tema cerpen "Tar di Bulan Hujan" biasanya berkaitan dengan kehidupan sosial, perjuangan, atau konflik pribadi di tengah kondisi yang penuh tantangan, seperti kemiskinan, keputusasaan, atau kehidupan keras.

Tokoh dan Penokohan:

  • Tar: Biasanya digambarkan sebagai tokoh utama yang kuat, tegar, dan penuh semangat dalam menghadapi kehidupan. Tar mungkin juga digambarkan sebagai sosok yang gigih dan berani dalam menghadapi kesulitan.
  • Tokoh Lain: Bisa terdiri dari keluarga, teman, atau orang-orang di sekitar Tar yang memengaruhi perjalanan hidupnya. Setiap tokoh memiliki peran dan karakteristik tertentu yang mendukung perkembangan cerita.

Alur:

  • Alur cerpen ini biasanya bersifat alur maju, yang menceritakan kehidupan Tar dan bagaimana ia menghadapi tantangan dan konflik dalam hidupnya. Alur ini dimulai dari pengenalan tokoh dan situasi, perkembangan konflik, hingga penyelesaian.

Latar (Setting):

  • Latar Waktu: Mungkin terjadi pada bulan-bulan musim hujan atau saat kondisi cuaca yang tidak menentu.
  • Latar Tempat: Biasanya di sebuah daerah yang penuh dengan tantangan, seperti desa kecil, kota, atau tempat yang menjadi tempat Tar berjuang. Latar tempatnya bisa memberikan gambaran lingkungan yang keras atau penuh tantangan.
  • Latar Suasana: Suasana yang disampaikan cenderung melankolis, penuh tantangan, atau menggambarkan ketangguhan menghadapi kesulitan.

Sudut Pandang:

  • Sudut pandang yang digunakan bisa saja orang ketiga serba tahu, di mana penulis atau narator mengetahui semua kejadian dan pemikiran para tokoh, khususnya Tar.

Amanat (Pesan Moral):

  • Pesan moral dari cerpen ini bisa berupa dorongan untuk tetap berjuang dalam hidup, pentingnya ketangguhan, dan keikhlasan dalam menerima keadaan. Cerpen ini mengajarkan bahwa kesulitan hidup bukanlah alasan untuk menyerah, melainkan tantangan yang harus dihadapi dengan tegar.

Unsur Ekstrinsik

Latar Belakang Pengarang:

  • Pengalaman hidup pengarang, kondisi sosial, dan budaya di sekitarnya bisa mempengaruhi penulisan cerpen ini. Pengarang mungkin memiliki pengalaman atau pengamatan terhadap kehidupan masyarakat yang penuh dengan tantangan, khususnya pada masa-masa sulit.

Latar Belakang Sosial:

  • Cerpen ini mungkin ditulis dengan latar belakang sosial masyarakat yang sedang berjuang di tengah kondisi ekonomi yang sulit, atau kondisi alam yang sering dilanda musim hujan, yang memengaruhi mata pencaharian dan kesejahteraan penduduk.

Nilai-nilai dalam Cerita:

  • Nilai Sosial: Cerpen ini bisa menggambarkan solidaritas, kepedulian, dan kerja sama antara individu atau kelompok masyarakat.
  • Nilai Moral: Mengajarkan pentingnya kesabaran, ketekunan, dan keberanian dalam menghadapi hidup.
  • Nilai Religius: Jika ada, cerpen ini mungkin mengandung pesan tentang keyakinan kepada Tuhan atau sikap ikhlas dalam menjalani cobaan hidup.

Cerpen "Tar di Bulan Hujan" menggabungkan elemen-elemen ini untuk menciptakan cerita yang kuat, menyentuh, dan mengandung pesan-pesan penting bagi pembaca, terutama dalam menghadapi tantangan hidup.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

43

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

17

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan