Sabrina S

04 Agustus 2023 22:00

Iklan

Sabrina S

04 Agustus 2023 22:00

Pertanyaan

Sejarah Aerofon

Sejarah Aerofon

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

10

:

06

:

14

Klaim

6

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Miftah B

Community

08 Agustus 2023 06:50

Jawaban terverifikasi

Halo sobat 👋 Jawaban: Dalam konteks sejarah, aerofon telah digunakan sejak zaman prasejarah. Beberapa contoh awal aerofon adalah seruling batang, kerucut suara, dan alat musik lain yang dibuat dari bahan alami seperti tulang, tanduk, atau kayu. Di beberapa budaya kuno, aerofon telah memiliki peran penting dalam ritual agama dan upacara keagamaan. Misalnya, suling bambu tradisional yang digunakan dalam musik tradisional Tionghoa memiliki sejarah yang panjang dan masih digunakan hingga sekarang. Pada abad pertengahan, aerofon mulai memiliki variasi yang lebih kompleks dan penggunaannya lebih tersebar di berbagai budaya di seluruh dunia. Contohnya adalah alat musik seperti seruling, suling recorder, oboe, klarinet, dan juga instrumen dawai seperti organ dan harmonium yang menggunakan udara sebagai sumber suara. Pada abad ke-19, pengembangan teknologi instrumen aerofon semakin maju dengan penemuan instrumen seperti trompet, trombon, saksofon, dan banyak lagi. Instrumen-instrumen ini menggunakan mulut sebagai sumber udara dan memiliki variasi ukuran dan bentuk yang berbeda. Seiring dengan perkembangan teknologi, instrumen aerofon modern juga mengalami evolusi yang signifikan. Misalnya, saxophone dibuat oleh Adolphe Sax pada tahun 1840 dan telah menjadi instrumen utama di berbagai genre musik, termasuk jazz dan musik klasik. Dalam budaya Barat, orkestra simfoni juga menggunakan berbagai jenis aerofon seperti terompet, biola, obor, dan tuba. Di samping itu, budaya musik di berbagai negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin memiliki banyak jenis aerofon tradisional yang masih berperan penting dalam ekspresi budaya mereka


Iklan

SHAFA A

07 Agustus 2023 22:27

<p>&nbsp;</p><p>Seruling tulang Neolitik.</p><p>Menurut Ardal Powell, seruling adalah alat mudah yang terdapat dalam banyak budaya kuno. Terdapat tiga tempat kelahiran seruling legenda dan boleh disahkan secara arkeologi: Mesir, Yunani dan India. Daripada jumlah ini, seruling melintang (ditiup sisi) hanya muncul di India purba, manakala seruling <i>fipple</i> ditemui di ketiga-tiga tepat. Kemungkinan, kata Powell, bahawa <i>bansuri</i> India moden tidak banyak berubah sejak era awal abad pertengahan.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>maaf kalau salah</p>

 

Seruling tulang Neolitik.

Menurut Ardal Powell, seruling adalah alat mudah yang terdapat dalam banyak budaya kuno. Terdapat tiga tempat kelahiran seruling legenda dan boleh disahkan secara arkeologi: Mesir, Yunani dan India. Daripada jumlah ini, seruling melintang (ditiup sisi) hanya muncul di India purba, manakala seruling fipple ditemui di ketiga-tiga tepat. Kemungkinan, kata Powell, bahawa bansuri India moden tidak banyak berubah sejak era awal abad pertengahan.

 

 

maaf kalau salah


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

sebagaian siswa diharuskan untuk melihat, mengamati, menilai suatu pentas seni. Kegiatan tersebut disebut….

4

0.0

Jawaban terverifikasi