BimBim B

10 Januari 2024 03:40

Iklan

BimBim B

10 Januari 2024 03:40

Pertanyaan

Sebutkan dampak terhadap makhluk hidup di sekitar aliran sungai yang tercemar karena tumpukan sampah yang terdiri dari plastik, styrofoam, botol minuman, sampah rumah tangga, dan ranting pohon sehingga menyebabkan sungai tersebut terlihat berwarna hitam pekat dan dipenuhi sampah yang mengalir!

Sebutkan dampak terhadap makhluk hidup di sekitar aliran sungai yang tercemar karena tumpukan sampah yang terdiri dari plastik, styrofoam, botol minuman, sampah rumah tangga, dan ranting pohon sehingga menyebabkan sungai tersebut terlihat berwarna hitam pekat dan dipenuhi sampah yang mengalir!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

42

:

56

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Miftah B

Community

10 Januari 2024 07:22

Jawaban terverifikasi

Halo sobat 👋 Jawaban: Dampak terhadap makhluk hidup di sekitar aliran sungai yang tercemar oleh tumpukan sampah yang terdiri dari plastik, styrofoam, botol minuman, sampah rumah tangga, dan ranting pohon dapat sangat merugikan lingkungan dan ekosistem sungai tersebut. Beberapa dampak yang mungkin terjadi meliputi: 1. Kerusakan Habitat: Tumpukan sampah yang terapung di permukaan sungai atau menumpuk di dasar sungai dapat merusak habitat alami makhluk hidup air, termasuk ikan, amfibi, dan invertebrata air. Organisme-organisme ini dapat kesulitan mencari makanan dan tempat bertelur akibat terhalang oleh sampah. 2. Ketidakseimbangan Ekosistem: Akumulasi sampah dapat mengubah struktur dan fungsi ekosistem sungai, menyebabkan ketidakseimbangan dalam rantai makanan. Beberapa spesies dapat berkembang biak berlebihan karena sampah memberikan tempat persembunyian atau sumber makanan, sementara spesies lain mungkin terancam punah karena kehilangan habitat. 3. Kesehatan Makhluk Hidup: Mikroorganisme dalam air juga dapat terpengaruh oleh sampah, terutama plastik dan bahan kimia yang terkandung dalam sampah tersebut. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan ikan dan makhluk hidup air lainnya, serta pada manusia yang mengonsumsi ikan yang terkontaminasi. 4. Pencemaran Air: Sampah yang terurai atau terpecah menjadi partikel-partikel kecil dapat mencemari air sungai dengan zat-zat kimia berbahaya. Ini dapat merusak kualitas air dan berdampak negatif pada kesehatan manusia dan hewan yang menggunakan air sungai sebagai sumber air minum. 5. Penghambatan Aliran Air: Tumpukan sampah dapat menghambat aliran air sungai, menyebabkan banjir lokal dan mempengaruhi distribusi air. Hal ini dapat merugikan tumbuhan, hewan, dan manusia yang bergantung pada aliran sungai untuk berbagai keperluan. 6. Estetika Lingkungan: Selain dampak ekologis, tumpukan sampah yang terlihat hitam dan pekat juga menciptakan masalah estetika. Lingkungan yang terlihat kotor dan tercemar dapat merugikan potensi pariwisata dan memengaruhi kualitas hidup masyarakat sekitar.


Iklan

Salsabila M

Community

27 April 2024 09:17

Jawaban terverifikasi

<p>Dampak terhadap makhluk hidup di sekitar aliran sungai yang tercemar oleh tumpukan sampah dapat sangat merusak lingkungan dan ekosistem sungai tersebut. Beberapa dampak yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:</p><p><strong>Kematian dan Keracunan Makhluk Hidup</strong>: Sampah-sampah seperti plastik, styrofoam, dan botol minuman dapat menjadi bahaya bagi makhluk hidup di sungai. Hewan air, ikan, dan makhluk hidup lainnya dapat memakan sampah tersebut secara tidak sengaja, yang dapat menyebabkan keracunan atau bahkan kematian.</p><p><strong>Pencemaran Air</strong>: Tumpukan sampah tersebut dapat menyebabkan pencemaran air sungai. Sampah-sampah organik seperti ranting pohon dan sampah rumah tangga dapat membusuk dan memperburuk kualitas air dengan melepaskan zat-zat berbahaya ke dalam air. Selain itu, plastik dan styrofoam yang terurai secara lambat dapat mencemari air dengan zat-zat kimia berbahaya.</p><p><strong>Gangguan Terhadap Habitat</strong>: Sampah-sampah yang menumpuk di sungai dapat mengganggu habitat alami makhluk hidup di sekitarnya. Tumpukan sampah tersebut dapat menghalangi aliran air, menyumbat sungai, dan merusak ekosistem sungai serta memengaruhi flora dan fauna yang hidup di dalamnya.</p><p><strong>Gangguan Terhadap Nutrisi</strong>: Ranting pohon dan sampah rumah tangga yang membusuk dapat menyebabkan peningkatan kadar nutrien dalam air sungai, seperti nitrogen dan fosfor. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan (eutrofikasi), yang pada gilirannya dapat mengganggu keseimbangan ekosistem sungai.</p><p><strong>Ancaman Terhadap Kesehatan Manusia</strong>: Sungai yang tercemar dan dipenuhi sampah dapat menjadi sumber penyakit bagi manusia. Air yang tercemar dapat mengandung bakteri, virus, dan parasit yang berbahaya bagi kesehatan manusia jika digunakan sebagai sumber air minum atau untuk keperluan lainnya.</p>

Dampak terhadap makhluk hidup di sekitar aliran sungai yang tercemar oleh tumpukan sampah dapat sangat merusak lingkungan dan ekosistem sungai tersebut. Beberapa dampak yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:

Kematian dan Keracunan Makhluk Hidup: Sampah-sampah seperti plastik, styrofoam, dan botol minuman dapat menjadi bahaya bagi makhluk hidup di sungai. Hewan air, ikan, dan makhluk hidup lainnya dapat memakan sampah tersebut secara tidak sengaja, yang dapat menyebabkan keracunan atau bahkan kematian.

Pencemaran Air: Tumpukan sampah tersebut dapat menyebabkan pencemaran air sungai. Sampah-sampah organik seperti ranting pohon dan sampah rumah tangga dapat membusuk dan memperburuk kualitas air dengan melepaskan zat-zat berbahaya ke dalam air. Selain itu, plastik dan styrofoam yang terurai secara lambat dapat mencemari air dengan zat-zat kimia berbahaya.

Gangguan Terhadap Habitat: Sampah-sampah yang menumpuk di sungai dapat mengganggu habitat alami makhluk hidup di sekitarnya. Tumpukan sampah tersebut dapat menghalangi aliran air, menyumbat sungai, dan merusak ekosistem sungai serta memengaruhi flora dan fauna yang hidup di dalamnya.

Gangguan Terhadap Nutrisi: Ranting pohon dan sampah rumah tangga yang membusuk dapat menyebabkan peningkatan kadar nutrien dalam air sungai, seperti nitrogen dan fosfor. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan (eutrofikasi), yang pada gilirannya dapat mengganggu keseimbangan ekosistem sungai.

Ancaman Terhadap Kesehatan Manusia: Sungai yang tercemar dan dipenuhi sampah dapat menjadi sumber penyakit bagi manusia. Air yang tercemar dapat mengandung bakteri, virus, dan parasit yang berbahaya bagi kesehatan manusia jika digunakan sebagai sumber air minum atau untuk keperluan lainnya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Suatu zat pencemar berwarna hijau dengan bau sangat menyengat. Zat tersebut sangat terkenal sebagai gas beracun yang digunakan pada Perang Dunia I. Zat tersebut dihasilkan oleh industri yang melakukan klorinasi, seperti industri plastik, pestisida (misalnya DDT), dan herbisida. Berdasarkan uraian, zat pencemar tersebut dapat menyebabkan terjadinya.... A. Peningkatan efek rumah kaca B. Penurunan suhu di atmosfer C. Penipisan lapisan ozon D. Peristiwa hujan asam E. Pemanasan global

