Era E

30 September 2023 13:13

Iklan

Iklan

Era E

30 September 2023 13:13

Pertanyaan

sebutkan empat teknik kunci dalam computational thinking

sebutkan empat teknik kunci dalam computational thinking


7

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Kevin L

Gold

30 September 2023 13:45

Jawaban terverifikasi

Computational thinking melibatkan berbagai teknik yang membantu dalam pemecahan masalah dengan cara yang lebih sistematis dan terstruktur. Empat teknik kunci dalam computational thinking adalah sebagai berikut: 1. **Decomposition (Dekomposisi):** Ini adalah teknik di mana masalah kompleks dipecah menjadi submasalah yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Dekomposisi membantu dalam memahami masalah secara menyeluruh dan memecahnya menjadi langkah-langkah yang dapat dipecahkan secara independen. 2. **Pattern Recognition (Pengenalan Pola):** Dalam teknik ini, Anda mencari pola atau kesamaan dalam masalah yang serupa atau dalam data yang ada. Pengenalan pola membantu mengidentifikasi tren atau karakteristik yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah atau mengambil keputusan. 3. **Abstraction (Abstraksi):** Abstraksi melibatkan penyederhanaan masalah atau data dengan cara mengabaikan detail yang tidak relevan atau kompleksitas yang tidak perlu. Ini memungkinkan fokus pada aspek-aspek penting dari masalah. 4. **Algorithm Design (Perancangan Algoritma):** Dalam langkah ini, Anda merancang langkah-langkah yang sistematis dan terstruktur untuk menyelesaikan masalah. Algoritma adalah serangkaian instruksi atau langkah-langkah yang harus diikuti untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan menerapkan teknik-teknik ini, computational thinking membantu individu dalam berpikir secara komputasional, yakni dalam memecahkan masalah dengan pendekatan yang logis, berpola, dan efisien. Teknik-teknik ini tidak hanya relevan dalam pemrograman komputer, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk ilmu data, ilmu sosial, ilmu alam, dan banyak lagi.


Iklan

Iklan

Vincent M

Community

04 Oktober 2023 08:33

Jawaban terverifikasi

<p>Computational thinking adalah suatu kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah yang melibatkan konsep-konsep yang sering digunakan dalam pemrograman dan ilmu komputer. Terdapat empat teknik kunci dalam computational thinking, yaitu:</p><p><strong>Decomposition (Pemecahan Masalah)</strong>: Ini adalah proses memecah masalah besar menjadi masalah-masalah yang lebih kecil dan lebih mudah diatasi. Dengan memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, Anda dapat lebih mudah mengidentifikasi solusi untuk masing-masing bagian tersebut.</p><p><strong>Pattern Recognition (Pengenalan Pola)</strong>: Teknik ini melibatkan kemampuan untuk mengenali pola atau kesamaan dalam masalah yang berbeda. Dengan mengidentifikasi pola-pola ini, Anda dapat menerapkan solusi yang sama atau serupa untuk masalah serupa di masa depan.</p><p><strong>Abstraction (Abstraksi)</strong>: Abstraksi melibatkan penyederhanaan masalah dengan mengabaikan detail yang tidak perlu. Ini membantu dalam fokus pada inti dari masalah dan membuatnya lebih mudah dipahami. Dalam pemrograman, ini seringkali melibatkan penggunaan fungsi atau modul untuk mengabstraksi logika tertentu.</p><p><strong>Algorithm Design (Perancangan Algoritma)</strong>: Ini adalah kemampuan untuk merancang langkah-langkah atau prosedur yang sistematis untuk menyelesaikan masalah. Algoritma adalah panduan langkah demi langkah yang mengarahkan cara penyelesaian masalah. Dengan merancang algoritma yang efisien, Anda dapat mengoptimalkan solusi masalah.</p><p>Dengan menerapkan teknik-teknik ini, Anda dapat mengembangkan kemampuan computational thinking yang kuat untuk memecahkan berbagai masalah, baik dalam pemrograman maupun dalam konteks kehidupan sehari-hari.</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Computational thinking adalah suatu kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah yang melibatkan konsep-konsep yang sering digunakan dalam pemrograman dan ilmu komputer. Terdapat empat teknik kunci dalam computational thinking, yaitu:

