Indah P

26 Juli 2022 13:07

Iklan

Indah P

26 Juli 2022 13:07

Pertanyaan

sekembalinya soekarno-hatta dari dalat, vietnam golongan muda segera menemui dan mendesak kedua tokoh tersebut agar segera memproklamasikan kemerdekaan indonesia. akan tetapi, soekarno menolak desakan golongan muda tersebut karena…….

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

19

:

17

:

15

Klaim

5

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Suryanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Tarumanagara

06 Oktober 2022 08:53

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah alasan Sukarno menolak keinginan golongan muda untuk mempercepat waktu proklamasi kemerdekaan adalah menunggu keputusan sidang PPKI terkait kemerdekaan, di samping ketidakinginan terjadinya pertumpahan darah yang tidak perlu.&nbsp;&nbsp;</p><p><br>Cermati penjelasan berikut!</p><p>Setelah Jepang menyerah pada Sekutu tanggal 14 Agustus 1945, terjadi perdebatan hebat antara Golongan Muda yang diwakili oleh Chairul Saleh, Sukarni dan Sutan Sjahrir dengan Golongan Tua yang diwakili oleh Sukarno dan Hatta terkait pelaksanaan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hari berikutnya, Rabu 15 Agustus 1945 golongan muda mendesak Sukarno dan Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia paling lambat tanggal 16 Agustus 1945.&nbsp;Berbanding terbalik dengan golongan muda yang ingin secepatnya dibacakan teks proklamasi kemerdekaan, Sukarno dan Hatta&nbsp;justru tidak ingin terburu-buru dan masih menunggu serta mempertimbangkan sidang PPKI terkait kemerdekaan Indonesia, di samping golongan tua tidak juga ingin salah langkah yang mengakibatkan&nbsp;terjadinya pertumpahan darah.&nbsp;</p><p><br>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah alasan Sukarno menolak keinginan golongan muda untuk mempercepat waktu proklamasi kemerdekaan adalah menunggu keputusan sidang PPKI terkait kemerdekaan, di samping ketidakinginan terjadinya pertumpahan darah yang tidak perlu.&nbsp;&nbsp;</p>

Jawaban yang benar adalah alasan Sukarno menolak keinginan golongan muda untuk mempercepat waktu proklamasi kemerdekaan adalah menunggu keputusan sidang PPKI terkait kemerdekaan, di samping ketidakinginan terjadinya pertumpahan darah yang tidak perlu.  


Cermati penjelasan berikut!

Setelah Jepang menyerah pada Sekutu tanggal 14 Agustus 1945, terjadi perdebatan hebat antara Golongan Muda yang diwakili oleh Chairul Saleh, Sukarni dan Sutan Sjahrir dengan Golongan Tua yang diwakili oleh Sukarno dan Hatta terkait pelaksanaan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hari berikutnya, Rabu 15 Agustus 1945 golongan muda mendesak Sukarno dan Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia paling lambat tanggal 16 Agustus 1945. Berbanding terbalik dengan golongan muda yang ingin secepatnya dibacakan teks proklamasi kemerdekaan, Sukarno dan Hatta justru tidak ingin terburu-buru dan masih menunggu serta mempertimbangkan sidang PPKI terkait kemerdekaan Indonesia, di samping golongan tua tidak juga ingin salah langkah yang mengakibatkan terjadinya pertumpahan darah. 


Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah alasan Sukarno menolak keinginan golongan muda untuk mempercepat waktu proklamasi kemerdekaan adalah menunggu keputusan sidang PPKI terkait kemerdekaan, di samping ketidakinginan terjadinya pertumpahan darah yang tidak perlu.  


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

43

5.0

Jawaban terverifikasi