80

5.0

Jawaban terverifikasi

Kampung Rawajati di kampung hijau Kramat jati selain peduli untuk membuat lingkungan hijau oleh tanaman terlihat juga kesadaran warga yang cukup tinggi untuk andil terhadap pengelolaan sampah dan bijak sebuah sentra pengumpulan sampah disediakan di area kampung menampung aneka sampah rumah tangga para ibu turut andil dengan memisahkan sampah dapur seperti kulit bawang batang sayuran kulit buah dan kulit telur kemudian dikumpulkan di sentra bersama dengan sampah kebun campuran sampah dapur dan sampah kebun dari warga kemudian diolah menjadi kompos setiap warga diperbolehkan mengambil kompos untuk menyuburkan apa yang dilakukan warga kampung rawa jadi terhadap sampah konsumsi sampah konsumsi ada yang berupa sampah organik sampah organik adalah sampahyang berasal dari sisa makhluk hidup yang terdapat di alam seperti tumbuhan dan hewan serta berbagai hasil olahannya sehingga dapat terurai secara alami sampah organik termasuk sampah yang ramah lingkungan di kampung rawa jadi dilakukan gunungan sampah sisa makanan yang menimbulkan aromati rakyat mengapa demikian beberapa warga memiliki lubang biopori atau lubang resapan di halaman rumah sampah bisa makanan tiap hari dituang ke dalam lubang biopori dan diberikan membusuk di sana ketika membusuk sampah-sampah tersebut akan menjadi penyebab tanah di sekitarnya ada juga sampah konsumsi berupa sampah anorganik yaitu sampah yang tidak akan dapat terurai oleh bakteri secara alami beberapa contoh sampah anorganik adalah sampah-sampah plastik yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti botol kemasan plastik botol kaca besi serta peralatan pakai lainnya memiliki ruang sampah sebagai tempat menyetorkan sampah-rempah dari sini setiap minggu sampah yang berkumpul di sentra diambil oleh beberapa pengepul untuk dibawa ke tempat pengolahan air pengelolaan sampah mengeluarkan daftar harga beli untuk tiap kg sampah yang disebarkan warga semakin banyak warga menyetorkan sampah tentu semakin bertambah pula saldo tabungan sampahnya selain mengurangi tumbuhan sampah warga pun senang karena memperoleh manfaat penggunaan berupa ruang dari sampah yang dihasilkannya bahkan beberapa anak memiliki tabungan sama sendirinya mereka berlomba mengumpulkan botol dan kemasan plastik untuk menambah saldo tabungan sebagian dari sampah anorganik juga dikumpulkan warga untuk diolah menjadi aneka kerajinan yang bernilai jual vas bunga alas gelas dompet serta tas dirangkai cantik dari aneka botol plastik dan kemasan bekas kegiatan ini dilakukan oleh beberapa ibu di waktu luang mereka mengisi waktu mengurangi tumpukan sampah dan menambah uang belanja tentunya menjadi hal positif yang bermanfaat bagi warga dan lingkungan Pertanyaannya Apa kata kunci pada judul bacaan di atas? Informasi apa yang diperoleh dari bacaan berdasarkan kata kunci? Bagaimana cara warga kampung Rawajati terhadap pengelolaan sampah konsumsi? Apa kata kunci pada judul bacaan di atas? Informasi apa yang diperoleh

2

4.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Apa Kalimat Definisi dan Kalimat Klasifikasi yang ada di dalam teks berikut.. Kunang-Kunang Kunang-kunang adalah sejenis serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang jelas terlihat saat malam hari. Cahaya ini dihasilkan oleh “sinar dingin” yang tidak mengandung ultraviolet maupun sinar inframerah. Terdapat lebih dari 2000 spesies kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis di seluruh dunia. Habitat kunang-kunang di tempat-tempat lembab, seperti rawa-rawa dan daerah yang dipenuhi pepohonan. Kunang-kunang bertelur pada saat hari gelap, telur-telurnya yang berjumlah antara 100 dan 500 butir diletakkan di tanah, ranting, rumput, di tempat berlumut atau di bawah dedaunan. Pekuburan yang tanahnya relatif gembur dan tidak banyak terganggu merupakan lokasi ideal perteluran kunangkunang. Pada umumnya, kunang-kunang keluar pada malam hari, namun ada juga kunang-kunang yang beraktivitas di siang hari. Mereka yang keluar siang hari ini umumnya tidak mengeluarkan cahaya. Seperti ciri-ciri serangga pada umumnya badan kunang-kunang dibagi menjadi tiga bagian: kepala, thorax, dan perut (abdomen). Serangga bercangkang keras (exoskeleton) untuk menutupi tubuhnya. Panjang badannya sekitar 2cm. Bagian tubuh kunang-kunang hampir seluruhnya berwarna gelap dan berwarna titik merah pada bagian penutup kepala. Warna kuning pada bagian penutup sayap, berkaki enam, dan bermata majemuk. Cahaya yang dikeluarkan oleh kunang-kunang tidak berbahaya, malah tidak mengandung ultraviolet dan inframerah. Cahaya ini dipergunakan kunang-kunang untuk memberi peringatan kepada pemangsa bahwa kuang-kunang tidak enak dimakan dan untuk menarik pasangannya. Keahlian mempertontonkan cahaya tidak hanya dimiliki oleh kunang-kunang dewasa, bahkan larva. Kunang-kunang salah satu jenis serangga unik bukti kebesaran Sang Pencipta. Species kunang-kunang juga kekayaan yang dianugerahkan kepada negara kita sebagai salah satu negara tropis.

2

5.0

Jawaban terverifikasi