Aldhila P

31 Oktober 2022 15:04

Iklan

Aldhila P

31 Oktober 2022 15:04

Pertanyaan

tentukan struktur teks cerpen dibawah ini! Aku masih melihatnya termenung di sebelahku. Aku merasa, dia tengah bersedih, Tetapi, aku tak tahu apa yang membuatnya bersedih. Untuk memecah ketidaktahuanku itu, aku pun lantas bertanya kepadanya. “Kau, kenapa?” Dia masih terdiam, belum juga menjawab tanya. Setakat, dia pun berujar, “aku baik-baik saja.” Ah, kau pembohong! ujarku dalam hati. Bagaimana tak bohong, mulutnya berujar tak apa, tapi mukanya mengisyaratkan kalau dia tengah ada apa-apa. “Ya, sudah kalau begitu. Kalau ada yang ingin kamu ceritakan, ceritakan saja kepadaku. Aku pasti siap mendengarkanmu,” ujarku menimpalinya. Aku pun pergi meningalkannya setelah itu. beberapa hari kemudian, dia pun mengirim pesan via WhatsApp kepadaku. Alya, hari ini kamu sibuk, nggak? Aku mau ketemu, mau curhat sama kamu, bunyi pesannya kepadaku. Aku pun mengiyakan pesan itu seraya bertanya, mau curhat di mana? Kapan? Beberapa menit kemudian dia membalas di rumahmu saja. Nanti sore. Aku pun mengiyakan saja permintaannya itu. Sorenya, dia pun datang ke rumahku. Ada pemandangan aneh yang kulihat dari dirinya. Aku melihatnya adanya kantung matanya yang menghitam, dan lebam biru di pipinya yang sebelah kiri. Dia pun juga membawa tas yang kelihatannya isinya banyak itu. “Yuk, masuk saja langsung ke kamarku,” ujarnya kepadaku. Setelah berbasa-basi sejenak, dia pun langsung memburaikan apa yang ada di hatinya selama ini. “Ya, kamu tahu, nggak, aku tuh selama ini selalu disiksa oleh orangtuaku. Aku selalu saj menjadi pelampiasan dari setiap kemarahan mereka. Setiap mereka marah, entah karena pekerjaan mereka, atau karena kakaku bermasalah, pasti aku yang menjadi kambing hitamnya. Mulai dari dimarahi, sampai dipukul sudah aku rasakan. Ini juga tdai aku dipukul oleh mereka. Aku sudah nggak kuat lagi, Ya. Ini juga aku kabur diam-diam dari u\rumah….” Ceritanya pun terhenti oleh isakan tangisnya sendiri. Aku pun ikut tersedu karenanya. Di saat seperti ini, aku tak bisa menasihati dia atau memotivasinya dengan kata-kata bijak. Percuma, sedih dan sakit hatinya itu takkan luruh oleh motivasi dan kata bijak yang sumir. Aku pun hanya bisa merangkulnya, sembari pelan-pelan memeluk tubuhnya yang ringkih itu. Sungguh malangnya dirimu, sahabatku.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

16

:

55

:

04

Klaim

1

2


Iklan

Arefi F

27 November 2022 10:07

abstrak, orientasi, rangkaian peristiwa, komplikasi, resolusi, dan koda.


Iklan

Marisa A

12 November 2022 05:06

judul cerpennya apa


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

38

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

12

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan