RoboguruRoboguru
SD

Rahmad F

01 April 2020 12:11

Pertanyaan

sebutkan tujuan persuasif


5

1

Jawaban terverifikasi

S. Nurjannah

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

24 Januari 2022 11:56

Jawaban terverifikasi

Halo, Rahmad F. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, kakak bantu jawab ya :) Tujuan persuasif adalah mengajak untuk melakukan atau meyakini sesuatu, membentuk tanggapan, menambah penguatan, menerima sudut pandang penulis, dan mengadopsi cara berpikir penulis. Untuk mengetahui alasan dari jawaban tersebut, simak penjelasan berikut ini. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, persuasif adalah bersifat membujuk secara halus (supaya menjadi yakin). Persuasif berkaitan dengan ajakan atau bujukan agar seseorang mengikuti sesuatu. Tujuan persuasif adalah sebagai berikut. 1. Mengajak pembaca atau pendengar agar terpengaruh pada hal yang dibahas. 2. Membentuk tanggapan bagi pembaca/pendengar terkait permasalahan. 3. Menambah penguatan agar meyakini dan menuruti imbauan yang disampaikan. 4. Pembaca atau pendengar dapat menerima sudut pandang penulis terkait topik yang dibahas. 5. Pembaca dapat mengadopsi cara berpikir penulis tentang suatu topik. Dengan demikian, tujuan persuasif adalah mengajak untuk melakukan atau meyakini sesuatu, membentuk tanggapan, menambah penguatan, menerima sudut pandang penulis, dan mengadopsi cara berpikir penulis. Semoga membantu ya :)


ask to forum

Belum menemukan jawaban?

Tanya soalmu ke Forum atau langsung diskusikan dengan tutor roboguru plus, yuk

Tanya ke Forum

Pertanyaan serupa

tulis 4 manfaat teks ulasan

6

5.0

Jawaban terverifikasi

Bacalah teks berikut ini! MENUJU INDONESIA YANG LEBIH BAIK DENGAN MOBIL LISTRIK Di Indonesia, polusi udara masih menjadi masalah besar. Menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, kendaraan bermotor menjadi penyebab terbesarnya. Hal tersebut tidaklah mengherankan karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2017), jumlah kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 138,56 juta unit. Namun, menanggapi hal tersebut, pemerintah tak tinggal diam Selain terus membangun infrastruktur kendaraan umum seperti nrt dan nrt, pemerintah juga menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Progam Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Dalam peraturan itu, disebutkan bahwa perlu adanya pengaturan yang mendukung percepatan progam kendaraan bermotor listrik untuk memberikan arah, landasan, dan kepastian hukum dalam pelaksanaan percepatan progam kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan. Selain menerbitkan peraturan itu, sejumlah peraturan lain juga turut diterbitkan untuk mendukung akselerasi mobil listrik di Indonesia. Sebagai contoh, dalam PP Nomor 73 tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor (ppnbm), pengenaan pajak kendaraan bermotor akan dihitung berdasarkan emisi gas buang. Artinya semakin besar emisi sebuah kendaraan pajak yang dikenakan akan semakin besar pula. Tak hanya itu, Kementerian Perhubungan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Kementerian Perindustrian juga turut mengeluarkan peraturan yang menyokong keberadaan mobil listrik di Indonesia. Dengan segala dukungan tersebut, Kementerian ESDM memperkirakan akan terjadi tren mobil listrik di Indonesia. Pada 2021, diperkirakan akan ada 125 ribu unit mobil listrik. Sementara, pada 2030, diperkirakan jumlah mobil listrik akan menyentuh angka 2,2 juta unit. Meski jumlahnya besa—dan diasumsikan akan mengurangi penggunaan mobil berbahan bakar fosil—kendaraan listrik ini justru bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 9,44 juta kiloliter per tahun. Pemerintah juga mempunyai target panjang untuk menghadirkan 2 juta unit mobil listrik pada 2030, yang bersama motor listrik diharapkan bisa menurunkan CO2 sebanyak 11,1 juta ton serta menghemat devisa hingga 1,8 miliar dolar karena pengurangan impor BBM Tindakan yang dilakukan pemerintah dalam menanggapi permasalahan polusi udara adalah ... A. Memperbanyak produktifitass kendaraan bermotor B. Memperbanyak kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak diindustri transportasi agar produksi kendaraan bermotor semakin banyak di Indonesia c. membangun infrastruktur kendaraan umum seperti MRT dan LRT D. perlu adanya pengaturan yang mendukung percepatan program kendaraan bermotor listrik

137

0.0

Jawaban terverifikasi