Syifa N
05 Februari 2026 14:52
Iklan
Syifa N
05 Februari 2026 14:52
Pertanyaan
Sebutkan kebijakan politik, ekonomi, dan sosial budaya dari pemerintahan:
A. Abdurrahman Wahid
B. Megawati
C. Susilo Bambang Yudhoyono
D. Joko Widodo
5
1
Iklan
Yusri H
05 Februari 2026 15:30
Dikenal sebagai "Bapak Pluralisme", masa jabatan Gus Dur sangat fokus pada demokratisasi dan pengakuan hak asasi manusia.
Politik: Memisahkan Polri dari TNI, membubarkan Departemen Penerangan dan Departemen Sosial (karena dianggap sarang korupsi), serta melakukan diplomasi luar negeri yang intensif untuk memulihkan citra Indonesia.
Perekonomian: Melanjutkan pemulihan pasca krisis 1998, mencoba melawan monopoli, dan berusaha menegosiasikan utang luar negeri dengan IMF.
Sosial Budaya: Menjadikan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur opsional (kemudian menjadi hari libur nasional), mencabut Inpres No. 14/1967 (membebaskan ekspresi budaya Tionghoa), dan mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua .
Fokus utama pemerintahannya adalah stabilitas negara dan penataan sistem pemilu secara langsung.
Politik: Pembentukan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) , menyelenggarakan pemilu presiden langsung pertama (2004), dan menangani konflik separatis (Darurat Militer di Aceh).
Ekonomi: Memutuskan hubungan kerja sama dengan IMF (kemandirian ekonomi), melakukan privatisasi beberapa BUMN (seperti Indosat) untuk menutup defisit APBN, dan membentuk Infrastructure Summit .
Sosial Budaya: Menetapkan Imlek sebagai Hari Libur Nasional secara tetap dan memperkuat identitas nasional melalui program-program kebudayaan di bawah payung nasionalisme.
Masa ini ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan perdamaian di wilayah konflik.
Politik: Meraih perdamaian melalui Perjanjian Helsinki (GAM-RI), pembentukan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, dan memperkuat peran Indonesia di G20.
Ekonomi: Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) seperti tunjangan kenaikan BBM, peluncuran MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia), dan pelunasan sisa utang kepada IMF.
Sosial Budaya: Meluncurkan program Sertifikasi Guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menginisiasi sistem jaminan kesehatan nasional yang kemudian menjadi BPJS .
Fokus utama adalah pembangunan infrastruktur fisik dan penguatan ekonomi dari pinggiran.
Politik: Pemindahan Ibu Kota Negara ke IKN (Nusantara) , penguatan diplomasi kedaulatan (penenggelaman kapal pencuri ikan), dan penyederhanaan birokrasi melalui Omnibus Law.
Ekonomi: Pembangunan infrastruktur masif (Tol Trans-Jawa, Trans-Sumatera, bendungan, bandara), kebijakan BBM Satu Harga di Papua, dan program hilirisasi industri (larangan ekspor nikel mentah).
Sosial Budaya: Peluncuran Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) , serta penekanan pada nilai "Revolusi Mental" dan moderasi beragama.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!