Python M

15 Maret 2022 14:01

Iklan

Python M

15 Maret 2022 14:01

Pertanyaan

Sebutkan dan jelaskan enam macam penyimpangan semu hukum Mendel dan berapa masing-masing rasio fenotipe F2-nya!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

51

:

11

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Anggita

22 Agustus 2022 15:19

Jawaban terverifikasi

Penyimpangan semu hukum mendel terdiri dari atavisme, kriptomeri, polimeri, epistasis-hipostasis dan komplementer. Penyimpangan semu hukum mendel merupakan suatu persilangan yang menghasilkan keturunan dengan perbandingan fenotipe yang berbeda dengan pola perbandingan yang disebutkan oleh mendel yaitu 3:1 atau 9:3:3:1. Penyimpangan ini terdiri dari Atavisme merupakan suatu interaksi antar gen yang berbeda alel dan menghasilkan filial atau keturunan dengan fenotipe yang berbeda dari induknya. Dalam kasus ini, rasio fenotipe F2 adalah 9:3:3:1. Contoh kasus yang terjadi pada atavisme adalah kasus jengger ayam. Pada kasus ini, terdapat empat jenis jengger, yaitu walnut (R_P_), rose (R_pp), pea (rrP_), dan single (rrpp). Persilangan antara ayam rose dengan pea akan menghasilkan F2 dengan rasio fenotipe 9 (walnut) : 3 (rose) : 3 (pea) : 1 (single). Kriptomeri merupakan peristiwa tersembunyinya suatu gen yang dominan jika tidak berpasangan dengan gen dominan dari alel lainnya. Dalam kasus ini, rasio fenotipe F2 adalah 3:9:4. Contoh kasus yang terjadi pada kriptomeri terdapat pada persilangan bunga ๐˜“๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ค๐˜ค๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข. Dalam persilangan bunga ๐˜“๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ค๐˜ค๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข merah dan putih akan menghasilkan rasio fenotipe F2 3 (merah) : 9 (ungu) : 4 (putih). Polimeri merupakan interaksi antar gen-gen berbeda alel yang memunculkan satu fenotipe dan bersifat kumulatif (terus bertambah). Dalam kasus ini, rasio fenotipe F2 adalah 15:1. Contoh kasus yang terjadi pada polimeri adalah warna merah pada biji gandum yang ditentukan oleh dua gen yaitu M1 dan M2, sehingga apabila kedua gen tersebut bertemu maka ekspresi warna merahnya akan semakin kuat. Dalam persilangan biji gandum merah dengan putih akan menghasilkan rasio fenotipe F2 15 (merah) : 1 (putih). Epistasis-Hipostasis merupakan peristiwa ketika gen yang bersifat dominan menutupi gen dominan lain yang bukan alelnya. Gen yang menutupi disebut epistasis, sedangkan gen yang ditutupi disebut hipostasis. Dalam kasus ini, rasio fenotipe F2 adalah 12:3:1. Contoh kasus epistasis dan hipostasis adalah persilangan labu putih dan labu kuning yang menghasilkan rasio fenotipe F2 12 (labu putih) : 3 (labu kuning) : 1 (labu hijau). Komplementer merupakan interaksi antara dua gen dominan berbeda alel yang saling melengkapi untuk memunculkan fenotipe tertentu yang baru. Dalam kasus ini, rasio fenotipe F2 adalah 9:7. Contoh komplementer dapat ditemukan pada kasus persilangan bunga ๐˜“๐˜ข๐˜ต๐˜ฉ๐˜บ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ต๐˜ถ๐˜ด berwarna putih (CCpp) dengan putih (ccPP), hasil dari persilangan ini akan menghasilkan rasio fenotipe F2 9 (ungu) : 7 (putih). Dengan demikian, penyimpangan hukum mendel terdiri dari atavisme, kriptomeri, polimeri, epistasis-hipostasis dan komplementer.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

24

4.8

Jawaban terverifikasi