Agung S

18 April 2022 06:03

Iklan

Agung S

18 April 2022 06:03

Pertanyaan

Selat Malaka dikenal sebagai pintu gerbang pelayaran yang dikenal dengan nama “jalur sutra. Diberi sebutan tersebut karena....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

31

:

44

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. SALSABILLA

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

11 Agustus 2022 08:28

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang tepat adalah, karena Malaka sebagai pintu gerbang lalu lintas pelayaran dan perdagangan internasional yang menghubungkan China dengan berbagai kawasan dunia dengan komoditas utamanya yakni sutera. Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut. Istilah “Jalan Sutera” atau “Jalur Sutera” diperkenalkan oleh ahli geografi dan penjelajah Jerman, Ferdinand von Richthofen, pada tahun 1877, yang menyebut jalur perdagangan ke China sebagai 'Seidenstrasse' (jalan sutra) atau 'Seidenstrassen' (rute sutra). Jalur Sutra adalah jaringan rute perdagangan kuno, yang dimulai dari masa Dinasti Han di China, yang menghubungkan China dengan berbagai kawasan dunia dalam perdagangan antara 130 SM - 1453 M. Jalan Sutera ini digunakan mulai dari 130 SM, ketika Dinasti Han secara resmi membuka perdagangan dengan wilayah-wilayah di barat China, seperti Asia Tengah dan India. Selain sutera, barang berharga yang diperdagangkan di Jalan Sutera, selain sutera itu sendiri adalah keramik perselain, teh, batu mulia dan rempah-rempah (dari arah China) serta kuda, emas, perak, gelas dan wool (dari arah Eropa dan Timur Tengah). Adapun, Malaka dikenal sebagai pintu masuk Nusantara dengan sebutan "Jalur Sutra" karena perannya sebagai pintu gerbang lalu lintas pelayaran dan perdagangan internasional tersebut khususnya pada abad ke-15. Keberhasilan Malaka menjadi pusat pelayaran serta perdagangan didorong oleh beberapa faktor, yaitu: 1. Menjadi jalur laut penghubung bagi para pedagang Arab dan India di barat laut Nusantara, serta pedagang Cina di timur laut Nusantara. 2. Banyaknya saudagar dari Arab, India, Asia Tenggara, dan Nusantara yang berdagang di wilayah Malaka. 3. Memiliki fasilitas dagang seperti gudang-gudang, penginapan, penukaran uang, makanan, keamanan dan ketertiban yang memadai. Dengan demikian, Selat Malaka dikenal dengan nama “jalur sutra" karena Malaka sebagai pintu gerbang lalu lintas pelayaran dan perdagangan internasional yang menghubungkan China dengan berbagai kawasan dunia dengan komoditas utamanya yakni sutera.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi