Ada tujuh syarat yang wajib dilakasakan untuk mewujudkan Yajna yang sudah tergolong sattwika :
1. Sraddhǎ, artinya melaksanakan yajña dengan penuh keyakinan.
2. Lascarya, artinya yajña yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, (Suhardi dan Sudirga, 2015:54).
3. Sastra, artinya melaksanakan yajña dengan berlandaskan sumber sastra, yaitu Sruti, Smrti, Sila, Acara, dan Atmanastuti.
4. Daksina, artinya pelaksanaan yajña dengan sarana upacara (benda dan uang).
5. Mantra dan gita artinya yajña yang dilaksanakan dengan melantunkan lagu-lagu suci untuk pemujaan.
6. Annasewa, artinya yajña yang dilaksanakan dengan persembahan jamuan makan kepada para tamu yang menghadiri upacara.
7. Nasmita, artinya yajña yang dilaksanakan dengan tujuan bukan untuk memamerkan kemewahan dan kekayaan.
Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.
Yajna dalam bahasa Sanskerta berasal dari kata Yaj yang artinya memuja, mempersembahkan atau korban suci. Yajna dalam ajaran agam Hindu di bagi menjadi 5 bagian yakni Dewa Yajna, Rsi Yajna, Pitra Yajna, Manusa Yajna dan Bhuta Yajna. Satwika yajña adalah yajña yang dilaksanakan beradasarkan sraddhǎ, lascarya, sastra agama, daksina, mantra, gina annasewa, dan nasmita.
Ada tujuh syarat yang wajib dilakasakan untuk mewujudkan Yajna yang sudah tergolong sattwika :
1. Sraddhǎ, artinya melaksanakan yajña dengan penuh keyakinan.
2. Lascarya, artinya yajña yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, (Suhardi dan Sudirga, 2015:54).
3. Sastra, artinya melaksanakan yajña dengan berlandaskan sumber sastra, yaitu Sruti, Smrti, Sila, Acara, dan Atmanastuti.
4. Daksina, artinya pelaksanaan yajña dengan sarana upacara (benda dan uang).
5. Mantra dan gita artinya yajña yang dilaksanakan dengan melantunkan lagu-lagu suci untuk pemujaan.
6. Annasewa, artinya yajña yang dilaksanakan dengan persembahan jamuan makan kepada para tamu yang menghadiri upacara.
7. Nasmita, artinya yajña yang dilaksanakan dengan tujuan bukan untuk memamerkan kemewahan dan kekayaan.
Dengan demikian, ada tujuh syarat yang wajib dilakasakan untuk mewujudkan Yajna yang sudah tergolong sattwika :
1. Sraddhǎ, artinya melaksanakan yajña dengan penuh keyakinan.
2. Lascarya, artinya yajña yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, (Suhardi dan Sudirga, 2015:54).
3. Sastra, artinya melaksanakan yajña dengan berlandaskan sumber sastra, yaitu Sruti, Smrti, Sila, Acara, dan Atmanastuti.
4. Daksina, artinya pelaksanaan yajña dengan sarana upacara (benda dan uang).
5. Mantra dan gita artinya yajña yang dilaksanakan dengan melantunkan lagu-lagu suci untuk pemujaan.
6. Annasewa, artinya yajña yang dilaksanakan dengan persembahan jamuan makan kepada para tamu yang menghadiri upacara.
7. Nasmita, artinya yajña yang dilaksanakan dengan tujuan bukan untuk memamerkan kemewahan dan kekayaan.
Semoga membantu yaa :))
· 0.0 (0)
Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!
Iklan
Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!