Nessa A

22 Oktober 2021 12:30

Iklan

Nessa A

22 Oktober 2021 12:30

Pertanyaan

senyawa optik aktif contoh

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

24

:

14

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

M. Andyk

26 Oktober 2021 07:14

Jawaban terverifikasi

Hai Nessa, izin bantu jawab ya :) Pendahuluan isomer merupakan senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul yang sama dapat memiliki struktur dan konfigurasinya berbeda. Berdasarkan macam-macamnya, isomer terbagi menjadi: 1. Isomer Rantai Isomer rantai terjadi pada senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul dan gugus fungsi yang sama, tetapi terdapat perbedaan pada struktur rantai senyawa. 2. Isomer Posisi Isomer posisi adalah isomer yang terjadi pada senyawa yang memiliki rumus molekul, gugus fungsi dan rantai yang sama, tetapi letak/posisi gugus fungsinya berbeda. 3. Isomer Geometri Isomer geometri adalah isomer yang terjadi karena perbedaan posisi gugus-gugus sejenis di sekitar ikatan rangkap. Isomer geometri hanya terjadi pada senyawa yang memiliki ikatan rangkap dua yaitu, alkena. Isomer ini terjadi jika atom C yang berikatan rangkap mengikat 2 gugus yang berbeda. Jika senyawa tersebut termasuk kedalam cis, maka posisi gugus fungsi berada pada posisi yang sama. Sedangkan untuk trans, posisi gugus fungsi berada pada posisi yang berbeda. 4. Isomer Gugus Fungsi Isomer gugus fungsi terjadi pada senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi berbeda gugus fungsinya. Dalam isomer ini alkohol berisomer dengan eter, aldehid dengan keton, asam karboksilat dengan ester. 5. Isomer Optis Isomer optis terjadi pada senyawa-senyawa yang bersifat optis aktif, yaitu senyawa yang dapat mengakibatkan terjadinya perputaran bidang polarisasi pada polarimeter. Keisomeran optis terjadi pada senyawa yang memiliki atom C asimetris atau C kiral. C kiral adalah atom C yang mengikat 4 atom atau gugus yang berlainan. Pada isomer optis, isomer dibedakan menjadi isomer d (dextro) dan l (lexo). Isomer d adalah isomer yang memutar bidang polarisasi ke sebelah kanan. Sementara isomer l adalah isomer yang memutar bidang polarisasi ke sebelah kiri. Pembahasan Contoh senyawa optis aktif yakni 3-metil-3-heksanol Gambar struktur senyawa : CH₃ – CH₂ – *C(CH₃)(OH) – CH₂ – CH₂ – CH₃ ket: *C menunjukkan atom C khiral Penjelasan Pada senyawa 3-metil-3-heksanol, atom C kiral terdapat pada atom C nomor 3. Atom C tersebut mengikat 4 gugus yang berbeda, yakni gugus – CH₂ – CH₃; gugus – CH₃; gugus – OH dan gugus – CH₂ – CH₂ – CH₃. Dengan demikian contoh senyawa optik aktif adalah 3-metil-3-heksanol.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

27

5.0

Jawaban terverifikasi