Bagas A

27 Mei 2026 13:50

Iklan

Bagas A

27 Mei 2026 13:50

Pertanyaan

Suatu perusahaan memproduksi barang dengan dua model. Barang tersebut dikerjakan dengan dua mesin, yaitu mesin A dan mesin B. Produk model I dikerjakan dengan mesin A selama 2 jam dan mesin B selama 1 jam. Produk model II dikerjakan dengan mesin A dalam 1 jam dan mesin B selama 5 jam. Waktu kerja mesin A dan B berturut-turut adalah 12 jam per hari dan 15 jam per hari. Keuntungan penjualan produk model I sebesar Rp40.000,00 per unit dan model II Rp10.000,00 per unit. Tentukan keuntungan maksimum yang dapat diperoleh perusahaan tersebut. Tuliskan jawabannya secara lengkap dengan 2 Metode, yaitu Uji titik Pojok dan Garis Selidik

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

05

:

42

Klaim

13

2


Iklan

Muhammad R

28 Mei 2026 05:20

<p><strong>Jawaban: </strong>Keuntungan maksimum yang dapat diperoleh perusahaan tersebut adalah<strong> Rp240.000,00.</strong><br>Pertama, Misalkan:</p><ul><li>x = banyaknya produk model I yang diproduksi</li><li>y = banyaknya produk model II yang diproduksi</li></ul><p>Membuat model: lihat lampiran gambar 1</p><p>Kedua, <strong>Menentukan Daerah Penyelesaian (Grafik)</strong></p><p>Sebelum masuk ke metode, mari tentukan titik potong garis kendala pada sumbu X dan sumbu Y: (lihat lampiran gambar 2)</p><p><strong>METODE 1: Uji Titik Pojok (Corner Point Method)</strong></p><p>Berdasarkan grafik di atas, daerah penyelesaian yang diarsir dibatasi oleh 4 titik pojok, yaitu O(0,0), A(6,0), B(5,2), dan C(0,3). Kita substitusikan koordinat titik-titik tersebut ke fungsi keuntungan Z = 40.000x + 10.000y:</p><ol><li><strong>Titik O(0, 0)</strong><br>Z=40.000(0)+10.000(0)=Rp0,00</li><li><strong>Titik A(6, 0)</strong><br>Z=40.000(6)+10.000(0)=Rp240.000,00</li><li><strong>Titik B(5, 2)</strong><br>Z=40.000(5)+10.000(2)=200.000+20.000=Rp220.000,00</li><li><strong>Titik C(0, 3)</strong><br>Z=40.000(0)+10.000(3)=Rp30.000,00</li></ol><p>Dengan uji titik pojok, keuntungan maksimum yang diperoleh adalah <strong>Rp240.000,00</strong> pada saat memproduksi <strong>6 unit produk model I</strong> saja tanpa memproduksi model II.<br><br><strong>METODE 2: Garis Selidik (Isoprofit Line Method)</strong></p><p>Garis selidik dibuat dari fungsi tujuan dengan menyederhanakan koefisiennya.<br>Fungsi tujuan kita adalah 40.000x + 10.000y = Z. Jika kita bagi dengan 10.000, diperoleh persamaan dasar garis selidik:<br>4x+y=k</p><p>Langkah menganalisis dengan garis selidik:</p><ol><li><strong>Membuat garis selidik awal:</strong> Ambil nilai k = 4 x 1 = 4, sehingga persamaan garisnya menjadi 4x + y = 4. Garis ini melewati titik (1, 0) dan (0, 4).</li><li><strong>Menggeser garis selidik:</strong> Geser garis 4x + y = k secara sejajar ke kanan (menjauhi titik pusat (0,0)) untuk mencari nilai maksimum di dalam Daerah Penyelesaian.</li><li><strong>Menentukan titik optimum:</strong> Titik pojok daerah penyelesaian yang <strong>paling terakhir tersentuh</strong> oleh garis selidik saat digeser ke kanan merupakan titik yang menghasilkan nilai maksimum.</li></ol><p>Mari cek kemiringan (gradien) dari garis kendala dan garis selidik:</p><ul><li>Gradien Kendala 1 (2x+y=12) adalah m<sub>1</sub> = -2</li><li>Gradien Kendala 2 (x+5y=15) adalah m<sub>2</sub> = -1/5 = -0,2</li><li>Gradien Garis Selidik 4x+y=k adalah m<sub>g</sub> = -4</li></ul><p>Karena gradien garis selidik m<sub>g</sub> = -4 lebih curam daripada garis kendala pertama (m<sub>1</sub> = -2), maka saat garis selidik digeser ke kanan atas, titik daerah penyelesaian yang <strong>paling terakhir dilewati</strong> adalah titik <strong>A(6, 0)</strong>, bukan titik potong B(5,2).</p><p>Kita hitung nilai Z di titik terakhir tersebut A(6,0):<br>Z=40.000(6)+10.000(0)=Rp240.000,00</p><p>Kedua metode memberikan hasil yang konsisten. Keuntungan maksimum yang dapat diperoleh perusahaan tersebut adalah sebesar <strong>Rp240.000,00</strong> per hari dengan memproduksi <strong>6 unit produk model I</strong>.</p>

Jawaban: Keuntungan maksimum yang dapat diperoleh perusahaan tersebut adalah Rp240.000,00.
Pertama, Misalkan:

  • x = banyaknya produk model I yang diproduksi
  • y = banyaknya produk model II yang diproduksi

Membuat model: lihat lampiran gambar 1

Kedua, Menentukan Daerah Penyelesaian (Grafik)

Sebelum masuk ke metode, mari tentukan titik potong garis kendala pada sumbu X dan sumbu Y: (lihat lampiran gambar 2)

METODE 1: Uji Titik Pojok (Corner Point Method)

Berdasarkan grafik di atas, daerah penyelesaian yang diarsir dibatasi oleh 4 titik pojok, yaitu O(0,0), A(6,0), B(5,2), dan C(0,3). Kita substitusikan koordinat titik-titik tersebut ke fungsi keuntungan Z = 40.000x + 10.000y:

  1. Titik O(0, 0)
    Z=40.000(0)+10.000(0)=Rp0,00
  2. Titik A(6, 0)
    Z=40.000(6)+10.000(0)=Rp240.000,00
  3. Titik B(5, 2)
    Z=40.000(5)+10.000(2)=200.000+20.000=Rp220.000,00
  4. Titik C(0, 3)
    Z=40.000(0)+10.000(3)=Rp30.000,00

Dengan uji titik pojok, keuntungan maksimum yang diperoleh adalah Rp240.000,00 pada saat memproduksi 6 unit produk model I saja tanpa memproduksi model II.

METODE 2: Garis Selidik (Isoprofit Line Method)

Garis selidik dibuat dari fungsi tujuan dengan menyederhanakan koefisiennya.
Fungsi tujuan kita adalah 40.000x + 10.000y = Z. Jika kita bagi dengan 10.000, diperoleh persamaan dasar garis selidik:
4x+y=k

Langkah menganalisis dengan garis selidik:

  1. Membuat garis selidik awal: Ambil nilai k = 4 x 1 = 4, sehingga persamaan garisnya menjadi 4x + y = 4. Garis ini melewati titik (1, 0) dan (0, 4).
  2. Menggeser garis selidik: Geser garis 4x + y = k secara sejajar ke kanan (menjauhi titik pusat (0,0)) untuk mencari nilai maksimum di dalam Daerah Penyelesaian.
  3. Menentukan titik optimum: Titik pojok daerah penyelesaian yang paling terakhir tersentuh oleh garis selidik saat digeser ke kanan merupakan titik yang menghasilkan nilai maksimum.

Mari cek kemiringan (gradien) dari garis kendala dan garis selidik:

  • Gradien Kendala 1 (2x+y=12) adalah m1 = -2
  • Gradien Kendala 2 (x+5y=15) adalah m2 = -1/5 = -0,2
  • Gradien Garis Selidik 4x+y=k adalah mg = -4

Karena gradien garis selidik mg = -4 lebih curam daripada garis kendala pertama (m1 = -2), maka saat garis selidik digeser ke kanan atas, titik daerah penyelesaian yang paling terakhir dilewati adalah titik A(6, 0), bukan titik potong B(5,2).

Kita hitung nilai Z di titik terakhir tersebut A(6,0):
Z=40.000(6)+10.000(0)=Rp240.000,00

Kedua metode memberikan hasil yang konsisten. Keuntungan maksimum yang dapat diperoleh perusahaan tersebut adalah sebesar Rp240.000,00 per hari dengan memproduksi 6 unit produk model I.

alt
alt
alt

Iklan

Azizan L

Dijawab 5 hari yang lalu

<p>240,000,000</p><p>&nbsp;</p>

240,000,000

 


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dengan suku bunga majemuk, sejumlah uang yang diinvestasikan selama 5 tahun akan bertambah 50% dari sebelumnya. Jika perhitungan bunga dilakukan setiap bulan, besar suku bunga per tahun dari investasi tersebut adalah.. A. 0,0068% B. 0,0814% C. 0,68% D. 6,8% ฮ•. 8,14%

14

5.0

Jawaban terverifikasi