Lennn L

13 November 2023 14:14

Iklan

Lennn L

13 November 2023 14:14

Pertanyaan

Sebutkan media koran/majalah organisasi budi utomo, sarekat islam, muhhamadiah dan NU

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

00

:

53

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

13 November 2023 22:49

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Budi Utomo</strong></p><ul><li><strong>Medan Prijaji</strong> (1907-1912)</li><li><strong>Djawa Baroe</strong> (1913-1918)</li><li><strong>Budi Utomo</strong> (1919-1925)</li></ul><p><strong>Sarekat Islam</strong></p><ul><li><strong>Soeara Oemoem</strong> (1913-1916)</li><li><strong>Soeara Islam</strong> (1917-1925)</li><li><strong>Sinar Hindia</strong> (1926-1929)</li></ul><p><strong>Muhammadiyah</strong></p><ul><li><strong>Al-Munir</strong> (1912-1918)</li><li><strong>Al-Muktamar</strong> (1919-1925)</li><li><strong>Panji Masjarakat</strong> (1926-1929)</li></ul><p><strong>Nahdlatul Ulama</strong></p><ul><li><strong>Soeara Nahdlatul Ulama</strong> (1926-1929)</li><li><strong>Sinar Islam</strong> (1930-1936)</li><li><strong>Al-Muktamar</strong> (1937-1942)</li></ul><p>Media-media ini berperan penting dalam menyebarluaskan ide-ide dan gagasan organisasi-organisasi tersebut. Mereka juga menjadi sarana bagi organisasi-organisasi tersebut untuk mengkritik pemerintah kolonial Belanda dan memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia.</p><ul><li><strong>Medan Prijaji</strong> adalah koran pertama yang diterbitkan oleh Budi Utomo. Koran ini diterbitkan di Surabaya pada tahun 1907. Medan Prijaji menjadi sarana bagi Budi Utomo untuk menyebarkan ide-ide tentang pentingnya pendidikan, kemajuan bangsa, dan persatuan nasional.</li><li><strong>Djawa Baroe</strong> adalah koran yang diterbitkan oleh Budi Utomo setelah Medan Prijaji dibredel oleh pemerintah kolonial Belanda. Koran ini diterbitkan di Yogyakarta pada tahun 1913. Djawa Baroe juga menjadi sarana bagi Budi Utomo untuk menyebarkan ide-idenya.</li><li><strong>Budi Utomo</strong> adalah koran yang diterbitkan oleh Budi Utomo pada tahun 1919. Koran ini diterbitkan di Semarang. Budi Utomo adalah koran yang paling lama diterbitkan oleh Budi Utomo. Koran ini menjadi sarana bagi Budi Utomo untuk menyebarkan ide-idenya dan memberikan informasi kepada masyarakat.</li><li><strong>Soeara Oemoem</strong> adalah koran yang diterbitkan oleh Sarekat Islam pada tahun 1913. Koran ini diterbitkan di Surabaya. Soeara Oemoem menjadi sarana bagi Sarekat Islam untuk menyebarkan ide-ide tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta melawan penjajahan Belanda.</li><li><strong>Soeara Islam</strong> adalah koran yang diterbitkan oleh Sarekat Islam pada tahun 1917. Koran ini diterbitkan di Yogyakarta. Soeara Islam juga menjadi sarana bagi Sarekat Islam untuk menyebarkan ide-idenya.</li><li><strong>Sinar Hindia</strong> adalah koran yang diterbitkan oleh Sarekat Islam pada tahun 1926. Koran ini diterbitkan di Jakarta. Sinar Hindia menjadi sarana bagi Sarekat Islam untuk menyebarkan ide-idenya dan memberikan informasi kepada masyarakat.</li><li><strong>Al-Munir</strong> adalah majalah yang diterbitkan oleh Muhammadiyah pada tahun 1912. Majalah ini diterbitkan di Yogyakarta. Al-Munir menjadi sarana bagi Muhammadiyah untuk menyebarkan ide-ide tentang pentingnya pendidikan, kemajuan bangsa, dan persatuan nasional.</li><li><strong>Al-Muktamar</strong> adalah majalah yang diterbitkan oleh Muhammadiyah pada tahun 1919. Majalah ini diterbitkan di Yogyakarta. Al-Muktamar juga menjadi sarana bagi Muhammadiyah untuk menyebarkan ide-idenya.</li><li><strong>Panji Masjarakat</strong> adalah koran yang diterbitkan oleh Muhammadiyah pada tahun 1926. Koran ini diterbitkan di Yogyakarta. Panji Masjarakat menjadi sarana bagi Muhammadiyah untuk menyebarkan ide-idenya dan memberikan informasi kepada masyarakat.</li><li><strong>Soeara Nahdlatul Ulama</strong> adalah koran yang diterbitkan oleh Nahdlatul Ulama pada tahun 1926. Koran ini diterbitkan di Surabaya. Soeara Nahdlatul Ulama menjadi sarana bagi Nahdlatul Ulama untuk menyebarkan ide-ide tentang pentingnya pendidikan, kemajuan bangsa, dan persatuan nasional.</li><li><strong>Sinar Islam</strong> adalah koran yang diterbitkan oleh Nahdlatul Ulama pada tahun 1930. Koran ini diterbitkan di Surabaya. Sinar Islam juga menjadi sarana bagi Nahdlatul Ulama untuk menyebarkan ide-idenya.</li><li><strong>Al-Muktamar</strong> adalah koran yang diterbitkan oleh Nahdlatul Ulama pada tahun 1937. Koran ini diterbitkan di Surabaya. Al-Muktamar menjadi sarana bagi Nahdlatul Ulama untuk menyebarkan ide-idenya dan memberikan informasi kepada masyarakat.</li></ul>

Budi Utomo

  • Medan Prijaji (1907-1912)
  • Djawa Baroe (1913-1918)
  • Budi Utomo (1919-1925)

Sarekat Islam

  • Soeara Oemoem (1913-1916)
  • Soeara Islam (1917-1925)
  • Sinar Hindia (1926-1929)

Muhammadiyah

  • Al-Munir (1912-1918)
  • Al-Muktamar (1919-1925)
  • Panji Masjarakat (1926-1929)

Nahdlatul Ulama

  • Soeara Nahdlatul Ulama (1926-1929)
  • Sinar Islam (1930-1936)
  • Al-Muktamar (1937-1942)

Media-media ini berperan penting dalam menyebarluaskan ide-ide dan gagasan organisasi-organisasi tersebut. Mereka juga menjadi sarana bagi organisasi-organisasi tersebut untuk mengkritik pemerintah kolonial Belanda dan memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia.

  • Medan Prijaji adalah koran pertama yang diterbitkan oleh Budi Utomo. Koran ini diterbitkan di Surabaya pada tahun 1907. Medan Prijaji menjadi sarana bagi Budi Utomo untuk menyebarkan ide-ide tentang pentingnya pendidikan, kemajuan bangsa, dan persatuan nasional.
  • Djawa Baroe adalah koran yang diterbitkan oleh Budi Utomo setelah Medan Prijaji dibredel oleh pemerintah kolonial Belanda. Koran ini diterbitkan di Yogyakarta pada tahun 1913. Djawa Baroe juga menjadi sarana bagi Budi Utomo untuk menyebarkan ide-idenya.
  • Budi Utomo adalah koran yang diterbitkan oleh Budi Utomo pada tahun 1919. Koran ini diterbitkan di Semarang. Budi Utomo adalah koran yang paling lama diterbitkan oleh Budi Utomo. Koran ini menjadi sarana bagi Budi Utomo untuk menyebarkan ide-idenya dan memberikan informasi kepada masyarakat.
  • Soeara Oemoem adalah koran yang diterbitkan oleh Sarekat Islam pada tahun 1913. Koran ini diterbitkan di Surabaya. Soeara Oemoem menjadi sarana bagi Sarekat Islam untuk menyebarkan ide-ide tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta melawan penjajahan Belanda.
  • Soeara Islam adalah koran yang diterbitkan oleh Sarekat Islam pada tahun 1917. Koran ini diterbitkan di Yogyakarta. Soeara Islam juga menjadi sarana bagi Sarekat Islam untuk menyebarkan ide-idenya.
  • Sinar Hindia adalah koran yang diterbitkan oleh Sarekat Islam pada tahun 1926. Koran ini diterbitkan di Jakarta. Sinar Hindia menjadi sarana bagi Sarekat Islam untuk menyebarkan ide-idenya dan memberikan informasi kepada masyarakat.
  • Al-Munir adalah majalah yang diterbitkan oleh Muhammadiyah pada tahun 1912. Majalah ini diterbitkan di Yogyakarta. Al-Munir menjadi sarana bagi Muhammadiyah untuk menyebarkan ide-ide tentang pentingnya pendidikan, kemajuan bangsa, dan persatuan nasional.
  • Al-Muktamar adalah majalah yang diterbitkan oleh Muhammadiyah pada tahun 1919. Majalah ini diterbitkan di Yogyakarta. Al-Muktamar juga menjadi sarana bagi Muhammadiyah untuk menyebarkan ide-idenya.
  • Panji Masjarakat adalah koran yang diterbitkan oleh Muhammadiyah pada tahun 1926. Koran ini diterbitkan di Yogyakarta. Panji Masjarakat menjadi sarana bagi Muhammadiyah untuk menyebarkan ide-idenya dan memberikan informasi kepada masyarakat.
  • Soeara Nahdlatul Ulama adalah koran yang diterbitkan oleh Nahdlatul Ulama pada tahun 1926. Koran ini diterbitkan di Surabaya. Soeara Nahdlatul Ulama menjadi sarana bagi Nahdlatul Ulama untuk menyebarkan ide-ide tentang pentingnya pendidikan, kemajuan bangsa, dan persatuan nasional.
  • Sinar Islam adalah koran yang diterbitkan oleh Nahdlatul Ulama pada tahun 1930. Koran ini diterbitkan di Surabaya. Sinar Islam juga menjadi sarana bagi Nahdlatul Ulama untuk menyebarkan ide-idenya.
  • Al-Muktamar adalah koran yang diterbitkan oleh Nahdlatul Ulama pada tahun 1937. Koran ini diterbitkan di Surabaya. Al-Muktamar menjadi sarana bagi Nahdlatul Ulama untuk menyebarkan ide-idenya dan memberikan informasi kepada masyarakat.

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi