Emran E

13 Januari 2022 18:52

Iklan

Emran E

13 Januari 2022 18:52

Pertanyaan

Sebutkan organisasi wanita yang terbentuk pada masa pergerakan nasional!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

59

:

06

Klaim

19

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Yusrijal

Mahasiswa/Alumni Universitas Serambi Mekkah

19 Januari 2022 06:29

Jawaban terverifikasi

Hallo Emran E, Jawaban: organisasi wanita yang terbentuk pada masa pergerakan Nasional, yaitu: 1. Kautamaan Istri (1904) 2. Putri Mardika (1912) 3. Kartini Fonds (1912) 4. KAS (Kerajinan Amal Setia) 5. PIKAT (Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya) 6. Aisyah (1917). Pembahasan: Latar Belakang Berdirinya organisasi wanita tidak terlepas dari peran RA Kartini dalam memperjuangkan kedudukan status perempuan, khususnya bidang pendidikan. Tujuan organisasi wanita tidak untuk kegiatan berpolitik, namun lebih kepada perbaikan hidup keluarga, mempertinggi kecakapan perempuan dan pengetahuan tentang makna perkawinan. Perkembangan organisasi wanita masa pergerakan nasional di Indonesia mulai bermunculan pada tahun 1904. Adapun organisasi wanita yang terbentuk pada masa pergerakan Nasional, yaitu: 1. Kautamaan Istri (1904) Organisasi perempuan Keutamaan Istri dibentuk pada tahun 1904 di kota Bandung, tokoh pelopornya bernama R. Dewi Sartika. Tujuan didirikannya organisasi ini yaitu untuk memberi pengetahuan kepada kaum wanita, terutama agar bisa membaca, menulis, berhitung dan ketrampilan dalam hidup berumah tangga. 2. Putri Mardika (1912) Putri Mardika. Didirikan di Jakarta pada tahun 1912, tokoh pelopornya seperti R.R Rukmini, R.A Sutinah Joyopranoto, P.A Subarudin dan Sadikun Tondokukumo. Organisasi ini merupakan bagian dari Budi Utomo. Tujuan dan tugas-tugasnya yaitu memberikan bantuan beasiswa dan bimbingan kepada kaum wanita dalam menuntut pelajaran maupun berpendapat di muka umum. 3. Kartini Fonds (1912) Organisasi Kartini Fons atau Dana Kartini pertama kali dibentuk pada tahun 1912 di kota Semarang. Didirikan oleh C. Th. Van Deventer, salah satu tokoh politik etis. Berdirinya Kartini Fonds merupakan realisasi politik etis (politik balas budi pertanggungjawaban atas kegiatan tanam paksa yang sangat merugikan kesejahteraan rakyat). 4. KAS (Kerajinan Amal Setia) Tokoh pelopor berdirinya Sekolah Kerajinan Amai Setia adalah Roehana Koeddoes, perempuan kelahiran Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tanggal 20 Desember 1884. KAS merupakan sekolah ketrampilan khusus bagi wanita, didirikan pada tanggal 11 Februari 1911. Melalui sekolah ini, ia mengajarkan berbagai keterampilan mulai dari baca tulis, pendidikan agama, budi pekerti, dan mengelola keuangan. 5. PIKAT (Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya) Organisasi Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya didirikan oleh tokoh bernama Maria Yosephine Catharine Maramis. Organisasi PIKAT dibentuk pada tanggal 8 Juli 1917 di Kota Menado dengan tujuan memajukan harkat dan martabat wanita. 6. Aisyah (1917) Organisasi Aisyah didirikan oleh Nyai Ahmad Dahlan (H. Siti Walidah) pada tanggal 19 Mei 1917 (27 Rajab 1335 H) di kota Yogyakarta. Peran penting Aisyah adalah untuk memajukan pendidikan umum dan agama bagi kamu wanita. Kegiatan lainnya seperti menanamkan rasa nasionalisme dan kebangsaan serta memelihara anak yatim. Semoga Jawaban Membantu :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

24

5.0

Jawaban terverifikasi