Alahsar B

28 April 2022 02:39

Iklan

Alahsar B

28 April 2022 02:39

Pertanyaan

sebutkan respon bangsa indonesia terhadap praktik monopoli bangsa-bangsa eropa! 4. apa yang menyebabkan perjuangan rakyat indonesia untuk memerangi praktek monopoli voc, banyak mengalami kegagalan?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

26

:

29

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rafika

28 April 2022 23:12

Jawaban terverifikasi

Halo Alahsar, kakak bantu jawab ya. Terjadi perlawanan untuk menentang kebijakan monopoli perdagangan karena Banten merupakan pelabuhan yang terbuka bagi pedagang manapun. Kemudian, kegagalan perlawanan disebabkan oleh VOC memberlakukan politik adu domba (devide et impera). Untuk lebih detailnya, yuk simak penjelasan berikut. Pada abad ke-17, tepatnya tahun 1619 VOC membangun benteng di Batavia. VOC hendak menjadi bandar perdagangan internasioanal yang menyaingi pelabuhan Banten ketika itu. VOC juga sering melakukan penghadangan terhadap kapal Cina yang hendak menuju ke pelabuhan Banten. Kebijakan yang dilakukan VOC tersebut bertujuan untuk melakukan monopoli perdagangan di wilayah tersebut. Monopoli juga bertujuan untuk memberikan keuntungan yang lebih besar pada VOC. Selain itu, pelabuhan Banten merupakan wilayah yang strategis dalam perdagangan sehingga VOC berniat untuk menguasainya. Kesultanan Banten ketika itu merupakan pelabuhan internasional yang ramai dengan pedagang asing. Sejak abad ke-16, pelabuhan tersebut terbuka bagi pedagang asing manapun yang hendak berniaga di Banten. Oleh karena alasan tersebut, Banten menentang adanya monopoli yang hendak dilakukan oleh VOC. Langkah-langkah VOC tersebut, membuat sultan Banten yang berkuasa ketika itu yaitu Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1683) melalukan perlawanan menentang monopoli perdagangan VOC dan kekuasaan VOC di Batavia. Akan tetapi, di tengah situasi konflik tersebut, VOC melakukan politik adu domba (devide et impera) terhadap Sultan Haji, putra Sultan Ageng. VOC bekerjasama dengan Sultan Haji, dengan menandatangani perjanjian yang membuat VOC mendapat wilayah Cirebon (sebelumnya wilayah kekuasaan Banten), pasukan Banten di Priangan ditarik mundur, serta Belanda mendapat hak perdagangan lada di Banten. Menanggapi pengkhianatan yang dilakukan oleh putranya, Sultan Ageng Tirtayasa menyerang pasukan Sultan Haji. Akan tetapi, pasukan Sultan Haji kemudian mendapatkan bantuan dari pasukan VOC. Sultan Ageng akhirnya menyingkir ke Rangkasbitung untuk meneruskan perlawanan meski akhirnya Sultan Ageng dapat ditangkap satu tahun kemudian. Berdasarkan contoh perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa di atas, monopoli ditentang karena pelabuhan Banten merupakan pelabuhan yang terbuka bagi pedagang manapun. Kemudian, kegagalan dikarenakan VOC melakukan politik devide et impera (adu domba) di Kesultanan Banten. Semoga membantu ya...


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi