Rahmat S

16 Oktober 2022 09:29

Iklan

Rahmat S

16 Oktober 2022 09:29

Pertanyaan

Selain masalah militer, pemberontakan di/tii juga berkaitan dengan masalah politik, yaitu .…

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

53

:

10

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Suryanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Tarumanagara

31 Oktober 2022 14:23

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah Para tokoh DI/TII tidak mendapat jabatan yang layak (RERA Reorganisasi dan Rasionalisasi).</p><p><br>Cermati penjelasan berikut!</p><p>Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) dipimpin oleh Kartoswiryo pada 7 Agustus 1949 di Jawa Barat. Pemberontakan terjadi karena Kartosuwiryo kecewa dengan hasil Kesepakatan Renville. Akibat Perjanjian Renville, pemerintah menerapkan kebijakan RERA, Jawa Barat bukan lagi wilayah Indonesia, dan Indonesia harus menarik pasukannya dari kantong gerilya di perbatasan Van Mook (perbatasan Indonesia yang diduduki Belanda). Karena kepemimpinan DI/TII tidak dapat memperoleh posisi yang layak setelah RERA, Kartoswiryo enggan mengakui Republik Indonesia, ingin menguasai seluruh Jawa Barat dari sana. Ia kemudian mendirikan Negara Islam Indonesia/NII untuk menggantikan Pancasila dengan hukum Islam.</p><p><br>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah Para tokoh DI/TII tidak mendapat jabatan yang layak (RERA Reorganisasi dan Rasionalisasi).</p>

Jawaban yang benar adalah Para tokoh DI/TII tidak mendapat jabatan yang layak (RERA Reorganisasi dan Rasionalisasi).


Cermati penjelasan berikut!

Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) dipimpin oleh Kartoswiryo pada 7 Agustus 1949 di Jawa Barat. Pemberontakan terjadi karena Kartosuwiryo kecewa dengan hasil Kesepakatan Renville. Akibat Perjanjian Renville, pemerintah menerapkan kebijakan RERA, Jawa Barat bukan lagi wilayah Indonesia, dan Indonesia harus menarik pasukannya dari kantong gerilya di perbatasan Van Mook (perbatasan Indonesia yang diduduki Belanda). Karena kepemimpinan DI/TII tidak dapat memperoleh posisi yang layak setelah RERA, Kartoswiryo enggan mengakui Republik Indonesia, ingin menguasai seluruh Jawa Barat dari sana. Ia kemudian mendirikan Negara Islam Indonesia/NII untuk menggantikan Pancasila dengan hukum Islam.


Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah Para tokoh DI/TII tidak mendapat jabatan yang layak (RERA Reorganisasi dan Rasionalisasi).


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi