Halo, Shofiyya A. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru.
Kakak bantu jawab ya ๐
Aturan pemakaian tanda koma adalah 1) tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan; 2) tanda koma dipakai sebelum kata penghubung dalam kalimat setara; 3) tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimatnya; 4) tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat; 5) tanda koma dipakai sebelum dan/atau sesudah kata seru dan kata yang dipakai sebagai sapaan; 6) tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat; 7) tanda koma dipakai di antara (a) nama dan alamat, (b) bagian-bagian alamat, (c) tempat dan tanggal, serta (d) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan; 8) tanda koma dipakai untuk memisahkan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka; 9) tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki atau catatan akhir; 10) tanda koma dipakai di antara nama orang dan singkatan gelar akademis yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga; 11) tanda koma dipakai sebelum angka desimal atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka; 12) tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan atau keterangan aposisi; dan 13) tanda koma dapat dipakai di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat untuk menghindari salah baca/salah pengertian.
Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut.
Aturan pemakaian tanda baca terdapat di Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Berikut adalah aturan pemakaian tanda baca titik berdasarkan PUEBI:
1) Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan.
Contoh: Telepon seluler, komputer, atau internet bukan barang asing lagi.
2) Tanda koma dipakai sebelum kata penghubung, seperti tetapi, melainkan, dan sedangkan, dalam kalimat majemuk (setara).
Contoh: Saya ingin membeli kamera, tetapi uang saya belum cukup.
3) Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimatnya.
Contoh: Karena baik hati, dia mempunyai banyak teman.
4) Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat, seperti oleh karena itu, jadi, dengan demikian, sehubungan dengan itu, dan meskipun demikian.
Contoh: Mahasiswa itu rajin dan pandai. Oleh karena itu, dia memperoleh beasiswa belajar di luar negeri.
5) Tanda koma dipakai sebelum dan/atau sesudah kata seru, seperti o, ya, wah, aduh, atau hai, dan kata yang dipakai sebagai sapaan, seperti Bu, Dik, atau Nak.
Contoh: O, begitu?
6) Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.
Contoh: Kata nenek saya, "Kita harus berbagi dalam hidup ini."
7) Tanda koma dipakai di antara (a) nama dan alamat, (b) bagian-bagian alamat, (c) tempat dan tanggal, serta (d) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan.
Contoh: Sdr. Abdullah, Jalan Kayumanis III/18, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Matraman, Jakarta 13130
8) Tanda koma dipakai untuk memisahkan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.
Contoh: Gunawan, Ilham. 1984. Kamus Politik Internasional. Jakarta: Restu Agung.
9) Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki atau catatan akhir.
Contoh: Sutan Takdir Alisjahbana, Tata Bahasa Baru Bahasa Indonesia, Jilid 2 (Jakarta: Pustaka Rakyat, 1950), hlm. 25.
10) Tanda koma dipakai di antara nama orang dan singkatan gelar akademis yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga.
Contoh: B. Ratulangi, S.E.
11) Tanda koma dipakai sebelum angka desimal atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka.
Contoh: 12,5 m
12) Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan atau keterangan aposisi.
Contoh: Di daerah kami, misalnya, masih banyak bahan tambang yang belum diolah.
13) Tanda koma dapat dipakai di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat untuk menghindari salah baca/salah pengertian.
Contoh: Dalam pengembangan bahasa, kita dapat memanfaatkan bahasa daerah.
Dengan demikian, aturan pemakaian tanda koma adalah 1) tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan; 2) tanda koma dipakai sebelum kata penghubung dalam kalimat setara; 3) tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimatnya; 4) tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat; 5) tanda koma dipakai sebelum dan/atau sesudah kata seru dan kata yang dipakai sebagai sapaan; 6) tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat; 7) tanda koma dipakai di antara (a) nama dan alamat, (b) bagian-bagian alamat, (c) tempat dan tanggal, serta (d) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan; 8) tanda koma dipakai untuk memisahkan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka; 9) tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki atau catatan akhir; 10) tanda koma dipakai di antara nama orang dan singkatan gelar akademis yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga; 11) tanda koma dipakai sebelum angka desimal atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka; 12) tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan atau keterangan aposisi; dan 13) tanda koma dapat dipakai di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat untuk menghindari salah baca/salah pengertian.
Semoga membantu ya ๐