Anatasya A

13 Maret 2020 11:36

Iklan

Anatasya A

13 Maret 2020 11:36

Pertanyaan

telur rebus,fanta,dan gula merupakan hukum Archimedes apa penyebab dari kegiatan tersebut dan apa tujuannya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

00

:

34

:

46

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

M. Ilman

10 Oktober 2023 05:58

Jawaban terverifikasi

<p>Hukum Archimedes adalah prinsip fisika yang menyatakan bahwa gaya apung yang dialami oleh suatu objek selamanya setara dengan berat cairan yang digantikannya. Dengan kata lain, ketika sebuah objek tenggelam atau terendam dalam cairan, maka objek tersebut akan mengalami gaya apung yang sebesar berat cairan yang telah digantikannya.</p><p>Pada kegiatan yang Anda sebutkan, yaitu telur rebus, Fanta, dan gula, hukum Archimedes tidak sepenuhnya berlaku karena cairan dalam hal ini bukan hanya air murni, tetapi campuran antara Fanta (minuman berkarbonasi) dan gula (zat padat terlarut).</p><p>Penyebab kegiatan ini adalah eksperimen sederhana yang menggambarkan konsep massa jenis dan perbedaan densitas antara benda-benda yang terlibat. Berikut penjelasan lebih lanjut:</p><p><strong>Telur Rebus</strong>: Telur rebus memiliki massa jenis lebih besar daripada air biasa, sehingga ketika Anda merendamnya dalam air, telur akan tenggelam. Ini disebabkan oleh berat telur yang lebih besar dibandingkan dengan berat air yang telah digantikannya.</p><p><strong>Fanta</strong>: Fanta adalah minuman berkarbonasi yang mengandung gelembung gas karbon dioksida (CO2) yang terlarut dalam cairan. Karena gelembung-gelumbung ini, massa jenis Fanta menjadi lebih rendah daripada air. Ketika Anda menuangkan Fanta ke dalam wadah yang sudah ada telur rebus, Fanta akan naik ke atas karena densitasnya lebih rendah daripada telur dan air, seolah-olah Fanta melayang di atas air.</p><p><strong>Gula</strong>: Gula adalah zat padat yang dapat larut dalam Fanta. Ketika Anda menambahkan gula ke dalam Fanta dan mencampurkannya hingga terlarut, densitas Fanta yang semula lebih rendah akan meningkat karena penambahan massa gula. Ini dapat menyebabkan gula tercampur dengan Fanta, dan campuran ini memiliki densitas yang lebih tinggi daripada air atau telur rebus. Akibatnya, campuran gula dan Fanta akan tenggelam ke dasar wadah.</p><p>Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengilustrasikan prinsip-prinsip fisika, terutama tentang massa jenis dan densitas. Ini adalah cara sederhana untuk memahami bagaimana benda-benda berinteraksi dalam berbagai cairan dengan densitas yang berbeda. Eksperimen semacam ini sering digunakan dalam pendidikan untuk menjelaskan konsep fisika kepada siswa.</p>

Hukum Archimedes adalah prinsip fisika yang menyatakan bahwa gaya apung yang dialami oleh suatu objek selamanya setara dengan berat cairan yang digantikannya. Dengan kata lain, ketika sebuah objek tenggelam atau terendam dalam cairan, maka objek tersebut akan mengalami gaya apung yang sebesar berat cairan yang telah digantikannya.

Pada kegiatan yang Anda sebutkan, yaitu telur rebus, Fanta, dan gula, hukum Archimedes tidak sepenuhnya berlaku karena cairan dalam hal ini bukan hanya air murni, tetapi campuran antara Fanta (minuman berkarbonasi) dan gula (zat padat terlarut).

Penyebab kegiatan ini adalah eksperimen sederhana yang menggambarkan konsep massa jenis dan perbedaan densitas antara benda-benda yang terlibat. Berikut penjelasan lebih lanjut:

Telur Rebus: Telur rebus memiliki massa jenis lebih besar daripada air biasa, sehingga ketika Anda merendamnya dalam air, telur akan tenggelam. Ini disebabkan oleh berat telur yang lebih besar dibandingkan dengan berat air yang telah digantikannya.

Fanta: Fanta adalah minuman berkarbonasi yang mengandung gelembung gas karbon dioksida (CO2) yang terlarut dalam cairan. Karena gelembung-gelumbung ini, massa jenis Fanta menjadi lebih rendah daripada air. Ketika Anda menuangkan Fanta ke dalam wadah yang sudah ada telur rebus, Fanta akan naik ke atas karena densitasnya lebih rendah daripada telur dan air, seolah-olah Fanta melayang di atas air.

Gula: Gula adalah zat padat yang dapat larut dalam Fanta. Ketika Anda menambahkan gula ke dalam Fanta dan mencampurkannya hingga terlarut, densitas Fanta yang semula lebih rendah akan meningkat karena penambahan massa gula. Ini dapat menyebabkan gula tercampur dengan Fanta, dan campuran ini memiliki densitas yang lebih tinggi daripada air atau telur rebus. Akibatnya, campuran gula dan Fanta akan tenggelam ke dasar wadah.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengilustrasikan prinsip-prinsip fisika, terutama tentang massa jenis dan densitas. Ini adalah cara sederhana untuk memahami bagaimana benda-benda berinteraksi dalam berbagai cairan dengan densitas yang berbeda. Eksperimen semacam ini sering digunakan dalam pendidikan untuk menjelaskan konsep fisika kepada siswa.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Berapa kalor yang dilepaskan 40 g besi jika suhunya turun dari 90°C menjadi 60°C? (kalor jenis besi 450 J/kg °C)

11

5.0

Jawaban terverifikasi