Ananda N

13 Oktober 2023 11:05

Iklan

Ananda N

13 Oktober 2023 11:05

Pertanyaan

Sel elektrolisis mengandung larutan CuSO4, dengan elektroda Pt dialiri listrik 5 A selama 2 jam. Selesaikan: a. Tulis reaksi yang terjadi pada anoda dan katoda b. Hitung berat tembaga yang terbentuk pada katoda c. Hitung berat gas O2 yang terbentuk pada anoda

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

57

:

09

Klaim

3

1


Iklan

Sahel S

14 Oktober 2023 04:21

<p>a. Reaksi yang terjadi pada anoda dan katoda dalam sel elektrolisis ini adalah sebagai berikut:</p><p>Pada anoda (elektroda positif):<br>CuSO4 (larutan) -&gt; Cu²⁺ (aq) + SO₄²⁻ (aq)<br>Selanjutnya, ion SO₄²⁻ (aq) di anoda akan melepaskan elektron dan membentuk oksigen gas:<br>4SO₄²⁻ (aq) -&gt; 4SO₃²⁻ (aq) + 2O₂ (g) + 4e⁻</p><p>Pada katoda (elektroda negatif):<br>Cu²⁺ (aq) + 2e⁻ -&gt; Cu (s)<br>Reaksi di katoda melibatkan pengendapan tembaga dari ion tembaga dua positif (Cu²⁺).</p><p>b. Untuk menghitung berat tembaga yang terbentuk pada katoda, Anda dapat menggunakan hukum Faraday yang menyatakan bahwa berat zat yang terlarut atau terendap pada elektroda adalah sebanding dengan muatan listrik yang melaluinya. Berat tembaga (Cu) yang terbentuk dapat dihitung dengan rumus:</p><p>Berat tembaga = (Muatan listrik) / (Jumlah muatan pada 1 mol elektron) x (Massa molar Cu)</p><p>Muatan listrik = Arus (I) x Waktu (t)<br>Muatan listrik = 5 A x 2 jam = 10.000 C (Coulomb)</p><p>Jumlah muatan pada 1 mol elektron = 1 Faraday = 96.485 C/mol<br>Massa molar Cu = 63.55 g/mol</p><p>Berat tembaga = (10.000 C) / (96.485 C/mol) x (63.55 g/mol) = 6.601 g</p><p>Jadi, berat tembaga yang terbentuk pada katoda adalah sekitar 6.601 gram.</p><p>c. Untuk menghitung berat gas oksigen (O₂) yang terbentuk pada anoda, kita bisa menggunakan hukum Faraday yang sama dengan perhitungan berat tembaga. Kita telah menghitung bahwa muatan listrik yang telah melewati sel adalah 10.000 C.</p><p>Jumlah muatan pada 1 mol elektron = 1 Faraday = 96.485 C/mol</p><p>Untuk oksigen (O₂), molekul ini terbentuk oleh 4 elektron, jadi jumlah mol O₂ yang terbentuk adalah setengah dari jumlah mol elektron yang dihasilkan:</p><p>Jumlah mol O₂ = (10.000 C) / (96.485 C/mol) = 103.71 mol</p><p>Massa molar O₂ = 32 g/mol</p><p>Berat gas O₂ = (103.71 mol) x (32 g/mol) = 3,325.92 g</p><p>Jadi, berat gas oksigen (O₂) yang terbentuk pada anoda adalah sekitar 3,325.92 gram.</p>

a. Reaksi yang terjadi pada anoda dan katoda dalam sel elektrolisis ini adalah sebagai berikut:

Pada anoda (elektroda positif):
CuSO4 (larutan) -> Cu²⁺ (aq) + SO₄²⁻ (aq)
Selanjutnya, ion SO₄²⁻ (aq) di anoda akan melepaskan elektron dan membentuk oksigen gas:
4SO₄²⁻ (aq) -> 4SO₃²⁻ (aq) + 2O₂ (g) + 4e⁻

Pada katoda (elektroda negatif):
Cu²⁺ (aq) + 2e⁻ -> Cu (s)
Reaksi di katoda melibatkan pengendapan tembaga dari ion tembaga dua positif (Cu²⁺).

b. Untuk menghitung berat tembaga yang terbentuk pada katoda, Anda dapat menggunakan hukum Faraday yang menyatakan bahwa berat zat yang terlarut atau terendap pada elektroda adalah sebanding dengan muatan listrik yang melaluinya. Berat tembaga (Cu) yang terbentuk dapat dihitung dengan rumus:

Berat tembaga = (Muatan listrik) / (Jumlah muatan pada 1 mol elektron) x (Massa molar Cu)

Muatan listrik = Arus (I) x Waktu (t)
Muatan listrik = 5 A x 2 jam = 10.000 C (Coulomb)

Jumlah muatan pada 1 mol elektron = 1 Faraday = 96.485 C/mol
Massa molar Cu = 63.55 g/mol

Berat tembaga = (10.000 C) / (96.485 C/mol) x (63.55 g/mol) = 6.601 g

Jadi, berat tembaga yang terbentuk pada katoda adalah sekitar 6.601 gram.

c. Untuk menghitung berat gas oksigen (O₂) yang terbentuk pada anoda, kita bisa menggunakan hukum Faraday yang sama dengan perhitungan berat tembaga. Kita telah menghitung bahwa muatan listrik yang telah melewati sel adalah 10.000 C.

Jumlah muatan pada 1 mol elektron = 1 Faraday = 96.485 C/mol

Untuk oksigen (O₂), molekul ini terbentuk oleh 4 elektron, jadi jumlah mol O₂ yang terbentuk adalah setengah dari jumlah mol elektron yang dihasilkan:

Jumlah mol O₂ = (10.000 C) / (96.485 C/mol) = 103.71 mol

Massa molar O₂ = 32 g/mol

Berat gas O₂ = (103.71 mol) x (32 g/mol) = 3,325.92 g

Jadi, berat gas oksigen (O₂) yang terbentuk pada anoda adalah sekitar 3,325.92 gram.


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

62

5.0

Jawaban terverifikasi