Decomposition (Pemecahan Masalah): Ini adalah proses memecah masalah besar menjadi masalah-masalah yang lebih kecil dan lebih mudah diatasi. Dengan memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, Anda dapat lebih mudah mengidentifikasi solusi untuk masing-masing bagian tersebut.

Pattern Recognition (Pengenalan Pola): Teknik ini melibatkan kemampuan untuk mengenali pola atau kesamaan dalam masalah yang berbeda. Dengan mengidentifikasi pola-pola ini, Anda dapat menerapkan solusi yang sama atau serupa untuk masalah serupa di masa depan.

Abstraction (Abstraksi): Abstraksi melibatkan penyederhanaan masalah dengan mengabaikan detail yang tidak perlu. Ini membantu dalam fokus pada inti dari masalah dan membuatnya lebih mudah dipahami. Dalam pemrograman, ini seringkali melibatkan penggunaan fungsi atau modul untuk mengabstraksi logika tertentu.

Algorithm Design (Perancangan Algoritma): Ini adalah kemampuan untuk merancang langkah-langkah atau prosedur yang sistematis untuk menyelesaikan masalah. Algoritma adalah panduan langkah demi langkah yang mengarahkan cara penyelesaian masalah. Dengan merancang algoritma yang efisien, Anda dapat mengoptimalkan solusi masalah.

Dengan menerapkan teknik-teknik ini, Anda dapat mengembangkan kemampuan computational thinking yang kuat untuk memecahkan berbagai masalah, baik dalam pemrograman maupun dalam konteks kehidupan sehari-hari.

 


 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apa yang dimaksud program aplikasi dan berikan contohnya!

58

3.7

Lihat jawaban (1)

Untuk mengisi liburannya selama 6 hari, Ana dan Bobi merencanakan tinggal di desanenek. Kebetulan, di sana ada tiga petani A,B,dan C yang membutuhkan bantuan untuk menggarap sawahnya masingmasing. Mereka menawari Ana dan Bobi upah jika mau membantu mereka. Masing-masing petani tersebut memberikan penawaran yang berbeda: Petani A menawarkan 10 ribu rupiah buat masing-masing (Ana dan Bobi) setiap hari. Petani B hanya akan memberi Bobi sepuluh ribu rupiah pada hari pertama kemudian setiap berikutnya menaikkan sebesar 10 ribu menjadi 20 ribu, 30 ribu, dan seterusnya, sementara ia akan memberi Ana di hari pertama 100 ribu rupiah dan kemudian diturunkan 10 ribu rupiah setiap hari berikutnya menjadi 90 ribu, 80 ribu, dan seterusnya. Petani C tidak tertarik dibantu Bobi, sehingga ia hanya akan memberi 1 ribu rupiah di hari pertama saja dan tidak akan memberi apapun di hari berikutnya. Sementara untuk Ana, ia akan memberikan seribu rupiah pada hari pertama, lalu setiap hari berikutnya dua kali lipat sebelumnya. Jadi Ana akan mendapatkan seribu rupiah, 2 ribu rupiah, 4 ribu rupiah, 8 ribu rupiah dan seterusnya. Mereka berniat untuk melewati setiap hari masa liburnya di desa nenek dengan membantu petani, dan mereka berdua sudah berjanji untuk bekerja pada petani yang sama. Mengenai upah, mereka juga diam-diam sudah sepakat untuk membagi sama rata dari yang diperoleh berdua. Pertanyaannya: Kepada petani yang mana mereka bekerja sehingga mendapat upah yang paling banyak ?

100

4.3

Lihat jawaban (8)

Iklan

Iklan