Nabila A

13 Mei 2022 05:08

Iklan

Nabila A

13 Mei 2022 05:08

Pertanyaan

setelah pada pemilupertama dan kedua banyak partai berpartisipasi dalam pemilihan mum. sejak tahun 1973, pemerintah orde baru melaksanakan pemilu dengan jumlah partai yang terbilang sedikit, yaitu tiga partai politik. di bawah ini merupakan sebab pemilu pada era orde baru hanya diikuti tiga partai adalah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

01

:

02

:

08

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Pramesti

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

04 Januari 2023 09:55

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah penyederhanaan atau penggabungan (fusi) partaidilakukan sebagai upaya menciptakan stabilitas politik kehidupan berbangsa dan bernegara.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada masa Orde Baru tahun 1973, Presiden Soeharto menerapkan kebiajakan penyederhanaan atau penggabungan (fusi) partai. Hal ini dilakukan sebagai upaya menciptakan stabilitas politik kehidupan berbangsa dan bernegara. Fusi partai yang dilakukan pada tahun 1973 tidak &nbsp;didasarkan pada persamaan ideologi, tapi pada persamaan program.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Partai-partai yang terbentuk setelah fusi partai meliputi :</p><ol><li>Partai Persatuan Pembanguan (PPP) : partai ini berlandaskan nilai-nilai Islam. Partai ini merupakan fusi atau gabungan dari partai NU, Parmusi, PSII, dan PERTI.</li><li>Partai Demokrasi Indonesia (PDI): partai ini berlandaskan nasionalisme. Partai ini merupakan fusi atau gabungan dari partai PNI, Partai Katolik, Partai Murba, IPKI, dan Parkindo.</li><li>Golongan Karya : partai ini dianggap sebagai wadah orang-orang yang dianggap tidak berpolitik dan lebih mengedepankan karya tergantung latar belakang individu tersebut, mulai dari sastrawan, petani, TNI dll.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Jadi, jawaban yang benar adalah penyederhanaan atau penggabungan (fusi) partaidilakukan sebagai upaya menciptakan stabilitas politik kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>

Jawaban yang benar adalah penyederhanaan atau penggabungan (fusi) partaidilakukan sebagai upaya menciptakan stabilitas politik kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Pada masa Orde Baru tahun 1973, Presiden Soeharto menerapkan kebiajakan penyederhanaan atau penggabungan (fusi) partai. Hal ini dilakukan sebagai upaya menciptakan stabilitas politik kehidupan berbangsa dan bernegara. Fusi partai yang dilakukan pada tahun 1973 tidak  didasarkan pada persamaan ideologi, tapi pada persamaan program. 

 

Partai-partai yang terbentuk setelah fusi partai meliputi :

  1. Partai Persatuan Pembanguan (PPP) : partai ini berlandaskan nilai-nilai Islam. Partai ini merupakan fusi atau gabungan dari partai NU, Parmusi, PSII, dan PERTI.
  2. Partai Demokrasi Indonesia (PDI): partai ini berlandaskan nasionalisme. Partai ini merupakan fusi atau gabungan dari partai PNI, Partai Katolik, Partai Murba, IPKI, dan Parkindo.
  3. Golongan Karya : partai ini dianggap sebagai wadah orang-orang yang dianggap tidak berpolitik dan lebih mengedepankan karya tergantung latar belakang individu tersebut, mulai dari sastrawan, petani, TNI dll.

 

Jadi, jawaban yang benar adalah penyederhanaan atau penggabungan (fusi) partaidilakukan sebagai upaya menciptakan stabilitas politik kehidupan berbangsa dan bernegara.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi