Rahmat S

16 Januari 2023 07:20

Iklan

Rahmat S

16 Januari 2023 07:20

Pertanyaan

Sebutkan teori-teori pemberontakan g30spki !

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

04

:

17

:

16

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Trinuria

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

01 Februari 2023 15:25

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban benar adalah persoalan internal Angkatan Darat (AD), Dinas intelijen Amerika Serikat (CIA) merupakan dalangnya, Gerakan 30 September merupakan pertemuan kepentingan dua negara besar, yaitu Inggris dan Amerika Serikat, Soekarno dalang dibalik semuanya, tidak ada pemeran tunggal dan skenario besar dalam peristiwa Gerakan 30 September (teori chaos), Soeharto sebagai dalang Gerakan 30 September, dan dalang gerakan 30 September adalah PKI.</p><p>&nbsp;</p><p>Teori-teori tentang pemberontakan G30S/PKI adalah sebagai berikut:</p><p>1. Persoalan internal Angkatan Darat (AD).</p><p>dikemukakan oleh Ben Anderson, W.F. Wertheim, dan Coen Hotsapel menyatakan jika G-30-S merupakan peristiwa yang muncul karena adanya persoalan di kalangan Angkatan Darat. Dugaan ini didukung oleh pernyataan pemimpin Gerakan, yaitu Letnal Kolonel Untung. Ia menyatakan bahwa para pemimpin AD hidup bermewah-mewahan dan memperkaya diri sehingga terjadilah pencemaran nama baik Angkatan Darat.</p><p>Namun, pendapat tersebut bertentangan dengan kenyataan. Sebab, Panglima Angkatan Bersenjata, Jenderal Nasution, justru menjalani hidup dengan sederhana.</p><p>&nbsp;</p><p>2. Dinas intelijen Amerika Serikat (CIA) merupakan dalangnya.</p><p>Peter Dale Scott atau Geoffrey Robinson. Ketakutan pihak Amerika Serikat akan komunis yang mulai menguasai vietnam membuat AS khawatir Indonesia jatuh ketangan komunis. CIA melakukan kerja sama dengan kelompok yang ada dalam Angkatan Darat untuk menghasut PKI agar melakukan kudeta. Skenario akhir CIA untuk menjatuhkan kekuasaan Soekarno.</p><p>&nbsp;</p><p>3. Gerakan 30 September merupakan pertemuan kepentingan dua negara besar, yaitu Inggris dan Amerika Serikat.</p><p>Peristiwa berdarah 30 September ini merupakan titik temu antara Inggris dan Amerika Serikat. Inggris ingin agar Soekarno menghentikan sikap konfrontatif terhadap Malaysia, yang menyebut malaysia sebagai boneka inggris.</p><p>Sementara itu Amerika Serikat turut berkeinginan agar Indonesia terbebas dari komunis. Dengan menggulingkan kekuasaan Soekarno, keinginan Inggris dan Amerika Serikat akan tercapai.</p><p>&nbsp;</p><p>4. Soekarno dalang dibalik semuanya.</p><p>Anthony Dake dan John Hughes merupakan orang yang berada dibalik teori ini. Muncul asumsi tentang keinginan Soekarno melenyapkan kekuatan oposisi, yang berasal dari petinggi angkatan darat. Teori ini didasarkan dari kesaksian Shri Biju Patnaik seorang pilot dari India yang menjadi sahabat pejabat di Indonesia.</p><p>Menurut penuturan Shri Biju Patnaik, Soekarno memintanya agar meninggalkan Jakarta sebelum subuh, Soekarno berkata "Setelah itu saya akan menutup lapangan terbang" seolah beliau tahu bahwa esok akan ada peristiwa besar.</p><p>Teori ini dilemahkan dengan fakta ketika Soekarno menolak mendukung G-30-S, bahkan Soekarno turut mengutuk gerakan tersebut.</p><p>&nbsp;</p><p>5. Tidak ada Pemeran Tunggal dan Skenario Besar dalam Peristiwa Gerakan 30 September (teori chaos).</p><p>Tidak ada pemeran tunggal dan skenario besar dalam Gerakan 30 September. Teori ini dikemukakan oleh John D. Legge. Seperti yang disebut Soekarno "Unsur negara barat (Nekolim), pimpinan PKI yang keblinger serta oknum-oknum ABRI yang tidak benar".</p><p>&nbsp;</p><p>6. Soeharto sebagai dalang Gerakan 30 September.</p><p>Mengutip dalam buku Indonesia Tragedy karya Brian May. Menurutnya, terdapat hubungan antara Letkol Untung dengan Mayjen Soeharto yang menjabat sebagai Panglima Kostrad.</p><p>&nbsp;</p><p>7. Dalang gerakan 30 September adalah PKI.</p><p>Teori yang paling umum didengar dikemukakan oleh Nugroho Notosusanto dan Ismail Saleh menjelaskan bahwa tokoh-tokoh PKI adalah penanggung jawab kudeta, dengan memperalat tentara. didasarkan dari serangkai kejadian dan aksi yang telah dilakukan oleh PKI di tahun 1959-1965. Selain itu, terjadinya beberapa perlawanan bersenjata setelah peristiwa G30S yang dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri sebagai CC PKI terjadi di Blitar Selatan, Grobogan, dan Klaten.</p><p>&nbsp;</p><p>jadi, teori -teori pemberontakan G30S/PKI adalah persoalan internal Angkatan Darat (AD), Dinas intelijen Amerika Serikat (CIA) merupakan dalangnya, Gerakan 30 September merupakan pertemuan kepentingan dua negara besar, yaitu Inggris dan Amerika Serikat, Soekarno dalang dibalik semuanya, tidak ada pemeran tunggal dan skenario besar dalam peristiwa Gerakan 30 September (teori chaos), Soeharto sebagai dalang Gerakan 30 September, dan dalang gerakan 30 September adalah PKI.</p>

Jawaban benar adalah persoalan internal Angkatan Darat (AD), Dinas intelijen Amerika Serikat (CIA) merupakan dalangnya, Gerakan 30 September merupakan pertemuan kepentingan dua negara besar, yaitu Inggris dan Amerika Serikat, Soekarno dalang dibalik semuanya, tidak ada pemeran tunggal dan skenario besar dalam peristiwa Gerakan 30 September (teori chaos), Soeharto sebagai dalang Gerakan 30 September, dan dalang gerakan 30 September adalah PKI.

 

Teori-teori tentang pemberontakan G30S/PKI adalah sebagai berikut:

1. Persoalan internal Angkatan Darat (AD).

dikemukakan oleh Ben Anderson, W.F. Wertheim, dan Coen Hotsapel menyatakan jika G-30-S merupakan peristiwa yang muncul karena adanya persoalan di kalangan Angkatan Darat. Dugaan ini didukung oleh pernyataan pemimpin Gerakan, yaitu Letnal Kolonel Untung. Ia menyatakan bahwa para pemimpin AD hidup bermewah-mewahan dan memperkaya diri sehingga terjadilah pencemaran nama baik Angkatan Darat.

Namun, pendapat tersebut bertentangan dengan kenyataan. Sebab, Panglima Angkatan Bersenjata, Jenderal Nasution, justru menjalani hidup dengan sederhana.

 

2. Dinas intelijen Amerika Serikat (CIA) merupakan dalangnya.

Peter Dale Scott atau Geoffrey Robinson. Ketakutan pihak Amerika Serikat akan komunis yang mulai menguasai vietnam membuat AS khawatir Indonesia jatuh ketangan komunis. CIA melakukan kerja sama dengan kelompok yang ada dalam Angkatan Darat untuk menghasut PKI agar melakukan kudeta. Skenario akhir CIA untuk menjatuhkan kekuasaan Soekarno.

 

3. Gerakan 30 September merupakan pertemuan kepentingan dua negara besar, yaitu Inggris dan Amerika Serikat.

Peristiwa berdarah 30 September ini merupakan titik temu antara Inggris dan Amerika Serikat. Inggris ingin agar Soekarno menghentikan sikap konfrontatif terhadap Malaysia, yang menyebut malaysia sebagai boneka inggris.

Sementara itu Amerika Serikat turut berkeinginan agar Indonesia terbebas dari komunis. Dengan menggulingkan kekuasaan Soekarno, keinginan Inggris dan Amerika Serikat akan tercapai.

 

4. Soekarno dalang dibalik semuanya.

Anthony Dake dan John Hughes merupakan orang yang berada dibalik teori ini. Muncul asumsi tentang keinginan Soekarno melenyapkan kekuatan oposisi, yang berasal dari petinggi angkatan darat. Teori ini didasarkan dari kesaksian Shri Biju Patnaik seorang pilot dari India yang menjadi sahabat pejabat di Indonesia.

Menurut penuturan Shri Biju Patnaik, Soekarno memintanya agar meninggalkan Jakarta sebelum subuh, Soekarno berkata "Setelah itu saya akan menutup lapangan terbang" seolah beliau tahu bahwa esok akan ada peristiwa besar.

Teori ini dilemahkan dengan fakta ketika Soekarno menolak mendukung G-30-S, bahkan Soekarno turut mengutuk gerakan tersebut.

 

5. Tidak ada Pemeran Tunggal dan Skenario Besar dalam Peristiwa Gerakan 30 September (teori chaos).

Tidak ada pemeran tunggal dan skenario besar dalam Gerakan 30 September. Teori ini dikemukakan oleh John D. Legge. Seperti yang disebut Soekarno "Unsur negara barat (Nekolim), pimpinan PKI yang keblinger serta oknum-oknum ABRI yang tidak benar".

 

6. Soeharto sebagai dalang Gerakan 30 September.

Mengutip dalam buku Indonesia Tragedy karya Brian May. Menurutnya, terdapat hubungan antara Letkol Untung dengan Mayjen Soeharto yang menjabat sebagai Panglima Kostrad.

 

7. Dalang gerakan 30 September adalah PKI.

Teori yang paling umum didengar dikemukakan oleh Nugroho Notosusanto dan Ismail Saleh menjelaskan bahwa tokoh-tokoh PKI adalah penanggung jawab kudeta, dengan memperalat tentara. didasarkan dari serangkai kejadian dan aksi yang telah dilakukan oleh PKI di tahun 1959-1965. Selain itu, terjadinya beberapa perlawanan bersenjata setelah peristiwa G30S yang dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri sebagai CC PKI terjadi di Blitar Selatan, Grobogan, dan Klaten.

 

jadi, teori -teori pemberontakan G30S/PKI adalah persoalan internal Angkatan Darat (AD), Dinas intelijen Amerika Serikat (CIA) merupakan dalangnya, Gerakan 30 September merupakan pertemuan kepentingan dua negara besar, yaitu Inggris dan Amerika Serikat, Soekarno dalang dibalik semuanya, tidak ada pemeran tunggal dan skenario besar dalam peristiwa Gerakan 30 September (teori chaos), Soeharto sebagai dalang Gerakan 30 September, dan dalang gerakan 30 September adalah PKI.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

38

5.0

Jawaban terverifikasi